Kasus Hoeness buat Guardiola sedih
Sabtu, 15 Maret 2014 - 13:23 WIB
Kasus Hoeness buat Guardiola sedih
A
A
A
Sindonews.com – Kasus hukum yang menimpa presiden Bayern Uli Hoeness cukup mengejutkan publik tak terkecuali sang pelatih Bayern, Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu pun mengungkapkan perasaan sedihnya atas kasus yang menimpa Hoeness.
Hoeness terbukti bersalah telah menggelapkan pajak sebesar 27,2 juta euro. Pengadilan Jerman pun akhirnya menjatuhkan hukuman penjara selama 3,5 tahun kepada pria berusia 62 tahun itu.
Sementara itu Hoeness dikabarkan tak akan mengajukan banding atas hukuman tersebut.Namun, kasus tersebut akhirnya membuat mantan pemain Jerman itu memutuskan bakal mengundurkan
diri dari jabatannya sebagai presiden Bayern. Keputusan tersebut cukup disesalkan oleh Guardiola.
“Hari ini bukan hari yang mudah untuk saya. Saya di sini baru sembilan bulan. Saya berharap bahasa Jerman saya lebih baik lagi sehingga bisa mengekspresikan perasaan saya secara jelas. Uli Hoeness sangat penting untuk klub ini,” ungkap Guardiola seperti dikutip Goal, Sabtu (15/3).
“Klub ini merupakan salah satu klub terbesar di dunia. Itu tak akan terjadi tanpa dia. Dia layak mendapatkan rasa hormat dari kami. Ini adalah periode singkat dimana saya berkerja dengan dia secara luar biasa. Saya berharap dia akan kembali datang dan mendukung kami,” pungkasnya.
Hoeness merupakan salah satu sosok yang telah memainkan peran penting dalam mengubah klub Jerman tersebut. Selama menjabat sebagai presiden tim, dia telah membawa The Bavarians memenangi Liga Champions dan menjadi salah satu klub paling sukses di Eropa.
Hoeness terbukti bersalah telah menggelapkan pajak sebesar 27,2 juta euro. Pengadilan Jerman pun akhirnya menjatuhkan hukuman penjara selama 3,5 tahun kepada pria berusia 62 tahun itu.
Sementara itu Hoeness dikabarkan tak akan mengajukan banding atas hukuman tersebut.Namun, kasus tersebut akhirnya membuat mantan pemain Jerman itu memutuskan bakal mengundurkan
diri dari jabatannya sebagai presiden Bayern. Keputusan tersebut cukup disesalkan oleh Guardiola.
“Hari ini bukan hari yang mudah untuk saya. Saya di sini baru sembilan bulan. Saya berharap bahasa Jerman saya lebih baik lagi sehingga bisa mengekspresikan perasaan saya secara jelas. Uli Hoeness sangat penting untuk klub ini,” ungkap Guardiola seperti dikutip Goal, Sabtu (15/3).
“Klub ini merupakan salah satu klub terbesar di dunia. Itu tak akan terjadi tanpa dia. Dia layak mendapatkan rasa hormat dari kami. Ini adalah periode singkat dimana saya berkerja dengan dia secara luar biasa. Saya berharap dia akan kembali datang dan mendukung kami,” pungkasnya.
Hoeness merupakan salah satu sosok yang telah memainkan peran penting dalam mengubah klub Jerman tersebut. Selama menjabat sebagai presiden tim, dia telah membawa The Bavarians memenangi Liga Champions dan menjadi salah satu klub paling sukses di Eropa.
(wbs)