Pulang kampung, PSIS sulit gaet striker asing
Sabtu, 01 Maret 2014 - 17:02 WIB
Pulang kampung, PSIS sulit gaet striker asing
A
A
A
Sindonews.com – PSIS Semarang belum bisa mendapatkan striker asing sesuai yang diinginkan. Salah satu kendala yang dihadapi Mahesa Jenar adalah para pemain yang musim lalu memperkuat tim di Indonesia Super League (ISL), sudah pulang ke negaranya karena kontraknya tidak diperpanjang lagi.
Praktis, pemain asing yang ada saat ini hanya muka-muka baru yang belum pernah bermain di Liga Indonesia. Sedangkan para penyerang asing di ISL musim lalu, sudah banyak dipinang oleh tim-tim yang berlaga di Indonesia Super League (ISL). Seperti mantan penyerang Sriwijaya FC dan Persib Bandung, Dzumafo Epandi, keburu sudah dipinang Mitra Kukar.
Kini, manajemen harus memutar otak untuk mendapatkan pemain asing di lini depan. Karena saat ini lini ketiga PSIS hanya dihuni oleh dua pemain lokal, masing-masing Hari Nur dan Saptono, yang belum punya pengalaman bermain di Divisi Utama.
Pemain berpengalaman yang kini tengah pulang kampung di antaranya Aldo Barreto, saat ini berada di Paraguay. Aldo saat bermain di Indonesia pernah memperkuat Gresik United, Persiba Balikpapan, Bontang FC, Putra Samarinda dan PSM Makasar.
Tidak hanya Aldo Barreto, Pablo Frances, legiun asing asal Argentina yang pernah memperkuat Persijap Jepara dua musim (2008/2009 dan 2009/2010), saat ini juga sedang tidak berada di Indonesia.
Manajer PSIS Wahyu Winarto mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah mencoba untuk mencari informasi keberadaan pemain asing berpengalaman musim lalu. Namun ternyata, banyak yang sudah hengkang dari Indonesia.
“Banyak yang sedang berada di negaranya seperti Aldo Barreto, makanya yang datang baru-baru. Ini tak lepas dari kondisi keuangan tim di Indonesia,” ungkap manajer PSIS Wahyu Winarto, kemarin.
Legiun asing pendatang baru pun, belum ada yang bisa diharapkan. Juan Emmanuel Acuna, asal Paraguay dan Dembele Makan, penyerang asal Mali yang sempat mengikuti seleksi di PSIS, terpaksa didepak beberapa hari lalu. Saat ini PSIS telah resmi mengontrak 21 pemain, termasuk pemain magang diantaranya Elmirio, Taufik Marjuki, Wahyu Saputra dan Yuda Pram.
PSIS hanya membututuhkan tambahan dua pemain lagi, masing-masing untuk striker asing dan striker lokal berpengalaman karena lini belakang sudah penuh.
“Aldo Prasetyo, eks penyerang PSP Padang katanya mau ikut seleksi. Sudah mengontak saya,” jelasnya.
Pelatih PSIS Semarang Eko Riyadi menuturkan, untuk pemain asing dia serahkan sepenuhnya kepada manajemen. Dia mengaku belum memiliki pandangan sosok pemain yang menjadi bidikan tim. “Untuk sementara ini kita tetap memaksimalkan skuad yang ada saat ini,” ujar dia.
Praktis, pemain asing yang ada saat ini hanya muka-muka baru yang belum pernah bermain di Liga Indonesia. Sedangkan para penyerang asing di ISL musim lalu, sudah banyak dipinang oleh tim-tim yang berlaga di Indonesia Super League (ISL). Seperti mantan penyerang Sriwijaya FC dan Persib Bandung, Dzumafo Epandi, keburu sudah dipinang Mitra Kukar.
Kini, manajemen harus memutar otak untuk mendapatkan pemain asing di lini depan. Karena saat ini lini ketiga PSIS hanya dihuni oleh dua pemain lokal, masing-masing Hari Nur dan Saptono, yang belum punya pengalaman bermain di Divisi Utama.
Pemain berpengalaman yang kini tengah pulang kampung di antaranya Aldo Barreto, saat ini berada di Paraguay. Aldo saat bermain di Indonesia pernah memperkuat Gresik United, Persiba Balikpapan, Bontang FC, Putra Samarinda dan PSM Makasar.
Tidak hanya Aldo Barreto, Pablo Frances, legiun asing asal Argentina yang pernah memperkuat Persijap Jepara dua musim (2008/2009 dan 2009/2010), saat ini juga sedang tidak berada di Indonesia.
Manajer PSIS Wahyu Winarto mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah mencoba untuk mencari informasi keberadaan pemain asing berpengalaman musim lalu. Namun ternyata, banyak yang sudah hengkang dari Indonesia.
“Banyak yang sedang berada di negaranya seperti Aldo Barreto, makanya yang datang baru-baru. Ini tak lepas dari kondisi keuangan tim di Indonesia,” ungkap manajer PSIS Wahyu Winarto, kemarin.
Legiun asing pendatang baru pun, belum ada yang bisa diharapkan. Juan Emmanuel Acuna, asal Paraguay dan Dembele Makan, penyerang asal Mali yang sempat mengikuti seleksi di PSIS, terpaksa didepak beberapa hari lalu. Saat ini PSIS telah resmi mengontrak 21 pemain, termasuk pemain magang diantaranya Elmirio, Taufik Marjuki, Wahyu Saputra dan Yuda Pram.
PSIS hanya membututuhkan tambahan dua pemain lagi, masing-masing untuk striker asing dan striker lokal berpengalaman karena lini belakang sudah penuh.
“Aldo Prasetyo, eks penyerang PSP Padang katanya mau ikut seleksi. Sudah mengontak saya,” jelasnya.
Pelatih PSIS Semarang Eko Riyadi menuturkan, untuk pemain asing dia serahkan sepenuhnya kepada manajemen. Dia mengaku belum memiliki pandangan sosok pemain yang menjadi bidikan tim. “Untuk sementara ini kita tetap memaksimalkan skuad yang ada saat ini,” ujar dia.
(wbs)