Manajemen Persijap bingung didatangi istri pemain

Senin, 09 Desember 2013 - 17:29 WIB
Manajemen Persijap bingung...
Manajemen Persijap bingung didatangi istri pemain
A A A
Sindonews.com - Nasib Persijap Jepara untuk lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan akan ditentukan oleh rapat Komite yang akan dilakukan Selasa (10/12). Persijap pun berharap sebuah keajaiban bisa lolos ISL. Itu mengingat sampai sekarang Persijap belum mampu melunasi gaji pemain.
Persijap Jepara hingga saat ini belum melakukan penjualan saham untuk melunasi gaji para pemain. Pihak Persijap masih mencari upaya lain selian menjual saham kepada pihak luar Jepara. Pihak PT Jepara Raya Multitama (JRM) sebenarnya untuk pelepasan saham mayoriyas sudah ada deal harga dan tinggal penyelesaian administrasi.

Pertimbangan belum dijualnya saham Persijap, salah satunya adalah untuk mengakomodasi keinginan masyarakat Jepara yang tidak ingin saham Persijap dilepas ke orang luar. Di sisi lain, dari pertemuan yang dilakukan oleh manajemen Persijap dan stakeholder beberapa waktu lalu, Pemda Jepara berencana bakal membantu mencarikan solusi. Hanya saja sampai detik akhir pengumunan hasil verifikasi belum ada tanda-tanda solusi dari Pemkab Jepara.

Kondisi ini membuat banyak kalangan pesimistis Persijap mampu lolos ISL, musim depan. Mengingat faktor finansial menjadi salah satu penilaian utama dari verifikasi. ”Ibaratnya kita bisa mendapatkan 8,8,8, dan 5, akan lebih baik dari tim yang mendapatkan nilai 7,7,7, dan 7,” kata CEO PT Jepara Raya Multitama Muhammad Said Bassalamah.

Dalam beberapa kesempatan Bassalamah mengakui sulitanya untuk mendapatkan bantuan dari stakeholder Persijap. Karena itu, penjualan saham merupakan solusi paling cepat untuk bisa mendapatkan dana untuk melunasi gaji pemain.

”Saya setiap hari ditelepon, pemain minta gaji mereka, bahkan ada istri pemain yang datang ke rumah. Kondisi ini membuat kita sulit, kalau kita lepas, ada kemungkinan Persijap pindah homebase, tetapi kalau tidak dilepas bagaimana nasib pemain,” jelasnya.

Sementara itu, para pemain berharap segera ada kejelasan kapan Persijap membayar hasil jerih payah keringat mereka. ”Sampai sekarang belum ada kabar kapan akan diberikan, kami berharap secepatanya ada solusi terbaik,”kata salah satu pemain Persijap Ahmad Buckhori.

Pemain asli Jepara, Bukhori berharap, segera ada jalan terbaik bagi Persijap untuk menyelesaikan persoalan krisis finansial yang melanda Persijap. Terkait dengan proses verifikasi yang tinggal menunggu hasilnya, Bukhori menyatakan apa pun hasil verifikasi lolos atau tidak itu adalah yang terbaik bagi Persijap ke depan. ''Lolos ISL memang penting tetapi kalau lolos setelah itu tidak punya dana lagi buat apa,” katanya.
(aww)
Berita Terkait
Hasil Liga 2 2021/2022:...
Hasil Liga 2 2021/2022: Persis Solo Benamkan 10 Pemain Persijap Jepara
Hasil Liga 2 2021/2022:...
Hasil Liga 2 2021/2022: Persijap Jepara vs Persis Solo Berbagi Angka
Hanya Tersisa Jejak...
Hanya Tersisa Jejak Baju, Kakek 90 Tahun Diduga Hanyut di Sungai
Tiga Pencari Ikan Ditemukan...
Tiga Pencari Ikan Ditemukan Meninggal, Satu Masih Hilang
Tradisi Mudun Lemah,...
Tradisi Mudun Lemah, Bentuk Syukur Ketika Anak Bisa Berjalan
25 Pengendara Motor...
25 Pengendara Motor Knalpot Brong Ditangkap Polres Jepara
Berita Terkini
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
34 menit yang lalu
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
7 jam yang lalu
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
9 jam yang lalu
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
9 jam yang lalu
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
13 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved