Kabut asap ganggu latihan Sriwijaya FC
Rabu, 12 Maret 2014 - 04:57 WIB
Kabut asap ganggu latihan Sriwijaya FC
A
A
A
Sindonews.com - Persiapan skuad Sriwijaya FC sebelum menghadapi Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Indonesian Super League (ISL), terganggu oleh kabut asap. Tidak ingin kondisi fisik anak asuhnya terganggu, Pelatih Subangkit akhirnya hanya mengajak para pemain untuk berlatih, di salah satu arena futsal yang ada di Padang.
Dengan cara ini, dia berharap kebugaran para pemain tidak drop dan tetap terjaga. Barulah pagi hari ini, rencananya dia akan mengajak Asri Akbar dkk. untuk melakukan uji coba lapangan di Stadion H Agus Salim, Padang. Sekaligus latihan taktik dan strategi terakhir sebelum bertanding, Kamis (13/3).
Menurut arsitek yang akrab dipanggil Cak Su ini, selain terganggu dengan kabut asap, dirinya memang sengaja belum mengajak anak asuhnya untuk berlatih di lapangan sepakbola, karena masih dalam tahap conditioning dan pemulihan kondisi fisik dan stamina pemain usai pertandingan melawan Persija Jakarta (9/3) lalu.
''Para pemain hanya latihan ringan saja di lapangan futsal selama satu jam, untuk recovery kondisi fisik dan stamina mereka. Besok kita baru latihan dan sekaligus uji coba lapangan. Mudah-muhan kabut asap bisa berkurang, agar tidak mengganggu kondisi kesehatan pemain,”ungkap Cak Su.
Eks pelatih Persema Malang ini pantas khawatir, dengan adanya kabut asap itu dipastikan bakal memengaruhi kualitas udara dan kesehatan pemain. Sementara laga menghadapi Semen Padang sangat penting artinya bagi Laskar Wong Kito yang tengah berupaya memperbaiki posisi di papan klasemen sementara wilayah Barat.
Hasil imbang saat melawan Persija Jakarta di laga terakhir, diakui Cak Su telah meningkatkan motivasi pemainnya, untuk meraih hasil maksimal dalam kunjungan ke Padang kali ini. Karena itulah, dia berharap kondisi cuaca di Padang bisa berangsur membaik sebelum pertandingan dimulai.
''Kalau kabut asapnya memang sudah tidak terlalu tebal, tapi kalau kemarin-kemarin kabarnya cukup tebal. Tapi saya berharap, kondisi cuaca bisa kembali normal, agar persiapan kita bisa maksimal,”harapnya.
Dengan cara ini, dia berharap kebugaran para pemain tidak drop dan tetap terjaga. Barulah pagi hari ini, rencananya dia akan mengajak Asri Akbar dkk. untuk melakukan uji coba lapangan di Stadion H Agus Salim, Padang. Sekaligus latihan taktik dan strategi terakhir sebelum bertanding, Kamis (13/3).
Menurut arsitek yang akrab dipanggil Cak Su ini, selain terganggu dengan kabut asap, dirinya memang sengaja belum mengajak anak asuhnya untuk berlatih di lapangan sepakbola, karena masih dalam tahap conditioning dan pemulihan kondisi fisik dan stamina pemain usai pertandingan melawan Persija Jakarta (9/3) lalu.
''Para pemain hanya latihan ringan saja di lapangan futsal selama satu jam, untuk recovery kondisi fisik dan stamina mereka. Besok kita baru latihan dan sekaligus uji coba lapangan. Mudah-muhan kabut asap bisa berkurang, agar tidak mengganggu kondisi kesehatan pemain,”ungkap Cak Su.
Eks pelatih Persema Malang ini pantas khawatir, dengan adanya kabut asap itu dipastikan bakal memengaruhi kualitas udara dan kesehatan pemain. Sementara laga menghadapi Semen Padang sangat penting artinya bagi Laskar Wong Kito yang tengah berupaya memperbaiki posisi di papan klasemen sementara wilayah Barat.
Hasil imbang saat melawan Persija Jakarta di laga terakhir, diakui Cak Su telah meningkatkan motivasi pemainnya, untuk meraih hasil maksimal dalam kunjungan ke Padang kali ini. Karena itulah, dia berharap kondisi cuaca di Padang bisa berangsur membaik sebelum pertandingan dimulai.
''Kalau kabut asapnya memang sudah tidak terlalu tebal, tapi kalau kemarin-kemarin kabarnya cukup tebal. Tapi saya berharap, kondisi cuaca bisa kembali normal, agar persiapan kita bisa maksimal,”harapnya.
(aww)