SFC pangkas liburan Lancine Kone cs
Senin, 17 Maret 2014 - 12:59 WIB
SFC pangkas liburan Lancine Kone cs
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen Sriwijaya FC telah menyiapkan sejumlah agenda untuk mengisi jeda kompetisi Indonesia Super League (ISL). Mulai dari pemusatan latihan dan beberapa kali rangkaian uji coba dengan klub lokal.
Rencananya, para penggawa Laskar Wong Kito akan menggelar pemusatan latihan di Muara Enim, tepatnya di kawasan salah satu sponsor SFC, PT. Bukit Asam (PTBA). Karena itulah, manajemen klub akhirnya memangkas masa liburan Lancine Kone dkk.
Jika sebelumnya para pemain SFC mendapat jatah libur 10 hari usai meladeni Semen Padang, Kamis (13/3) lalu. Kini mereka diwajibkan kumpul kembali di Palembang Kamis (20/3). Artinya, Erol Iba dkk. hanya mendapatkan libur selama sepekan saja.
Dengan cara ini, diharapkan para pemain bisa lebih siap saat melakoni tiga pertandingan terakhir putaran pertama ISL wilayah Barat. Mulai dari Barito Putera (13/4), Persita Tangerang (22/4) di kandang dan Persik Kediri (26/4) tandang.
Sehingga, pada akhir putaran pertama posisi SFC bisa tetap bertahan dijajaran papan atas klasemen sementara. Itupun dengan syarat, tiga pertandingan tersebut bisa disapu bersih dengan raihan kemenangan.
"Libur pemain memang diperpendek menjadi satu pekan saja. Hal ini kita lakukan agar tim bisa lebih siap dan semakin kompak lagi. Karena dari hasil evaluasi yang kita lakukan, masih banyak yang mesti kita benahi dalam tim sebelum menghadapi pertandingan selanjutnya menghadapi Barito Putera (13/4) mendatang,"ungkap Asisten Manajer SFC Muchendi Mahzareki.
Selain faktor nonteknis, kekalahan SFC atas Semen Padang dinilai masih meninggalkan banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Terutama dilini belakang yang masih belum solid. Apalagi Barito Putra merupakan salah satu tim yang sangat sulit ditaklukkan oleh tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan.
Dengan persiapan matang, diharapkan Laskar Wong kito bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan bisa menghilangkan tren buruk setiap berharapan dengan tim yang kini menghuni posisi kedua terbawah papan klasemen sementara wilayah barat itu. Musim lalu, SFC hanya mampu unggul tipis 3-2 atas tim asuhan Pelatih Salahuddin itu kala bermain di kandang.
Sementara saat bermain tandang, Barito Putera secara mengejutkan berhasil menggunduli SFC dengan skor telak 1-6. Sejak itu, Laskar Wong Kito seperti kalah mental saat berhadapan dengan tim asal Kalimantan itu.
Hal itu terlihat saat kedua tim berhadapan di babak delapan besar Inter Island Cup (IIC) 2014 lalu, saat itu gawang SFC yang dijaga Celsius Gebze dibobol empat kali oleh para penyerang tim berjuluk Laskar Antasari itu.
Bukan hanya itu, para pemain SFC juga bertumbangan usai menghadapi Barito dan harus mendapatkan perawatan medis usai mendapatkan cedera serius, seperti Maman Abdulrahman, M Hamzah hingga Lancine Kone yang mengalami luka dijempol kanannya, akibat diinjak oleh Abanda Herman. ''Kita sudah memberitahu pemain mengenai perubahan masa libur itu dan semua pemain memahaminya,”lanjut Bung Endi, sapaan akrab Muchendi Mahzareki.
Pelatih SFC Subangkit mengatakan dirinya telah mendapatkan informasi mengenai perubahan masa libur jeda kompetisi dari pihak manajemen klub. Bagi dia, hal itu tidak menjadi masalah dan justru sangat baik untuk kesiapan tim.
''Manajemen pasti memiliki pertimbangan sendiri sehingga menginginkan agar para pemain secepatnya kembali berkumpul di Palembang. Apalagi rencananya tim akan melakukan TC dan serangkaian uji coba dengan klub lokal,”pungkasnya.
Rencananya, para penggawa Laskar Wong Kito akan menggelar pemusatan latihan di Muara Enim, tepatnya di kawasan salah satu sponsor SFC, PT. Bukit Asam (PTBA). Karena itulah, manajemen klub akhirnya memangkas masa liburan Lancine Kone dkk.
Jika sebelumnya para pemain SFC mendapat jatah libur 10 hari usai meladeni Semen Padang, Kamis (13/3) lalu. Kini mereka diwajibkan kumpul kembali di Palembang Kamis (20/3). Artinya, Erol Iba dkk. hanya mendapatkan libur selama sepekan saja.
Dengan cara ini, diharapkan para pemain bisa lebih siap saat melakoni tiga pertandingan terakhir putaran pertama ISL wilayah Barat. Mulai dari Barito Putera (13/4), Persita Tangerang (22/4) di kandang dan Persik Kediri (26/4) tandang.
Sehingga, pada akhir putaran pertama posisi SFC bisa tetap bertahan dijajaran papan atas klasemen sementara. Itupun dengan syarat, tiga pertandingan tersebut bisa disapu bersih dengan raihan kemenangan.
"Libur pemain memang diperpendek menjadi satu pekan saja. Hal ini kita lakukan agar tim bisa lebih siap dan semakin kompak lagi. Karena dari hasil evaluasi yang kita lakukan, masih banyak yang mesti kita benahi dalam tim sebelum menghadapi pertandingan selanjutnya menghadapi Barito Putera (13/4) mendatang,"ungkap Asisten Manajer SFC Muchendi Mahzareki.
Selain faktor nonteknis, kekalahan SFC atas Semen Padang dinilai masih meninggalkan banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Terutama dilini belakang yang masih belum solid. Apalagi Barito Putra merupakan salah satu tim yang sangat sulit ditaklukkan oleh tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan.
Dengan persiapan matang, diharapkan Laskar Wong kito bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan bisa menghilangkan tren buruk setiap berharapan dengan tim yang kini menghuni posisi kedua terbawah papan klasemen sementara wilayah barat itu. Musim lalu, SFC hanya mampu unggul tipis 3-2 atas tim asuhan Pelatih Salahuddin itu kala bermain di kandang.
Sementara saat bermain tandang, Barito Putera secara mengejutkan berhasil menggunduli SFC dengan skor telak 1-6. Sejak itu, Laskar Wong Kito seperti kalah mental saat berhadapan dengan tim asal Kalimantan itu.
Hal itu terlihat saat kedua tim berhadapan di babak delapan besar Inter Island Cup (IIC) 2014 lalu, saat itu gawang SFC yang dijaga Celsius Gebze dibobol empat kali oleh para penyerang tim berjuluk Laskar Antasari itu.
Bukan hanya itu, para pemain SFC juga bertumbangan usai menghadapi Barito dan harus mendapatkan perawatan medis usai mendapatkan cedera serius, seperti Maman Abdulrahman, M Hamzah hingga Lancine Kone yang mengalami luka dijempol kanannya, akibat diinjak oleh Abanda Herman. ''Kita sudah memberitahu pemain mengenai perubahan masa libur itu dan semua pemain memahaminya,”lanjut Bung Endi, sapaan akrab Muchendi Mahzareki.
Pelatih SFC Subangkit mengatakan dirinya telah mendapatkan informasi mengenai perubahan masa libur jeda kompetisi dari pihak manajemen klub. Bagi dia, hal itu tidak menjadi masalah dan justru sangat baik untuk kesiapan tim.
''Manajemen pasti memiliki pertimbangan sendiri sehingga menginginkan agar para pemain secepatnya kembali berkumpul di Palembang. Apalagi rencananya tim akan melakukan TC dan serangkaian uji coba dengan klub lokal,”pungkasnya.
(aww)