Persib banjiri gawang UNI 10 gol
Selasa, 04 Maret 2014 - 14:24 WIB
Persib banjiri gawang UNI 10 gol
A
A
A
Sindonews.com - Sepuluh gol dibukukan Rudiyana cs kala mengalahkan tim lokal, UNI dalam uji coba di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Selasa (4/3). Pertandingan ini merupakan uji coba terakhir sebelum menjalani tur Kalimantan menghadapi Barito Putra, Minggu (9/3) mendatang.
Tampil tanpa perlawanan berarti, Persib Bandung lantas menguasai permainan di sepanjang pertandingan. Mengawali babak pertama Pelatih Djadjang Nurdjaman menurunkan Shahar Ginanjar (GK), Vladimir Vujovic, Abdul Rahman, Tony Sucipto, Supardi, Sigit Hermawan, Taufiq, Makan Konate, Hariono, Tantan Dzalikha dan Djibril Coulibaly.
Cukup 13 menit bagi Tantan untuk membuka keran gol Persib. Berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang lawan, mantan penggawa Persikab Kabupaten Bandung itu sukses menjaringkan si kulit bundar melalui sepakan kaki kirinya.
Keunggulan tersebut lantas memancing terciptanya tiga gol lainnya yang memperlebar margin kemenangan Maung Bandung. Sepasang gol Makan Konate dan kompatriotnya, Djibril Coulibaly mengakhiri babak pertama dengan keunggulan Persib 4-0.
Memasuki paro waktu kedua, Maung Bandung mengubah komposisi pemain. Jajang Sukmara, Agung Pribadi, Rudiyana, dan penjaga gawang M Natsir masuk. Mereka masing-masing menggantikan Sigit Hermawan, Hariono, Tony Sucipto, dan Shahar Ginanjar. Menjelang pertandingan usai, Persib mencoba memasukkan pemain magang, Rudi Gunawan dan menarik Supardi.
Setelah sempat beberapa kali membuang peluang, Maung Bandung menambah keunggulan melalui tendangan keras Jajang Sukmara di menit ke-62. Kendati main tidak pada posisi aslinya, penyerang sayap, pemain bernomor 18 ini sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Gol Jajang pun memberi motivasi pemain lain untuk menciptakan rentetan lima gol lainnya. Coulibaly menambah koleksi golnya menjadi dua di menit ke-69 yang kemudian diikuti Rudiyana satu menit berselang.
Rudiyana tampil memukau dengan berhasil mengemas hattrick dalam kurun waktu kurang dari 20 menit melalui kaki dan kepalanya. Walaupun hanya sebatas pertandingan uji coba namun cukup baginya untuk menjawab kepercayaan pelatih.
Tim lawan, UNI sendiri praktis tidak berbuat banyak dan hanya bisa mengaliri bola hingga barisan bek Persib. Satu ancaman hanya bisa dilancarkan melalui tendangan bebas. Itupun masih melambung jauh di atas mistar gawang.
Sepuluh gol pun digenapi Vladimir Vujovic melalui tandukannya di menit 84. Tanpa kawalan berarti, bek jangkung asal Montenegro ini leluasa mengirim bola ke gawang lawan.
Dikatakan Djadjang pertandingan ini digelar untuk menjaga nuansa bertanding pemain setelah sebelumnya Persib hampir dua pekan tidak menjalani laga. Dalam 2x45 menit tersebut fisik pemain pun diuji.
"Saya kira cukup berhasil bagaimana menjaga momentum pertandingan dan kompetisi. Meskipun lawannya jauh di bawah kita saya pikir tidak masalah. Fisik pemain terlihat sudah siap menghadapi Barito nanti," kata dia.
Kemenangan besar tidak serta merta membuat Persib tampil tanpa catatan. Menurut Djadjang ada beberapa momen yang seharusnya dapat terjadi tapi terlewatkan.
"Ya memang ada beberapa momen yang berhasil ada juga tidak. Dari kontrol game sudah dapat, tapi masih butuh lebih pengasahan," kata dia.
