Tekuk PSM, Persipura berpeluang ke delapan besar
Sabtu, 11 Januari 2014 - 22:50 WIB
Tekuk PSM, Persipura berpeluang ke delapan besar
A
A
A
Sindonews.com - Persipura Jayapura bangkit setelah menelan kekalahan di laga perdana Inter Island Cup 2014. Di pertandingan kedua IIC Zona Sulawesi-Papua, Tim Mutiara Hitam menang atas PSM Makassar dengan skor meyakinkan 3-0.
Bertanding di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (11/1). Tiga gol kemenangan Mutiara Hitam dicetak Boakay Eddie Foday menit ke 5, Titus Bonai menit 42 dan Ricky Kayame pada menit ke-76
Dalam pertandingan yang digelar di bawah guyuran hujan lebat, Persipura langsung unggul cepat pada menit ke-5 melalui penyerang anyar Boakay Eddie Foday, memanfaatkan umpan Titus Bonai. Selanjutnya, Persipura masih dominan dan melancarkan serangan demi serangan ke daerah pertahanan PSM, meskipun kerap gagal membuahkan hasil.
Karena hujan yang mengguyur lapangan dan membuat bola menjadi berat, wasit kemudian memutuskan untuk menghentikan laga pada menit 30.
Setelah hujan mulai reda, wasit menilai pertandingan layak untuk dilanjutkan. Tim asuhan Jacksen F Tiago pun kemudian melancarkan serangan demi serangan dan membuahkan hasil ketika babak pertama tinggal bersisa 3 menit.
Titus Bonai berhasil menjebol gawang PSM dan membawa Persipura unggul 2-0, yang kemudian bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persipura cenderung menurunkan tempo permainan. Kendati demikian, beberapa peluang sempat diciptakan kedua tim, meskipun tak ada yang mampu dikonversi menjadi gol. Menit 76, Persipura akhirnya mencetak gol tambahan lewat penyerang mereka, Ricky Kayame. Skor pun berubah menjadi 3-0 serta bertahan hingga laga berakhir.
Tiga poin ini membuat juar bertahan ISL musim lalu naik ke peringkat 2 klasemen Grup Sulawesi Papua, dengan raihan 3 poin, hasil satu kemenangan dan satu kekalahan. Posisi teratas masih ditempati oleh Persiram Rajaampat dengan torehan 6 poin dari dua kali laga.
Usai laga pelatih PSM, Jorg Peter mengaku tidak terlalu perduli dengan hasil akhir tetapi senang dengan permainan anak-anak.
"Mereka sudah mulai kompak, dengan begitu kami bisa menatap laga di ISL dengan suasana baru. Intinya kami sudah semakin padu," kata Jorg Peter seperti dikutip dari LigaIndonesia.
Sementara itu arsitek Persipura, Jacksen F Tiago mengaku pertandingan malam ini anak asuhnya sangat fokus.
"Kemenangan malam ini adalah buah hasil kerja keras. Setelah pertandingan kemarin, saya mengintruksikan kepada pemain untuk jangan terlalu larut dengan kekalahan. Dan juga pertandingan kali ini, pemain kami seperti Andri Ibo tidak langsung melakukan long passing, tetapi ketika bola berada di lini belakang tidak langsung diarahkan ke lini depan tetapi melalui lini tengah dulu. Selain itu, kali ini tidak ada perubahan yang signifikan. Perubahan hanya ada pada fokus. Mereka sangat fokus pada pertandingan malam ini," kata Jacksen.
"Terkait laga terakhir lawan Persiram lusa mendatang, saya tidak mengganggap laga tersebut adalah final. Karena saya di sini tidak bicara masalah IIC, tetapi saya fokus persiapan tim untuk ISL dan AFC. Kalau lolos saya bersyukur, tidak lolos pun saya lebih bersyukur karena dengan begitu saya bisa mempersiapkan tim lebih baik lagi," papar pelatih asal Brasil ini.
Bertanding di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (11/1). Tiga gol kemenangan Mutiara Hitam dicetak Boakay Eddie Foday menit ke 5, Titus Bonai menit 42 dan Ricky Kayame pada menit ke-76
Dalam pertandingan yang digelar di bawah guyuran hujan lebat, Persipura langsung unggul cepat pada menit ke-5 melalui penyerang anyar Boakay Eddie Foday, memanfaatkan umpan Titus Bonai. Selanjutnya, Persipura masih dominan dan melancarkan serangan demi serangan ke daerah pertahanan PSM, meskipun kerap gagal membuahkan hasil.
Karena hujan yang mengguyur lapangan dan membuat bola menjadi berat, wasit kemudian memutuskan untuk menghentikan laga pada menit 30.
Setelah hujan mulai reda, wasit menilai pertandingan layak untuk dilanjutkan. Tim asuhan Jacksen F Tiago pun kemudian melancarkan serangan demi serangan dan membuahkan hasil ketika babak pertama tinggal bersisa 3 menit.
Titus Bonai berhasil menjebol gawang PSM dan membawa Persipura unggul 2-0, yang kemudian bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persipura cenderung menurunkan tempo permainan. Kendati demikian, beberapa peluang sempat diciptakan kedua tim, meskipun tak ada yang mampu dikonversi menjadi gol. Menit 76, Persipura akhirnya mencetak gol tambahan lewat penyerang mereka, Ricky Kayame. Skor pun berubah menjadi 3-0 serta bertahan hingga laga berakhir.
Tiga poin ini membuat juar bertahan ISL musim lalu naik ke peringkat 2 klasemen Grup Sulawesi Papua, dengan raihan 3 poin, hasil satu kemenangan dan satu kekalahan. Posisi teratas masih ditempati oleh Persiram Rajaampat dengan torehan 6 poin dari dua kali laga.
Usai laga pelatih PSM, Jorg Peter mengaku tidak terlalu perduli dengan hasil akhir tetapi senang dengan permainan anak-anak.
"Mereka sudah mulai kompak, dengan begitu kami bisa menatap laga di ISL dengan suasana baru. Intinya kami sudah semakin padu," kata Jorg Peter seperti dikutip dari LigaIndonesia.
Sementara itu arsitek Persipura, Jacksen F Tiago mengaku pertandingan malam ini anak asuhnya sangat fokus.
"Kemenangan malam ini adalah buah hasil kerja keras. Setelah pertandingan kemarin, saya mengintruksikan kepada pemain untuk jangan terlalu larut dengan kekalahan. Dan juga pertandingan kali ini, pemain kami seperti Andri Ibo tidak langsung melakukan long passing, tetapi ketika bola berada di lini belakang tidak langsung diarahkan ke lini depan tetapi melalui lini tengah dulu. Selain itu, kali ini tidak ada perubahan yang signifikan. Perubahan hanya ada pada fokus. Mereka sangat fokus pada pertandingan malam ini," kata Jacksen.
"Terkait laga terakhir lawan Persiram lusa mendatang, saya tidak mengganggap laga tersebut adalah final. Karena saya di sini tidak bicara masalah IIC, tetapi saya fokus persiapan tim untuk ISL dan AFC. Kalau lolos saya bersyukur, tidak lolos pun saya lebih bersyukur karena dengan begitu saya bisa mempersiapkan tim lebih baik lagi," papar pelatih asal Brasil ini.
(dka)