Performa stabil, Sis gatal cetak gol
Selasa, 11 Maret 2014 - 19:16 WIB
Performa stabil, Sis gatal cetak gol
A
A
A
Sindonews.com - Penampilan agresif yang diperlihatkan oleh Sriwijaya FC saat meredam Persija Jakarta tidak terlepas dari kontribusi apik pemain sayap, Siswanto. Ya, satu gol yang dilesakkan Lancine Kone pada menit ke-80 merupakan assist dari mantan pemain Persib Bandung ini.
Kendati belum dihinggapi keberuntungan mencetak gol, performa Siswanto bersama SFC dalam enam laga yang telah dilakoni di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 terbilang cukup konsisten. Meskipun kehadiran Syakir Sulaiman setelah lepas dari sanksi komisi disiplin PSSI, selama tiga pertandingan sempat membuat posisinya terancam, namun Siswanto mengaku tidak mempermasalahkan hal itu.
Dia bahkan bertekad untuk mempersembahkan gol bagi SFC pada laga selanjutnya, tapi tampaknya ambisinya itu untuk sementara harus ditahan. Lantaran kondisi fisiknya tengah mengalami masalah cedera.
Pada pertandingan melawan Persija (9/3), Siswanto diterpa cedera engkel kaki kanan pada menit-menit akhir babak kedua, sehingga dia terpaksa harus ditarik keluar oleh pelatih Subangkit dan digantikan Syakir Sulaiman.
"Saya mengalami cedera engkel, tapi sekarang sudah berangsur membaik meski masih sedikit terasa sakit. Namun menurut dokter Viktor, dengan istirahat yang cukup, kemungkinan saya sudah bisa main lawan Semen Padang nanti. Mudah-mudahan kalau pelatih diberikan kesempatan bermain, saya bertekad untuk mencetak gol lawan Semen Padang nanti,"harapnya.
Sebagai pemain sayap, peran Siswanto harus diakui selalu menjadi sosok sentral dalam menyokong serangan dari sisi lapangan. Umpan-umpan silangnya tak jarang menuai hasil positif. Selain kontribusi melawan Persija, pada beberapa pertandingan yang dilakoni SFC baik di kompetisi pra musim seperti Inter Island Cup (IIC) maupun ISL, Siswanto memang belum berhasil memberikan gol bagi SFC dan baru sebatas memberikan assist.
"Ya, sejak bergabung kembali dengan SFC, saya belum sama sekali mencetak gol khususnya di ISL. Rasanya sudah gatal sekali ingin cetak gol, tapi saya harus bersabar dan harus menikmati dulu setiap pertandingan," kata pemain yang akrab dipanggil Sis ini.
Dari segi umur, memang Siswanto sudah tidak terbilang muda lagi seperti Syakir Sulaiman yang biasa bergantian dengannya sebagai starting XI. Namun, kecepatan dan ekselerasinya tetap terlihat baik dan sangat membantu dalam hal penyerangan.
Kendati belum dihinggapi keberuntungan mencetak gol, performa Siswanto bersama SFC dalam enam laga yang telah dilakoni di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 terbilang cukup konsisten. Meskipun kehadiran Syakir Sulaiman setelah lepas dari sanksi komisi disiplin PSSI, selama tiga pertandingan sempat membuat posisinya terancam, namun Siswanto mengaku tidak mempermasalahkan hal itu.
Dia bahkan bertekad untuk mempersembahkan gol bagi SFC pada laga selanjutnya, tapi tampaknya ambisinya itu untuk sementara harus ditahan. Lantaran kondisi fisiknya tengah mengalami masalah cedera.
Pada pertandingan melawan Persija (9/3), Siswanto diterpa cedera engkel kaki kanan pada menit-menit akhir babak kedua, sehingga dia terpaksa harus ditarik keluar oleh pelatih Subangkit dan digantikan Syakir Sulaiman.
"Saya mengalami cedera engkel, tapi sekarang sudah berangsur membaik meski masih sedikit terasa sakit. Namun menurut dokter Viktor, dengan istirahat yang cukup, kemungkinan saya sudah bisa main lawan Semen Padang nanti. Mudah-mudahan kalau pelatih diberikan kesempatan bermain, saya bertekad untuk mencetak gol lawan Semen Padang nanti,"harapnya.
Sebagai pemain sayap, peran Siswanto harus diakui selalu menjadi sosok sentral dalam menyokong serangan dari sisi lapangan. Umpan-umpan silangnya tak jarang menuai hasil positif. Selain kontribusi melawan Persija, pada beberapa pertandingan yang dilakoni SFC baik di kompetisi pra musim seperti Inter Island Cup (IIC) maupun ISL, Siswanto memang belum berhasil memberikan gol bagi SFC dan baru sebatas memberikan assist.
"Ya, sejak bergabung kembali dengan SFC, saya belum sama sekali mencetak gol khususnya di ISL. Rasanya sudah gatal sekali ingin cetak gol, tapi saya harus bersabar dan harus menikmati dulu setiap pertandingan," kata pemain yang akrab dipanggil Sis ini.
Dari segi umur, memang Siswanto sudah tidak terbilang muda lagi seperti Syakir Sulaiman yang biasa bergantian dengannya sebagai starting XI. Namun, kecepatan dan ekselerasinya tetap terlihat baik dan sangat membantu dalam hal penyerangan.
(aww)