SFC bentuk Diklat berbasis putra asli Sumsel

Senin, 13 Januari 2014 - 12:57 WIB
SFC bentuk Diklat berbasis...
SFC bentuk Diklat berbasis putra asli Sumsel
A A A
Sindonews.com - Pengurus Sriwijaya FC serius memberdayakan pemain lokal. Mereka akan membentuk pusat pendidikan dan latihan (Diklat) bagi para pemain U-17 sampai U-20. Tujuannya untuk melahirkan pemain andal yang diproyeksikan ke skuad Sriwijaya FC U-21 dan senior.

Presiden SFC Dodi Reza Alex mengungkapkan, selama kurun waktu 10 tahun terakhir, klub berjuluk Laskar Wong Kito itu meraih gelar 10 juara. Koleksi mereka terlengkap dalam kurun waktu delapan tahun terakhir. Hanya saja, manajemen SFC tetap menyadari kalau raihan itu masih ada yang kurang lengkap.

Pasalnya bukan rahasia lagi kalau selama ini di skuad SFC sangat minim pemain-pemain lokal yang bisa menembus tim inti. Karena itu,mulai tahun 2014 ini, manajemen SFC mulai berupaya untuk mendidik para pemain potensial yang dimiliki Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai kawah candradimuka bagi pembinaan pemain muda berbakat yang nantinya akan menjadi bagian dari tim SFC U-21 maupun tim SFC senior.

''Untuk siswanya, kita akan mencoba memanfaatkan keberadaan banyaknya sekolah sepak bola yang ada di Sumsel. Karena rata-rata para pemain lulusan SSB yang berusia 15 tahun itu masih kebingungan ke mana mereka akan melanjutkan jenjang kariernya setelah lulus dari sana. Nah, di Diklat inilah mereka semua akan kita tampung,”ujar Dodi.

Meski begitu, pihaknya tetap akan memberlakukan sistem seleksi kepada lulusan SSB tersebut. Mereka lebih memprioritaskan para pemain yang memiliki kualitas untuk kemudian dibina di diklat SFC tersebut.

Anggota DPR RI asal Sumsel itu menyebutkan, untuk persyaratannya sendiri cukup mudah. Para calon siswa diklat cukup membuktikannya dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti jika yang dirinya memang merupakan putra asli Sumsel.

Proses seleksi sendiri akan segera dimulai dalam waktu dekat ini. Selama dibina dalam diklat, para siswa akan diberikan pelatihan sepak bola setiap hari, tidak seperti SSB pada umumnya yang hanya menggelar latihan seminggu 2-3 kali saja.

''Ya, kita berharap melalui program diklat ini nantinya para pemain bukan hanya terfokus untuk menjadi tim SFC saja tetapi juga menjadi aset Sumsel. Sehingga mereka memiliki kesempatan yang besar untuk memperkuat tim sepak bola Sumsel di ajang nasional seperti PON ataupun kejuaraan lainnya,” bebernya.

Saat ini, program diklat masih dalam tahap penjajakan kerja sama dengan beberapa perusahaan yang ada di Sumsel untuk membantu dalam hal pembiayaan, seperti halnya program bapak angkat untuk pemain senior SFC.
(aww)
Berita Terkait
Duel Pemungkas 8 Besar...
Duel Pemungkas 8 Besar Liga 2: Sriwijaya FC vs Rans Cilegon Habis-habisan di Cikarang
Redam Sriwijaya FC,...
Redam Sriwijaya FC, Rans Cilegon ke Semifinal Liga 2 2021/2022
Dukung Program Sejuta...
Dukung Program Sejuta Bola, PT Pusri Bantu Klub Lokal
Liga 2 Indonesia : Sriwijaya...
Liga 2 Indonesia : Sriwijaya FC Hempaskan Persikabo 1973 5-1
Sriwijaya Taklukan PSDS...
Sriwijaya Taklukan PSDS Deli Serdang Lewat Hattrick Habibi Jusuf
Potret Suporter Sriwijaya...
Potret Suporter Sriwijaya FC Turun ke Lapangan Usai Kalah dari FC Bekasi City
Berita Terkini
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
1 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
1 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
9 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
9 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
10 jam yang lalu
Ion Water Gandeng Hyrox...
Ion Water Gandeng Hyrox Jakarta, Buka Jalan Atlet Fitness Indonesia ke Panggung Global
13 jam yang lalu
Infografis
3 Jenderal TNI Asli...
3 Jenderal TNI Asli Makassar Berkarier Moncer, Harumkan Sulawesi Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved