Subangkit kembalikan insting membunuh Syamsir Alam

Senin, 16 Desember 2013 - 14:16 WIB
Subangkit kembalikan...
Subangkit kembalikan insting membunuh Syamsir Alam
A A A
Sindonews.com - Terdepak dari Timnas U-23 SEA Games, bukan berarti kemampuan Syamsir Alam kalah bersaing dengan pemain lain. Nakhoda Sriwijaya FC (SFC) Subangkit punya cara sendiri bagaimana cara mengembalikan permainan Syamsir.
Dengan usia yang baru menginjak 21 tahun, masih mudah bagi sang nakhoda untuk membentuk karakter si pemain agar lebih menjadi tajam dan memiliki naluri membunuh di dalam kotak pinalti lawan.

Head coach SFC Subangkit menuturkan, masih banyak waktu untuk mengembalikan dan membentuk Syamsir Alam menjadi striker tangguh di kompetisi Indonesia Super League (ISL). ''Semua masih butuh waktu, tapi kita juga masih banyak waktu untuk membuat Syamsir menjadi lebih baik. Karena dia bukan hanya membutuhkan kepercayaan diri, melainkan semua aspek yang ada dalam sepakbola,” tutur Subangkit.

Menurut pelatih yang mempunyai spesialisasi membentuk pemain-pemain muda ini, sebenarnya tidak ada masala sama sekali, jika melihat skil dan teknik yang dimiliki pemain kelahiran Balingka, IV Koto, Agam, Sumatera Barat 6 Juli 1992 itu. Hanya saja, memang Syamsir membutuhkan kebugaran fisik yang lebih baik lagi. ''Syamsir memiliki intelegensia dan cara bermain yang bagus. Tapi dia juga harus menambah latihan fisik lagi, bila perlu ada waktu khusus untuk menggedor fisiknya,” sambungnya.

Pelatih yang telah memberikan gelar juara ISL U-21 untuk SFC junior itu menjelaskan, dengan memiliki postur tubuh ideal, Syamsir memang harus menambah kecepatan dan kestabilan daya tahan bermain selama 90 menit.

''Tapi yang jelas, kami juga akan memberikan kesempatan untuk Syamsir tampil di setiap pertandingan kompetisi. Tapi itu semua tergantung dari si pemain sendiri, jika dirinya ingin menjadi striker yang tajam dan mengembalikan posisinya ke dalam timnas, dia harus bekerja lebih keras,” jelasnya.

Subangkit sendiri menambahkan, semua akan dikembalikan kepada Syamsir. Karena untuk mempersiapkan tim jelang kompetisi, dirinya bukan saja hanya memotivasi satu pemain, melainkan seluruh penggawa Laskar Wong Kito.

''Saya rasa, jika cara berpikir seorang pemain profesional itu cerdas, dia akan cepat beradaptasi dan melakukan semua perbaikan dari apa yang menjadi kelemahannya. SFC sendiri memiliki pemain senior dan pemain muda yang jumlahnya hampir sama. Jadi perpaduan senior dan junior ini harus bisa saling mengisi dan berkompetisi sendiri,” tambahnya lagi.

Nama Syamsir meroket setelah bergabung dengan DC United dan Atletico Penarol. Sayangnya, ketika tergabung dalam Timnas U-23 yang diproyeksikan ke SEA Games Myanmar 2013, salah satu jebolan SAD (Sociedad Anónima Deportiva) 2009 ini seperti tidak mendapatkan tempat di hati Rahmad Darmawan. Kini kesempatan bagi Syamsir untuk menyihir kembali semua orang dengan kemampuannya, terbuka lagi setelah berseragam SFC.
(aww)
Berita Terkait
Duel Pemungkas 8 Besar...
Duel Pemungkas 8 Besar Liga 2: Sriwijaya FC vs Rans Cilegon Habis-habisan di Cikarang
Redam Sriwijaya FC,...
Redam Sriwijaya FC, Rans Cilegon ke Semifinal Liga 2 2021/2022
Dukung Program Sejuta...
Dukung Program Sejuta Bola, PT Pusri Bantu Klub Lokal
Liga 2 Indonesia : Sriwijaya...
Liga 2 Indonesia : Sriwijaya FC Hempaskan Persikabo 1973 5-1
Sriwijaya Taklukan PSDS...
Sriwijaya Taklukan PSDS Deli Serdang Lewat Hattrick Habibi Jusuf
Potret Suporter Sriwijaya...
Potret Suporter Sriwijaya FC Turun ke Lapangan Usai Kalah dari FC Bekasi City
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
10 menit yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
1 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
3 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
3 jam yang lalu
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
3 jam yang lalu
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
7 jam yang lalu
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved