Jakarta Pertamina Energi yakin kawinkan juara
Jum'at, 14 Maret 2014 - 00:49 WIB
Jakarta Pertamina Energi yakin kawinkan juara
A
A
A
Sindonews.com - Tim Jakarta Pertamina Energi bertekad siap mengawinkan gelar juara pada
kompetisi Bola Voli BSI Proliga 2014. Tim putra dan putri tuan rumah sangat yakin bisa menjadi juara saat di Istora Bung Karno, Jakarta 15 Maret nanti.
Tim putra Jakarta Pertamina Energi akan mendapatkan lawan sulit dengan menghadapi Surabaya Samator di final. Apalagi, mereka sempat mengalami hasil kurang baik saat menelan kekalahan dari lawannya di Banyuwangi, 8 Februari lalu. Meski memiliki modal kurang bagus, mereka tetap optimis merebut semua gelar.
Menurut Manager Jakarta Manager Pertamina Sofyan Yusuf, ini merupakan kesempatan timnya bisa mendapatkan dua gelar di dua nomor. Bahkan, jika mampu menjadi juara, maka mereka akan mencatatkan namanya dalam daftar juara dan sekaligus menyamakan prestasi Jakarta BNI yang pernah mengawinkan gelar pada 2005 dan 2010.
"Pertandingan final ini menjadi kesempatan kita yang terbaik. Kita memiliki mimpi menggabungkan gelar tim putra dan putri," kata Sofyan. "kita akan tampil full team di pertandingan nanti. Ryan sudah fit setelah mengalami cedera engkel saat bertanding di Bandung," sambungnya.
Hal tersebut sangat berbeda dengan Samator, yang sebelumnya telah tiga kali menggapai gelar juara pada 2004, 2007, dan 2009. Dengan hampir lima tahun, mereka ingin mengakhiri paceklik gelar. Apalagi, Samator merupakan tim yang konsisten dan tangguh pada kompetisi tahun ini.
Hal tersebut juga dikatakan Manager Samator Hadi Sampurno. Dia merasa pertandingan nanti akan berjalan ketat. Apalagi, Jakarta Pertaamina Energi tampil cukup baik di sepanjang laga menuju final. Namun, dengan bermodalkan kemenangan di Banyuwangi, memberikan nilai positif bagi Samator sebagai favorit juara.
Sedangkan itu, Manager Putri Jakarta Pertamina Energi Widi Wiyoso mengakui akan mendapatkan lawan berat dengan menghadapi finalis musim lalu, Manokwari Valeria Papua Barat. Bahkan, jika dilihat kedua tim ini sama-sama diperkuat para pemain terbaik yang ada di Indonesia. Apalagi, Pertamina merupakan perpaduan antara pemain timnas Indonesia dan Thailand.
Pertamina putri yang tidak pernah kalah di babak reguler, akhirnya ditumbangkan Valeria
di babak final four pertama di Bandung. Menariknya, Pertamina berhasil membalas kekalah mereka di Yogyakarta. Kekalahan itu menjadi satu-satunya bagi pertamina. Jadi, ini akan menjadi pertarungan yang ketat bagi kedua tim yang akan berjuang meraih gelar perdananya tersebut.
"Proliga ini menjadi satu proses kita untuk meraih kesuksesan. Sebelumnya, kita bisa meraih putaran pertama, kedua, dan final four sebagai juara. Jadi, kita ingin mengakhiri kompetisi ini dengan mempersembahkan gelar pertama," ujar Hadi.
kompetisi Bola Voli BSI Proliga 2014. Tim putra dan putri tuan rumah sangat yakin bisa menjadi juara saat di Istora Bung Karno, Jakarta 15 Maret nanti.
Tim putra Jakarta Pertamina Energi akan mendapatkan lawan sulit dengan menghadapi Surabaya Samator di final. Apalagi, mereka sempat mengalami hasil kurang baik saat menelan kekalahan dari lawannya di Banyuwangi, 8 Februari lalu. Meski memiliki modal kurang bagus, mereka tetap optimis merebut semua gelar.
Menurut Manager Jakarta Manager Pertamina Sofyan Yusuf, ini merupakan kesempatan timnya bisa mendapatkan dua gelar di dua nomor. Bahkan, jika mampu menjadi juara, maka mereka akan mencatatkan namanya dalam daftar juara dan sekaligus menyamakan prestasi Jakarta BNI yang pernah mengawinkan gelar pada 2005 dan 2010.
"Pertandingan final ini menjadi kesempatan kita yang terbaik. Kita memiliki mimpi menggabungkan gelar tim putra dan putri," kata Sofyan. "kita akan tampil full team di pertandingan nanti. Ryan sudah fit setelah mengalami cedera engkel saat bertanding di Bandung," sambungnya.
Hal tersebut sangat berbeda dengan Samator, yang sebelumnya telah tiga kali menggapai gelar juara pada 2004, 2007, dan 2009. Dengan hampir lima tahun, mereka ingin mengakhiri paceklik gelar. Apalagi, Samator merupakan tim yang konsisten dan tangguh pada kompetisi tahun ini.
Hal tersebut juga dikatakan Manager Samator Hadi Sampurno. Dia merasa pertandingan nanti akan berjalan ketat. Apalagi, Jakarta Pertaamina Energi tampil cukup baik di sepanjang laga menuju final. Namun, dengan bermodalkan kemenangan di Banyuwangi, memberikan nilai positif bagi Samator sebagai favorit juara.
Sedangkan itu, Manager Putri Jakarta Pertamina Energi Widi Wiyoso mengakui akan mendapatkan lawan berat dengan menghadapi finalis musim lalu, Manokwari Valeria Papua Barat. Bahkan, jika dilihat kedua tim ini sama-sama diperkuat para pemain terbaik yang ada di Indonesia. Apalagi, Pertamina merupakan perpaduan antara pemain timnas Indonesia dan Thailand.
Pertamina putri yang tidak pernah kalah di babak reguler, akhirnya ditumbangkan Valeria
di babak final four pertama di Bandung. Menariknya, Pertamina berhasil membalas kekalah mereka di Yogyakarta. Kekalahan itu menjadi satu-satunya bagi pertamina. Jadi, ini akan menjadi pertarungan yang ketat bagi kedua tim yang akan berjuang meraih gelar perdananya tersebut.
"Proliga ini menjadi satu proses kita untuk meraih kesuksesan. Sebelumnya, kita bisa meraih putaran pertama, kedua, dan final four sebagai juara. Jadi, kita ingin mengakhiri kompetisi ini dengan mempersembahkan gelar pertama," ujar Hadi.
(aww)