Kemenangan ini menjadi yang terbesar Persib dalam rangkaian uji coba yang digelar musim ini. Sebelumnya Persib pun menggasak adik angkatannya Persib U19 dengan skor 9-0.
Tampil tanpa perlawanan berarti, Persib Bandung lantas menguasai permainan di sepanjang pertandingan. Mengawali babak pertama Pelatih Djadjang Nurdjaman menurunkan Shahar Ginanjar (GK), Vladimir Vujovic, Abdul Rahman, Tony Sucipto, Supardi, Sigit Hermawan, Taufiq, Makan Konate, Hariono, Tantan Dzalikha dan Djibril Coulibaly.
Cukup 13 menit bagi Tantan untuk membuka keran gol Persib. Berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang lawan, mantan penggawa Persikab Kabupaten Bandung itu sukses menjaringkan si kulit bundar melalui sepakan kaki kirinya.
Keunggulan tersebut lantas memancing terciptanya tiga gol lainnya yang memperlebar margin kemenangan Maung Bandung. Sepasang gol Makan Konate dan kompatriotnya, Djibril Coulibaly mengakhiri babak pertama dengan keunggulan Persib 4-0.
Memasuki paro waktu kedua, Maung Bandung mengubah komposisi pemain. Jajang Sukmara, Agung Pribadi, Rudiyana, dan penjaga gawang M Natsir masuk. Mereka masing-masing menggantikan Sigit Hermawan, Hariono, Tony Sucipto, dan Shahar Ginanjar. Menjelang pertandingan usai, Persib mencoba memasukkan pemain magang, Rudi Gunawan dan menarik Supardi.
Setelah sempat beberapa kali membuang peluang, Maung Bandung menambah keunggulan melalui tendangan keras Jajang Sukmara di menit ke-62. Kendati main tidak pada posisi aslinya, penyerang sayap, pemain bernomor 18 ini sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Gol Jajang pun memberi motivasi pemain lain untuk menciptakan rentetan lima gol lainnya. Coulibaly menambah koleksi golnya menjadi dua di menit ke-69 yang kemudian diikuti Rudiyana satu menit berselang.
Rudiyana tampil memukau dengan berhasil mengemas hattrick dalam kurun waktu kurang dari 20 menit melalui kaki dan kepalanya. Walaupun hanya sebatas pertandingan uji coba namun cukup baginya untuk menjawab kepercayaan pelatih.
Tim lawan, UNI sendiri praktis tidak berbuat banyak dan hanya bisa mengaliri bola hingga barisan bek Persib. Satu ancaman hanya bisa dilancarkan melalui tendangan bebas. Itupun masih melambung jauh di atas mistar gawang.
Sepuluh gol pun digenapi Vladimir Vujovic melalui tandukannya di menit 84. Tanpa kawalan berarti, bek jangkung asal Montenegro ini leluasa mengirim bola ke gawang lawan.
Dikatakan Djadjang pertandingan ini digelar untuk menjaga nuansa bertanding pemain setelah sebelumnya Persib hampir dua pekan tidak menjalani laga. Dalam 2x45 menit tersebut fisik pemain pun diuji.
"Saya kira cukup berhasil bagaimana menjaga momentum pertandingan dan kompetisi. Meskipun lawannya jauh di bawah kita saya pikir tidak masalah. Fisik pemain terlihat sudah siap menghadapi Barito nanti," kata dia.
Kemenangan besar tidak serta merta membuat Persib tampil tanpa catatan. Menurut Djadjang ada beberapa momen yang seharusnya dapat terjadi tapi terlewatkan.
"Ya memang ada beberapa momen yang berhasil ada juga tidak. Dari kontrol game sudah dapat, tapi masih butuh lebih pengasahan," kata dia.
Kemenangan ini menjadi yang terbesar Persib dalam rangkaian uji coba yang digelar musim ini. Sebelumnya Persib pun menggasak adik angkatannya Persib U19 dengan skor 9-0.
(aww)