Fans Persijap dilarang hujat suporter PSIS
Kamis, 26 Desember 2013 - 11:58 WIB
Fans Persijap dilarang hujat suporter PSIS
A
A
A
Sindonews.com - Kelompok suporter Persijap Jepara seperti Banaspati, Jetman, dan lainnya di Kota Ukir diminta lebih dewasa dalam mendukung tim idolanya di Indonesia Super League (ISL) 2014. Mereka diminta tidak melakukan aksi suporter yang melebihi batas.
Tidak perlu ada saling merendahkan kepada kelompok suporter lain, khususnya kepada Snex dan Panser Biru, suporter fanatik PSIS Semarag. Di Jateng, satu-satunya klub yang bertengger di ISL adalah Persijap Jepara, sementara PSIS Semarang berada satu level di bawah Persijap, yakni di Divisi Utama.
CEO PT Jepara Raya Multitama (JRM) M Said Basalamah berharap para supporter lebih santun dan arif selama kompetisi mendatang. ''Tidak usah kita riak dan hujat PSIS, Snex atau Panser hanya karena Persijap lolos di Indonesia Super League (ISL) 2014. Bangga itu harus, perjuangkan itu wajib. Tapi riak itu haram,” tandas Basalamah, dalam akun facebook-nya.
Persijap Jepara bersama dengan 22 tim lainnya di Indonesia bisa lolos ISL. Komite Eksekutif PSSI dalam keterangan resminya menyebutkan Persijap Jepara yang sebelumnya masih memiliki utang berupa tunggakan gaji pemain Rp2 miliar, sekarang hanya menyisakan Rp300 juta.
Basalamah kembali menegaskan, Persijap Jepara bukan hanya mewakili Jepara lagi, melainkan akan mewakili Jawa Tengah. Menurutnya, tanpa seorang dari Jakarta, tanpa seorang dari Jepara (bupati), tanpa seorang dari Semarang, dan tanpa seorang dari Malaysia, Persijap tidak akan bisa sehat berkompetisi tahun depan.''Dewasalah teman-teman,” jelasnya.
Basalamah sendiri belum bisa memastikan apakah dirinya ke depan setelah saham Persijap dijual akan tetap ada di jajaran manajemen atau tidak. Sebab, hal ini tergantung dari keputusan penguasa saham mayoritas. Kesepakatan akhir dengan investor, akan dibuat pada Kamis (26/12) .
''Jika mereka (investor) masih meminta kami mengurus Persijap, kami siap mengabdi. Jika tidak, kami akan menjadi suporter lagi,” jelas pengusaha asal Malaysia ini.
Pelatih Persijap Jepara Raja Isa menegaskan Persijap masih tetap akan mempertahankan mayoritas pemainnya musim lalu. Kendati Agung Supriyanto sudah hijrah ke Persija Jakarta, dia yakin tim besutannya tersebut bisa tampil cemerlang musim depan.
''Memang perlu tambahan pemain, tapi kan hanya satu dua, baik asing maupun lokal. Kami juga akan pantau lagi pemain lokal ini, dan sudah ada gambaran pemain-pemain potensial,” kata pelatih berpaspor Malaysia ini.
Tidak perlu ada saling merendahkan kepada kelompok suporter lain, khususnya kepada Snex dan Panser Biru, suporter fanatik PSIS Semarag. Di Jateng, satu-satunya klub yang bertengger di ISL adalah Persijap Jepara, sementara PSIS Semarang berada satu level di bawah Persijap, yakni di Divisi Utama.
CEO PT Jepara Raya Multitama (JRM) M Said Basalamah berharap para supporter lebih santun dan arif selama kompetisi mendatang. ''Tidak usah kita riak dan hujat PSIS, Snex atau Panser hanya karena Persijap lolos di Indonesia Super League (ISL) 2014. Bangga itu harus, perjuangkan itu wajib. Tapi riak itu haram,” tandas Basalamah, dalam akun facebook-nya.
Persijap Jepara bersama dengan 22 tim lainnya di Indonesia bisa lolos ISL. Komite Eksekutif PSSI dalam keterangan resminya menyebutkan Persijap Jepara yang sebelumnya masih memiliki utang berupa tunggakan gaji pemain Rp2 miliar, sekarang hanya menyisakan Rp300 juta.
Basalamah kembali menegaskan, Persijap Jepara bukan hanya mewakili Jepara lagi, melainkan akan mewakili Jawa Tengah. Menurutnya, tanpa seorang dari Jakarta, tanpa seorang dari Jepara (bupati), tanpa seorang dari Semarang, dan tanpa seorang dari Malaysia, Persijap tidak akan bisa sehat berkompetisi tahun depan.''Dewasalah teman-teman,” jelasnya.
Basalamah sendiri belum bisa memastikan apakah dirinya ke depan setelah saham Persijap dijual akan tetap ada di jajaran manajemen atau tidak. Sebab, hal ini tergantung dari keputusan penguasa saham mayoritas. Kesepakatan akhir dengan investor, akan dibuat pada Kamis (26/12) .
''Jika mereka (investor) masih meminta kami mengurus Persijap, kami siap mengabdi. Jika tidak, kami akan menjadi suporter lagi,” jelas pengusaha asal Malaysia ini.
Pelatih Persijap Jepara Raja Isa menegaskan Persijap masih tetap akan mempertahankan mayoritas pemainnya musim lalu. Kendati Agung Supriyanto sudah hijrah ke Persija Jakarta, dia yakin tim besutannya tersebut bisa tampil cemerlang musim depan.
''Memang perlu tambahan pemain, tapi kan hanya satu dua, baik asing maupun lokal. Kami juga akan pantau lagi pemain lokal ini, dan sudah ada gambaran pemain-pemain potensial,” kata pelatih berpaspor Malaysia ini.
(aww)