Rian/Clinton bidik peringkat pertama ganda putra U-19
Kamis, 19 Desember 2013 - 15:37 WIB
Rian/Clinton bidik peringkat pertama ganda putra U-19
A
A
A
Sindonews.com - Pasangan ganda putra binaan klub Jaya Raya Jakarta, Clinton Hendrik
Kudamasa/M. Rian Ardianto membidik peringkat pertama kelompok usia U-19
pada ajang Junior Master 2013. Peluang Clinton/Rian makin besar usai
mengalahkan Alwi Mahardika/Felix Eka (Exist), 21-10, 21-13.
“Kami sudah sering bertemu dengan Alwi/Felix, kalau tidak salah sudah
delapan kali. Dua pertemuan terakhir juga kami menang dari mereka. Kami
sudah tahu permainan mereka dan bisa membaca kekuatan lawan,” ujar
Clinton, pemain kelahiran Bekasi, 2 Maret 1996.
Pasangan ranking tiga nasional ini bertekad untuk merajai daftar peringkat
di Junior Master 2013. Keduanya juga mengaku ingin sekali mewujudkan
keinginan untuk menghuni pusat pelatihan nasional di Cipayung.
“Siapa sih pemain yang tak ingin masuk pelatnas? Semuanya tentu ingin.
Pelatih tidak menargetkan apa-apa, yang penting keluarkan kemampuan
terbaik dulu. Kami pribadi maunya ada di peringkat pertama dan hasil tes
fisik juga bisa bagus,” ujar Rian.
Clinton/Rian masih menunggu lawan mereka pada perebutan posisi puncak
antara M. Alpian Firsada Ternawan/Rian Swastedian (Jaya Raya Jakarta) atau
Abu Bakar/Tedi Supriadi (Djarum).
“Kalau boleh memilih, kami inginnya bertemu dengan Abu/Tedi, karena kami
sudah beberapa kali menang dari mereka,” pungkas Clinton.
Kudamasa/M. Rian Ardianto membidik peringkat pertama kelompok usia U-19
pada ajang Junior Master 2013. Peluang Clinton/Rian makin besar usai
mengalahkan Alwi Mahardika/Felix Eka (Exist), 21-10, 21-13.
“Kami sudah sering bertemu dengan Alwi/Felix, kalau tidak salah sudah
delapan kali. Dua pertemuan terakhir juga kami menang dari mereka. Kami
sudah tahu permainan mereka dan bisa membaca kekuatan lawan,” ujar
Clinton, pemain kelahiran Bekasi, 2 Maret 1996.
Pasangan ranking tiga nasional ini bertekad untuk merajai daftar peringkat
di Junior Master 2013. Keduanya juga mengaku ingin sekali mewujudkan
keinginan untuk menghuni pusat pelatihan nasional di Cipayung.
“Siapa sih pemain yang tak ingin masuk pelatnas? Semuanya tentu ingin.
Pelatih tidak menargetkan apa-apa, yang penting keluarkan kemampuan
terbaik dulu. Kami pribadi maunya ada di peringkat pertama dan hasil tes
fisik juga bisa bagus,” ujar Rian.
Clinton/Rian masih menunggu lawan mereka pada perebutan posisi puncak
antara M. Alpian Firsada Ternawan/Rian Swastedian (Jaya Raya Jakarta) atau
Abu Bakar/Tedi Supriadi (Djarum).
“Kalau boleh memilih, kami inginnya bertemu dengan Abu/Tedi, karena kami
sudah beberapa kali menang dari mereka,” pungkas Clinton.
(aww)