Anggaran olahraga Indonesia harus ditingkatkan

loading...
Anggaran olahraga Indonesia harus ditingkatkan
Anggaran olahraga Indonesia harus ditingkatkan
Sindonews.com - Dr. Greoge Wilson, Konsultan KOI asal Australia mengatkan Pemerintah Indonesia harus meningkatkan anggaran yang dialokasikan untuk olahraga, apabila kita tidak menghenadi posisi Indonesia di even-even internasional seperti SEA Games

Greg, panggilannya mencontohkan, Australia mengalokasikan anggaran sebesar Rp 300 milyar hanya untuk cabang renang, sementara di Indonesia untuk 20 cabor mendapat anggaran Rp 250 milyar. "Anggaran ini sangat sedikit jika dibanding dengan tuntutan dan target yang ditetapkan sebelum mengikuti even internasional. Kita tidak lagi bicara uang milyaran, tetapi harus trilyunan," kata Greg, dipandu moderator Lukman Niode dalam keterangan persnya..

Indonesia layak meningkatkan anggaran untuk olahraga, katanya, karena dalam hal populasi Indonesia menempati urutan ke 4 dunia, sedang dalam ekonomi Indonesia berada di urutan ke 15 terbesar. Australia berada di urutan 12.

Greg menilai sangat keliru apabila anggaran olahraga Indonesia hanya 0,33 persen dari APBN. Menurut perkiraannya, untuk menduduki peringkat 1 SEA Games, peringkat 5 sampai 10 ASIAN Games dan 10 besar Olimpiade diperlukan anggaran sekitar 310 juta Dolar AS atau sekitar Rp 3,1 trilyun. "Ini angka yang realistis, dengan target yang juga realistis," katanya.



Indonesia adalah negara yang dominan di Asia Tenggara dalam hal populasi dan dan kekuatan ekonomi. Dibandingkan dengan Thailand, Indonesia berpenduduk tiga kali jumlah penduduk Thailand, dan ekonomi yang hampir dua kali lebih besar. Dibanding Vetnam, Indonesia berpenduduk dua kali lipat, dengan kekuatan ekonomi yang besarnya empat kali lipat. "Karena itu sulit dipahami bagaimana Thailand dan Vietnam secara konsisten dapat mengungguli Indonesia dalam olahraga internasional seperti SEA Games dan ASIAN Games," katanya.

Lokakarya diikuti 150 peserta terdiri dari guru besar, dekan dan dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan seluruh Indonesia, KONI, KOI, Satlak Prima, dan Litbang beberapa Pengurus Besar Cabor
(wbs)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top