Tidak ada pemain anyar di laga perdana
Jum'at, 31 Januari 2014 - 18:50 WIB
Tidak ada pemain anyar di laga perdana
A
A
A
Sindonews.com - Persib Bandung pastikan tidak diperkuat striker baru pada laga perdana Indonesian Super League (ISL) musim 2014-2015. Maung Bandung akan menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, 2 Februari mendatang.
Juru arsitek 'Pangeran Biru', Djadjang Nurjaman, tidak akan memaksakan ujung tombak baru meski telah ada pemain yang tengah mengikuti seleksi. Selain Roberto Kwateh yang melamar, Persib dijadwalkan akan kedatangan pemain lainnya dari Kamerun dan Brazil.
"Untuk menentukan pemain kami harus melihatnya terlebih dahulu dan setidaknya dia harus tergabung di tim beberapa hari. Jadi sulit untuk mengejarnya di pertandingan pertama melawan Sriwijaya," ungkap Djanur saat ditemui dalam Pelepasan Skuad Persib oleh Gubernur di Gedung Pakuan, kemarin.
Dalam rangkaian uji coba yang digelar, Persib memang terkendala dengan barisan penyerangan. Namun klub kebanggaan Jawa Barat memiliki lini kedua yang terbilang produktif.
14 gol dari enam pertandingan di laga pra musim Inter Island Cup, diciptakan di lini tengah. Kapten tim, Atep, menjadi pencetak gol terbanyak bagi Persib dengan tiga gol. Sementara Ferdinand Alfred Sinaga, Makan Konate, Ahmad Juprianto dan Muhammad Ridwan masing-masing mencetak dua gol.
Djadjang optimis produktivas di semua lini bisa dimaksimalkan. Pelatih 55 tahun ini tetap akan memasang duet Ferdinand-Tantan di ujung tombak. Dua pemain cepat ini akan bergantian di posisi terdepan dengan di topang Firman Utina dan Makan Konate.
"Kami sudah menggelar serangkaian uji coba dan hasilnya cukup memuaskan. Ferdinand dan Tan pun sudah menunjukan perkembangan, semakin kompak. Pemain lainnya juga demikian, jadi kami optimalkan mereka," kata Djadjang.
Mengenai seleksi pemain, pelatih yang akrab disapa Djanur ini tidak akan menggunakan jasa Kwateh. Striker asal Liberia yang mulai bergabung pada latihan Kamis (30/1) itu dinlai tidak masuk dalam skema Djanur. Kwateh pun telah dipersilahkan mencari klub lainnya.
"Ya saya sudah bilang jika dia tidak masuk ke kriteria tim. Dia sudah paham tapi katanya masih ingin ikut latihan sambil nunggu jadwal kereta, ya kalau saya silahkan aja tidak masalah," kata Djanur.
Sementara untuk pemain Australia yang selama ini dijadwalkan akan bergabung masih terkendala administrasi. Sebagai pemain yang baru pertama ke Indonesia, kata Djanur, perlu waktu beberapa hari untuk mengurus izin tinggalnya.
Lebih lanjut diungkapkan Djanur, saat ini ada dua pemain baru lagi yang seleksi. Namun mantan pelatih Pelita Jaya ini mengatakan jika pemain tersebut bukan hasil rekomendasinya.
"Mereka datang sendiri saya tidak pernah memintanya. Kalau mau ikut ya saya persilahkan saja. Tapi belum tahu kualitasnya dan bagaimana kualitasnya. Kita lihat saja," pungkas dia.
Juru arsitek 'Pangeran Biru', Djadjang Nurjaman, tidak akan memaksakan ujung tombak baru meski telah ada pemain yang tengah mengikuti seleksi. Selain Roberto Kwateh yang melamar, Persib dijadwalkan akan kedatangan pemain lainnya dari Kamerun dan Brazil.
"Untuk menentukan pemain kami harus melihatnya terlebih dahulu dan setidaknya dia harus tergabung di tim beberapa hari. Jadi sulit untuk mengejarnya di pertandingan pertama melawan Sriwijaya," ungkap Djanur saat ditemui dalam Pelepasan Skuad Persib oleh Gubernur di Gedung Pakuan, kemarin.
Dalam rangkaian uji coba yang digelar, Persib memang terkendala dengan barisan penyerangan. Namun klub kebanggaan Jawa Barat memiliki lini kedua yang terbilang produktif.
14 gol dari enam pertandingan di laga pra musim Inter Island Cup, diciptakan di lini tengah. Kapten tim, Atep, menjadi pencetak gol terbanyak bagi Persib dengan tiga gol. Sementara Ferdinand Alfred Sinaga, Makan Konate, Ahmad Juprianto dan Muhammad Ridwan masing-masing mencetak dua gol.
Djadjang optimis produktivas di semua lini bisa dimaksimalkan. Pelatih 55 tahun ini tetap akan memasang duet Ferdinand-Tantan di ujung tombak. Dua pemain cepat ini akan bergantian di posisi terdepan dengan di topang Firman Utina dan Makan Konate.
"Kami sudah menggelar serangkaian uji coba dan hasilnya cukup memuaskan. Ferdinand dan Tan pun sudah menunjukan perkembangan, semakin kompak. Pemain lainnya juga demikian, jadi kami optimalkan mereka," kata Djadjang.
Mengenai seleksi pemain, pelatih yang akrab disapa Djanur ini tidak akan menggunakan jasa Kwateh. Striker asal Liberia yang mulai bergabung pada latihan Kamis (30/1) itu dinlai tidak masuk dalam skema Djanur. Kwateh pun telah dipersilahkan mencari klub lainnya.
"Ya saya sudah bilang jika dia tidak masuk ke kriteria tim. Dia sudah paham tapi katanya masih ingin ikut latihan sambil nunggu jadwal kereta, ya kalau saya silahkan aja tidak masalah," kata Djanur.
Sementara untuk pemain Australia yang selama ini dijadwalkan akan bergabung masih terkendala administrasi. Sebagai pemain yang baru pertama ke Indonesia, kata Djanur, perlu waktu beberapa hari untuk mengurus izin tinggalnya.
Lebih lanjut diungkapkan Djanur, saat ini ada dua pemain baru lagi yang seleksi. Namun mantan pelatih Pelita Jaya ini mengatakan jika pemain tersebut bukan hasil rekomendasinya.
"Mereka datang sendiri saya tidak pernah memintanya. Kalau mau ikut ya saya persilahkan saja. Tapi belum tahu kualitasnya dan bagaimana kualitasnya. Kita lihat saja," pungkas dia.
(wbs)