Xavi pernah nyaris berkostum Bayern
Kamis, 16 Januari 2014 - 21:22 WIB
Xavi pernah nyaris berkostum Bayern
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang Barcelona, Xavi Hernandez mengaku pernah nyaris bergabung dengan Bayern Muenchen pada 2008 lalu, tapi Josep 'Pep' Guardiola yang saat itu masih melatih klub asal Catalan menginginkan pemain asal Spanyol itu bertahan di Camp Nou. Setelah tampil impresif di Piala Eropa 2008, Xavi mengklaim raksasa Bundesliga itu parnah datang memanggilnya.
"Tawaran itu cukup serius, bahkan ada pertemuan dengan pelatih dan (Agen FIFA) Branchini. Pep hanya memberitahu saya agar tidak pergi dan menegaskan jika saya masih masuk dalam rencananya saat itu. Saya memutuskan untuk tetap bertahan, karena ambisi saya ialah pensiun bersama Barca," ucap Xavi seperti dilansir Football-Espana, Kamis (16/1).
Xavi menambahkan dirinya saat ini terkejut setelah Pep kemudian berlabuh ke Bayern, hal itu semakin meyakinkan dirinya bila dalam sepak bola apapun bisa terjadi. Selain itu pemain timnas Spanyol juga mengomentari seputar peluangnya merepat ke klub Major League Soccer (MLS).
"Belum ada yang memberikan tawaran dan saya tidak mengetahui apapun tentang New York City. (Thierry) Henry belum berbicara kepada saya dan bahkan saya tidak mengetahui nomor teleponnya," tutupnya.
"Tawaran itu cukup serius, bahkan ada pertemuan dengan pelatih dan (Agen FIFA) Branchini. Pep hanya memberitahu saya agar tidak pergi dan menegaskan jika saya masih masuk dalam rencananya saat itu. Saya memutuskan untuk tetap bertahan, karena ambisi saya ialah pensiun bersama Barca," ucap Xavi seperti dilansir Football-Espana, Kamis (16/1).
Xavi menambahkan dirinya saat ini terkejut setelah Pep kemudian berlabuh ke Bayern, hal itu semakin meyakinkan dirinya bila dalam sepak bola apapun bisa terjadi. Selain itu pemain timnas Spanyol juga mengomentari seputar peluangnya merepat ke klub Major League Soccer (MLS).
"Belum ada yang memberikan tawaran dan saya tidak mengetahui apapun tentang New York City. (Thierry) Henry belum berbicara kepada saya dan bahkan saya tidak mengetahui nomor teleponnya," tutupnya.
(akr)