Bupati tolak Stadion Pogar untuk Perseba Bangkalan

Senin, 24 Februari 2014 - 23:16 WIB
Bupati tolak Stadion...
Bupati tolak Stadion Pogar untuk Perseba Bangkalan
A A A
Sindonews.com - Harapan Perseba Bangkalan untuk memanfaatkan Stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, sebagai homebase kompetisi Divisi utama agaknya bakal bertepuk sebelah tangan. Pemkab Pasuruan hingga kini belum memberikan tanda-tanda persetujuan pemanfaatan stadion yang pernah membesarkan tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Pasuruan, Persekabpas.

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima permohonan pemanfaatan stadion Pogar dari Perseba Bangkalan, Madura. Jika nantinya sudah masuk, tidak serta merta akan memberikan persetujuan pemanfaatan sebagai homebase Perseba.

"Ada banyak pertimbangan pemanfaatan stadion Pogar untuk digunakan sebagai homebase tim dari luar kota. Faktor keamanan dan manfaatnya bagi masyarakat akan menjadi pertimbangan utama," kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Sebelumnya, tim verifikasi PT Liga Indonesia sudah mensurvey stadion Pogar yang akan dipergunakan sebagai homebase Perseba Bangkalan. Tim survey ini mengecek kelayakan stadion yang akan dipergunakan untuk kompetisi divisi utama PSSI. Meski pernah menjadi kandang Persekabpas, stadion Pogar ini perlu dilakukan pembenahan sarana dan prasarana sebagai persyaratan utama.

Menurut Gus Irsyad, panggilannya, pemakaian stadion Pogar diakuinya akan mendatangkan manfaat secara ekonomis. Selain bertambahnya potensi pendapatan daerah dari sewa dan retribusi stadion, juga memiliki multiple effect bagi masyarakat sekitar.

Sebaliknya, pemanfaatan stadion itu akan menjadikan persoalan tersendiri dibidang keamanan. Karena potensi terjadinya kerusuhan supporter akan selalu membayangi dalam setiap pertandingan.

"Kami akan meminta pertimbangan dari berbagai pihak menyangkut masalah keamanan dan manfaatnya bagi masyarakat, terutama perkembangan sepakbola di Kabupaten Pasuruan. Jika ternyata lebih banyak hal buruknya, lebih baik dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas Persekabpas," tandas Gus Irsyad yang juga ketua PSSI Kabupaten Pasuruan.

Pada musim kompetisi Divisi Utama tahun 2005 lalu, Persekabpas menjadi tim debutan yang menyodok hingga ke peringkat 4. Sayangnya prestasi ini hanya bertahan dua musim kompetisi dan terus melorot seiring larangan penggunaan dana APBD untuk sepakbola profesional.
(wbs)
Berita Terkait
Hasil Lengkap MilkLife...
Hasil Lengkap MilkLife Soccer Challenge Kudus Series 2 2024
Rayakan 9 Tahun Perjalanan,...
Rayakan 9 Tahun Perjalanan, Erlangga Football Academy Cetak Prestasi dan Inspirasi
Aruna Football Academy...
Aruna Football Academy Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Kota Semarang
16 Kontestan Ikut Turnamen...
16 Kontestan Ikut Turnamen Sepak Bola Nusantara Open 2025, Termasuk Chonburi FC
Raih Grassroots Development...
Raih Grassroots Development Program of The Year di PSSI Awards, MilkLife Soccer Challenge Diikuti 32.000 Siswi SD dan MI
Indonesia Junior League...
Indonesia Junior League 2024 Sukses Digelar, Ajang Jaring Bibit Pesepak Bola Muda
Berita Terkini
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
2 jam yang lalu
Goal Aksis dan Cipta...
Goal Aksis dan Cipta Cendikia FA Berebut Gelar Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15
2 jam yang lalu
Mini Soccer Bulog Perkuat...
Mini Soccer Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
2 jam yang lalu
Besok, Luis Figo Siap...
Besok, Luis Figo Siap Meriahkan Pesta Bola Dunia 2026
2 jam yang lalu
FIFA Larang Wasit Inggris...
FIFA Larang Wasit Inggris Pimpin Argentina, Kenapa?
2 jam yang lalu
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved