Finansial jadi alasan Conte gagal di Eropa
Kamis, 30 Januari 2014 - 17:44 WIB
Finansial jadi alasan Conte gagal di Eropa
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Juventus, Antonio Conte mengakui bila klub raksasa Turintelah menjadi klub yang sempurna baginya dan ia menegaskan masih akan terus membangun hal-hal besat di tahun-tahun mendatang. Akan tetapi Conte mengakui jika alasan krisis finansial yang melanda mayoritas klub Serie A membuat skuat asuhannya gagal bersaing di pentas Eropa.
"Kami mempunyai proyek penting terutama di kompetisi Eropa, tapi kami perlu bersabar karena krisis finansial yang menerpa sepak bola Italia. Meski begitu kami mempunyai ide dan kekuatan. Juventus telah menjadi seperti rumah yang baik bagi saya," terang Conte seperti dilansir Sportsmole, Kamis (30/1).
Conte yang telah memenangkan dua gelar Serie A bagi klub berjuluk Si Nyonya Tua -julukan Juve- mengatakan bila masa depan timnya terletak bagaiaman mereka sukses di Liga Champions, meski ia akui prosesnya agak lambat. Meski begitu Conte mangaku tetap senang sepanjang karirnya bersama Juve.
"Saya sangat bahagia, tetapi yang patut dipuji para pemain sehingga saya punya moment menyenangkan selama tiga tahun melatih. Kami memiliki tujuan jangka panjang ketika saya datang ke klub, kemudian kami memenangkan Scudetto pertama dan kemudian yang kedua. Kini kami mencoba untuk menyabet gelar ketiga," tandasnya.
"Kami mempunyai proyek penting terutama di kompetisi Eropa, tapi kami perlu bersabar karena krisis finansial yang menerpa sepak bola Italia. Meski begitu kami mempunyai ide dan kekuatan. Juventus telah menjadi seperti rumah yang baik bagi saya," terang Conte seperti dilansir Sportsmole, Kamis (30/1).
Conte yang telah memenangkan dua gelar Serie A bagi klub berjuluk Si Nyonya Tua -julukan Juve- mengatakan bila masa depan timnya terletak bagaiaman mereka sukses di Liga Champions, meski ia akui prosesnya agak lambat. Meski begitu Conte mangaku tetap senang sepanjang karirnya bersama Juve.
"Saya sangat bahagia, tetapi yang patut dipuji para pemain sehingga saya punya moment menyenangkan selama tiga tahun melatih. Kami memiliki tujuan jangka panjang ketika saya datang ke klub, kemudian kami memenangkan Scudetto pertama dan kemudian yang kedua. Kini kami mencoba untuk menyabet gelar ketiga," tandasnya.
(akr)