Ricky dan Rexy kecewa performa Simon dan Hayom

Jum'at, 10 Januari 2014 - 10:18 WIB
Ricky dan Rexy kecewa...
Ricky dan Rexy kecewa performa Simon dan Hayom
A A A
Sindonews.com - Indonesia menempatkan satu wakil di babak perempat final Korea Open Super Series 2014 lewat pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Pada pertandingan yang berlangsung di Seoul, 7-12 Januari ini, tim Merah-Putih memang tak datang dengan kekuatan penuh.

Sebagian besar pemain-pemain andalan seperti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, tengah mempersiapkan diri ke ajang Malaysia Open Super Series Premier 2014 di Kuala Lumpur pada 14-19 Januari.

“Memang sangat tidak diinginkan banyak pemain yang sudah rontok di awal. Tetapi yang turun lebih banyak pemain lapisan kedua,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky seperti dikutip Badmintonindonesia.org, Jumat (10/1)

“Ganda putra biarpun gagal tetapi sudah memberikan perlawanan yang cukup sulit kepada lawannya yang lebih banyak pengalaman dan bahkan juara All England 2013. Cuma tunggal putri yang disayangkan, kekalahannya sangat telak,” imbuh Rexy.

Dua wakil tunggal putri Indonesia gagal melewati rintangan pertama di Korea Open Super Series 2014. Aprilia Yuswandari dikalahkan Sayaka Takahashi (Jepang), 12-21, 11-21. Senasib dengan Aprilia, langkah Hera Desi Ana Rachmawati juga terhenti di babak pertama setelah ditaklukkan Yao Xue (China), 17-21, 11-21.

Di nomor ganda putra, pasangan Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan tampil cukup baik di babak kedua saat melawan Liu Xiaolong/Qiu Zihan (China). Ricky/Berry yang non unggulan mampu menyulitkan lawan yang merupakan unggulan ketiga sekaligus Juara All England 2013.

Sementara itu, Ricky Soebagdja yang kini menjabat sebagai Kasubid Pelatnas, juga angkat bicara soal kiprah para pebulutangkis Merah-Putih di turnamen yang menawarkan hadiah sebesar 600 ribu dollar AS ini.

“Di antara semua yang kalah, saya kecewa dengan penampilan Simon dan Hayom. Mereka kalah dengan angka yang cukup jauh,” ucap Ricky.

Sektor tunggal putra gagal juga mengirimkan wakil ke perempat final. Simon Santoso harus terhenti di babak pertama setelah ditundukkan Chen Long, unggulan kedua asal China, 11-21, 12-21. Begitu juga Tommy Sugiarto, unggulan ketiga yang jadi andalan di nomor ini. Tommy dikalahkan pemain muda China, Tian Houwei, dengan skor 12-21, 17-21.

Sedangkan Dionysius Hayom Rumbaka takluk di tangan Boonsak Ponsana (Thailand), pada babak kedua dengan skor 13-21, 15-21.
(dka)
Berita Terkait
Raih 2 Penghargaan,...
Raih 2 Penghargaan, Universitas Terbuka Perkuat Digital Learning Ecosystem
UT Mantapkan Komitmen...
UT Mantapkan Komitmen Bangun Reputasi Akademik Berkelas Global
Pilihan Kuliah PTN Terjangkau...
Pilihan Kuliah PTN Terjangkau di Maluku Utara? UT Ternate Jadi Andalan
FUSION 2024: UT Gelar...
FUSION 2024: UT Gelar Forum Inovatif Tingkat Internasional untuk Dukung SDGs
Organisasi Perlu Berinovasi...
Organisasi Perlu Berinovasi di Tengah Pandemi
Prancis Terbuka 2020...
Prancis Terbuka 2020 Pastikan Ada Juara Baru di Tunggal Putri
Berita Terkini
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
52 menit yang lalu
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
1 jam yang lalu
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
2 jam yang lalu
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
2 jam yang lalu
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
3 jam yang lalu
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved