Matsunaga bertahan, Ndiaye datang

Jum'at, 29 November 2013 - 17:10 WIB
Matsunaga bertahan,...
Matsunaga bertahan, Ndiaye datang
A A A
Sindonews.com — Persegres Gresik United bergerak sangat cepat dalam membangun tim untuk musim depan. Setelah 10 pemain resmi membubuhkan tandatangan di atas klausul kontrak, lima pemain lain juga sudah resmi mengikat komitmen dengan klub kesayangan Kota Pudak.

Hingga Jumat (29/11) siang, pemain yang menyepakati kontrak adalah Shohei Matsunaga, Pape Ndiaye, Dedi Indra Sampurna, Reza Mustofa dan Hamdi Ramdan. Tiga nama pertama sudah sangat akrab di Indonesia Super League (ISL), apalagi Matsunaga yang notabene pemain lama di Gresik.

Hingga kini dia satu-satunya pemain asing lama yang dipertahankan di Stadion Petrokimia Putra. Pemain asal Negeri Sakura itu memiliki karakter berapi-api dan dianggap cocok untuk membangun karakter Persegres yang ingin menampilkan tim pekerja keras.

Sedangkan Pape Ndiaye bakal mengisi posisi striker utama yang ditinggalkan Aldo Baretto. Kendati sebenarnya ada sejumlah pilihan, pelatih Agus Yuwono memilih Ndiaye dengan alasan sudah mengetahui tipikal permainan selama memperkuat Persidafon Dafonsoro musim lalu.

“Sekarang tinggal mencari satu pemain asing di posisi defender. Sudah ada referensi tapi nanti saja kalau sudah resmi saya umumkan,” jelas Agus Yuwono, Pelatih Persegres. Musim lalu Persegres memiliki pemain asing Sasa Zecevic di posisi bek tengah.

Namun hingga kini belum ada informasi apakah pemain bongsor itu bakal mengikuti langkah Matsunaga bertahan di Stadion Petrokimia. Yang jelas Persegres hanya akan memakai tiga pemain asing di liga unifikasi nanti, yakni pemain depan tengah dan belakang.

“Rencananya tiga (pemain asing) saja. Kalau memakai empat rasanya berlebihan, wong yang dimainkan cuma tiga,” tukas Agus. Sedangkan nama Dedi Indra Sampurna selama ini sangat lekat dengan Persela Lamongan karena sudah beberapa musim menjadi pemain inti di sana.

Dari transfer yang dilakukan Persegres, terlihat tidak ada kesulitan berarti dalam mendatangkan pemain berpengalaman. Ucapan Agus Yuwono sebelumnya yang mengatakan musim ini relatif agak mudah mendapatkan pemain, ternyata terbukti benar. Punahnya kompetisi IPL menjadi faktor yang memengaruhi.

Faktor lain adalah belum seriusnya sejumlah klub dalam membangun tim, sehingga pemain tak sabar. Berkah punahnya IPL dirasakan dengan kedatangan Sukasto Efendi (eks Persema Malang) dan Legimin Raharjo (eks Arema FC). Persegres juga menerima limpahan pemain dari klub yang kurang serius.

Persela Lamongan misalnya, menyumbang dua pemain sekaligus ke klub tetangganya itu yakni Dedi Indra dan Fajar Handika. Persela hingga sekarang belum agresif dalam membangun tim, termasuk mengikat komitmen dengan pemain lama.(kukuh setyawan)
(wbs)
Berita Terkini
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
44 menit yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
4 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
7 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Tentara Ukraina Hanya...
Tentara Ukraina Hanya Bertahan Beberapa Hari di Garis Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved