Meski positif doping, Korsel tetap bela dua pemainnya

Selasa, 28 Januari 2014 - 15:15 WIB
Meski positif doping,...
Meski positif doping, Korsel tetap bela dua pemainnya
A A A
Sindonews.com - Direktur eksekutif bulu tangkis Korea, Kim Jung-Soo memberikan keterangan pers terkait sanksi larangan satu tahun bermain kepada dua pemain mereka, yakni Kim Ki Jung dan Lee Yong Dae. Menurutnya, kedua pemain itu tidak mungkin sengaja melewatkan tes doping yang diberikan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

Kendati begitu, Jung-Soo mengakui bahwa Asosiasi Bulutangkis Korea kurang aktif memberikan informasi kepada Badan Anti Doping Dunia (WADA) ketika Lee dan Kim gagal melakukan pengujian tes pada Maret dan November tahun lalu.

"Ketika WADA mengunjungi Taeneung National Training Centre pada bulan Maret dan November tahun lalu, Lee dan Kim tidak ada di sana. Karena mereka sedang berpartisipasi dalam kompetisi lokal dan internasional. Kami juga mengaku salah tidak menyampaikan laporan keberadaan mereka secara online pada September lalu," kata Jung-Soo dilaman Reuters, Selasa (28/1).

"Yang jelas, Kim dan Lee tidak pernah menggunakan zat yang dilarang atau sengaja menghindari pengujian. Kami percaya bahwa mereka telah berpartisipasi dalam sejumlah kompetisi internasional dan selalu lulus dalam setiap tes."

Jung-Soo menyayangkan sikap BWF ketika mengetahui pemainnya tidak hadir dalam pengujian tes tersebut. Padahal Korea tidak pernah diberitahu tentang pengujian ini sebelumnya. Kendati demikian, Korea akan berusaha keras untuk mengurangi hukuman Kim-Lee agar mereka bisa mengikuti Asian Games pada 19 September-4 Oktober mendatang.

"Sulit untuk memahami bahwa mereka dihukum hanya karena tidak hadir ketika sejumlah pegawai WADA datang untuk memeriksa keberadaan mereka tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kami akan melakukan banding untuk mengurangi masa hukuman yang tadinya satu tahun menjadi 3-6 bulan," tukasnya.

Kim-Lee baru bisa aktif kembali di setiap turnamen internasional pada 23 Januari 2015 mendatang. Kendati demikian, mereka mempunyai hak untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) di Swiss, paling lambat 17 Februari mendatang.
(nug)
Berita Terkait
Mengenal Meldonium,...
Mengenal Meldonium, Zat Doping yang Menjerat Atlet Mykhailo Mudryk dan Maria Sharapova
Positif Doping, Atlet...
Positif Doping, Atlet Sepeda Prancis Dihukum Empat Tahun
Sejarah Baru, Menpora...
Sejarah Baru, Menpora dan Kemenkes Berencana Bangun Laboratorium Anti Doping
Hantu Tes Doping Bagi...
Hantu Tes Doping Bagi Para Atlet, Berkaca dari Kasus Iannone
Dukung Atlet Berprestasi,...
Dukung Atlet Berprestasi, Wapres Resmikan Lab Doping dan Sentra Latihan Unesa
5 Jenis Doping Petinju...
5 Jenis Doping Petinju Top Dunia yang Guncang Ring Tinju
Berita Terkini
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
9 menit yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
2 jam yang lalu
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
2 jam yang lalu
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
2 jam yang lalu
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
4 jam yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
6 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved