Kalah telak, skuad Persepam dirombak
Rabu, 12 Maret 2014 - 18:09 WIB
Kalah telak, skuad Persepam dirombak
A
A
A
Sindonews.com - Persepam Madura United ingin melampiaskan kekecewaan saat gagal total di Lamongan. Usai digasak Persela Lamongan 3-0, Persepam mendapat kesempatan untuk bangkit saat menjamu Persebaya Surabaya, Jumat (14/3), di Gelora Bangkalan.
Persepam layak menabuh genderang perang sekencang mungkin demi memperoleh hasil maksimal di kandang. Maklum, sejauh ini tim berjuluk Sape Kerap mewarnai papan bawah klasemen Indonesia Super League (ISL) wilayah Timur dengan satu kemenangan.
Walau Persebaya bukan lawan yang ringan, Persepam bukan berarti tidak pantas diunggulkan. Kekalahan di Lamongan bukan parameter tim asuhan Daniel Roekito bakal lembek karena nyatanya mereka pernah menang di depan publik sendiri.
Pada Februari lalu, Persepam pernah mengalahkan PSM Makassar dan itu satu-satunya tripoin yang diperoleh dalam lima laga. Daniel Roekito sepakat jika dikatakan laga lawan Persebaya harus dioptimalkan terlepas dari kekalahan di Lamongan.
"Menghadapi tim sekelas Persebaya sangat dibutuhkan kerja keras. Saya ingin tim tidak lagi memikirkan kekalahan Lamongan karena ada pertandingan yang lebih penting. Ini kesempatan Persepam untuk kembali menang," ungkap Daniel Roekito dengan percaya diri.
Dia menginstruksikan pemain tidak keder menghadapi tim tetangga tersebut. Walau memiliki banyak pemain bintang, Daniel menyebut Persebaya masih kesulitan menemukan performa terbaik. Itu menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk memenangkan laga.
Eks pelatih Persik Kediri dan Arema Malang ini menyatakan sudah tidak asing dengan materi tim Persebaya. Daniel sekaligus merencanakan perubahan di timnya, walau tidak drastis agar bisa jauh lebih menjanjikan dibanding di Lamongan awal pekan lalu.
"Tentunya ada evaluasi dari kekalahan kemarin. Mungkin ada perubahan, walau tidak terlalu banyak mengubah format tim. Pastinya juga disesuaikan dengan kondisi lawan karena Persela dan Persebaya tentunya memiliki tipikal berbeda," beber pelatih berkumis tebal ini.
Produktivitas menjadi salah satu titik konsentrasi bagi tim yang baru dua musim berlaga di ISL. Selain tidak mampu memcetak satu gol pun di Lamongan, produktivitas di kandang juga masih irit jika melihat skor tipis 1-0 kala mengalahkan PSMMakassar.
Persepam layak menabuh genderang perang sekencang mungkin demi memperoleh hasil maksimal di kandang. Maklum, sejauh ini tim berjuluk Sape Kerap mewarnai papan bawah klasemen Indonesia Super League (ISL) wilayah Timur dengan satu kemenangan.
Walau Persebaya bukan lawan yang ringan, Persepam bukan berarti tidak pantas diunggulkan. Kekalahan di Lamongan bukan parameter tim asuhan Daniel Roekito bakal lembek karena nyatanya mereka pernah menang di depan publik sendiri.
Pada Februari lalu, Persepam pernah mengalahkan PSM Makassar dan itu satu-satunya tripoin yang diperoleh dalam lima laga. Daniel Roekito sepakat jika dikatakan laga lawan Persebaya harus dioptimalkan terlepas dari kekalahan di Lamongan.
"Menghadapi tim sekelas Persebaya sangat dibutuhkan kerja keras. Saya ingin tim tidak lagi memikirkan kekalahan Lamongan karena ada pertandingan yang lebih penting. Ini kesempatan Persepam untuk kembali menang," ungkap Daniel Roekito dengan percaya diri.
Dia menginstruksikan pemain tidak keder menghadapi tim tetangga tersebut. Walau memiliki banyak pemain bintang, Daniel menyebut Persebaya masih kesulitan menemukan performa terbaik. Itu menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk memenangkan laga.
Eks pelatih Persik Kediri dan Arema Malang ini menyatakan sudah tidak asing dengan materi tim Persebaya. Daniel sekaligus merencanakan perubahan di timnya, walau tidak drastis agar bisa jauh lebih menjanjikan dibanding di Lamongan awal pekan lalu.
"Tentunya ada evaluasi dari kekalahan kemarin. Mungkin ada perubahan, walau tidak terlalu banyak mengubah format tim. Pastinya juga disesuaikan dengan kondisi lawan karena Persela dan Persebaya tentunya memiliki tipikal berbeda," beber pelatih berkumis tebal ini.
Produktivitas menjadi salah satu titik konsentrasi bagi tim yang baru dua musim berlaga di ISL. Selain tidak mampu memcetak satu gol pun di Lamongan, produktivitas di kandang juga masih irit jika melihat skor tipis 1-0 kala mengalahkan PSMMakassar.
(aww)