Sriwijaya U-21 berburu tiga striker murni
Senin, 10 Maret 2014 - 16:42 WIB
Sriwijaya U-21 berburu tiga striker murni
A
A
A
Sindonews.com - Kinerja lini depan Sriwijaya FC U-21 yang tak maksimal memaksa pelatih Andi Susanto berencana untuk mencari tiga striker anyar. Dia mengharapkan, tiga penyerang itu bisa bergabung dengan tim saat mengarungi ketatnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 yang akan bergulir 12 April nanti.
Keinginan Andi untuk menambah amunisi khususnya di posisi penyerang setelah pihaknya melakukan evaluasi pasca menjalani dua laga uji coba melawan tim asal Malaysia, Perak FA dan Sriwijaya FC senior beberapa waktu lalu. Dia melihat dan menilai jika anak asuhnya membutuhkan seorang sosok striker murni, yang bisa diandalkan dalam berduel dengan para pemain belakang lawan serta memaksimalkan setiap peluang.
''Ya, dari hasil evaluasi, nampaknya masalah tim ini yakni di lini depan. Karena itu, SFC U-21 masih memerlukan setidaknya 3 orang striker lagi, di mana 2 orang sebagai pemain utama dan 1 lagi sebagai pelapis,”ungkapnya.
Namun dikatakanya, dalam masa pencarian tersebut, dirinya tidak akan terburu-buru dalam menemtukan siapa pemain yang paling cocok menempati posisi tersebut. Apalagi sosok striker sangat vital bagi tim.
Lebih jauh dijelaskan Andi, sebenarnya tugas seorang striker tidaklah sulit. Bahkan dia menyatakan jika seorang penyerang seharusnya tidak perlu khawatir bakal kesulitan beradaptasi dengan pemain lain. Sebab, menurut dia, tugas striker itu tidak terlalu rumit karena tidak terlalu mementingkan kerjasama tim. Yang paling penting, seorang striker harus punya insting tajam di lini depan.
''Tugas striker hanya mencoba memaksimalkan setiap peluang yang diperoleh, tapi dia harus berani berduel dengan pemain belakang lawan dalam perebutan bola. Kalau seorang striker lemah dalam berduel, maka sulit baginya untuk bisa mencetak gol,”jelasnya.
Andi menambahkan, saat ini timnya tengah fokus mempersiapkan diri dalam membentuk karakter tim dan juga membiasakan para pemain yang sebagian baru untuk beradaptasi dengan rekan-rekan satu tim lainya. Dia optimistis, dengan waktu kurang lebih satu bulan lagi lagi timnya bisa lebih kompak dan solid disemua lini.
Sehingga bisa bersaing dengan tim peserta lainnya, terutama dengan memperbanyak jam terbang pemain dengan melakukan beberapa kali uji coba lagi. Ditanya mengenai peta kekuatan tim lawan khususnya di babak penyisihan grup, yang diisi oleh tim-tim kuat seperti Persib Bandung U-21, Semen Padang U-21, dan Pelita Bandung Raya U-21.
Andi menyatakan jika dirinya sama sekali belum mengantongi kekuatan tim lawan. Saat ini dia coba fokus dahulu pada timnya sendiri yang memang masih butuh banyak perbaikan di sana-sini. “Saya soroti kinerja lini belakang pun masih rapuh. Ini jelas pekerjaan rumah bagi saya, sebelum mencari kekuatan tim lawan,”pungkasnya.
Keinginan Andi untuk menambah amunisi khususnya di posisi penyerang setelah pihaknya melakukan evaluasi pasca menjalani dua laga uji coba melawan tim asal Malaysia, Perak FA dan Sriwijaya FC senior beberapa waktu lalu. Dia melihat dan menilai jika anak asuhnya membutuhkan seorang sosok striker murni, yang bisa diandalkan dalam berduel dengan para pemain belakang lawan serta memaksimalkan setiap peluang.
''Ya, dari hasil evaluasi, nampaknya masalah tim ini yakni di lini depan. Karena itu, SFC U-21 masih memerlukan setidaknya 3 orang striker lagi, di mana 2 orang sebagai pemain utama dan 1 lagi sebagai pelapis,”ungkapnya.
Namun dikatakanya, dalam masa pencarian tersebut, dirinya tidak akan terburu-buru dalam menemtukan siapa pemain yang paling cocok menempati posisi tersebut. Apalagi sosok striker sangat vital bagi tim.
Lebih jauh dijelaskan Andi, sebenarnya tugas seorang striker tidaklah sulit. Bahkan dia menyatakan jika seorang penyerang seharusnya tidak perlu khawatir bakal kesulitan beradaptasi dengan pemain lain. Sebab, menurut dia, tugas striker itu tidak terlalu rumit karena tidak terlalu mementingkan kerjasama tim. Yang paling penting, seorang striker harus punya insting tajam di lini depan.
''Tugas striker hanya mencoba memaksimalkan setiap peluang yang diperoleh, tapi dia harus berani berduel dengan pemain belakang lawan dalam perebutan bola. Kalau seorang striker lemah dalam berduel, maka sulit baginya untuk bisa mencetak gol,”jelasnya.
Andi menambahkan, saat ini timnya tengah fokus mempersiapkan diri dalam membentuk karakter tim dan juga membiasakan para pemain yang sebagian baru untuk beradaptasi dengan rekan-rekan satu tim lainya. Dia optimistis, dengan waktu kurang lebih satu bulan lagi lagi timnya bisa lebih kompak dan solid disemua lini.
Sehingga bisa bersaing dengan tim peserta lainnya, terutama dengan memperbanyak jam terbang pemain dengan melakukan beberapa kali uji coba lagi. Ditanya mengenai peta kekuatan tim lawan khususnya di babak penyisihan grup, yang diisi oleh tim-tim kuat seperti Persib Bandung U-21, Semen Padang U-21, dan Pelita Bandung Raya U-21.
Andi menyatakan jika dirinya sama sekali belum mengantongi kekuatan tim lawan. Saat ini dia coba fokus dahulu pada timnya sendiri yang memang masih butuh banyak perbaikan di sana-sini. “Saya soroti kinerja lini belakang pun masih rapuh. Ini jelas pekerjaan rumah bagi saya, sebelum mencari kekuatan tim lawan,”pungkasnya.
(aww)