Pemain lokal mudik, legiun asing urus Kitas
Senin, 17 Maret 2014 - 13:30 WIB
Pemain lokal mudik, legiun asing urus Kitas
A
A
A
Sindonews.com - Masa libur jeda kompetisi dimanfaatkan para pemain lokal Sriwijaya FC untuk pulang ke kampung halaman. Tetapi kondisi itu tidak berlaku bagi empat pemain asing yang dimiliki SFC.
Mereka lebih memilih untuk menghabiskan waktu liburan di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia sembari mengurus Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas). Ya, setelah menghadapi Semen Padang, Lancine Kone, Frank Oliver Ongfiang, Abdoulaye Aziz Yousouf Maiga, dan Vali Khorsandipish Kenari telah meminta izin kepada manajemen klub untuk mengurus Kitas-nya masing-masing.
Dari keempat pemain itu, tiga di antaranya bakal mengurus Kitasnya di Singapura, hanya Vali Khorsandipish Kenari sendiri yang berangkat ke Malaysia. Karena memang sejak berkarier di Indonesia pemain yang juga merupakan seorang pengacara ini mendapatkan Kitas di Malaysia.
Manajer Tim SFC, Robert Heri mengatakan, dari keeempat pemain itu hanya Vali saja yang saat ini sudah pergi meninggalkan Palembang dan sudah bertolak ke Malaysia selepas SFC menghadapi Semen Padang, Kamis (13/3/2014) lalu.
Sedangkan ketiga pemain lainnya sebelum berangkat ke Singapura, mereka kembali ke Palembang lebih dulu. Karena itulah, disaat para pemain lain beserta tiga legiun asing lainnya memilih pulang melalui jalur darat menggunakan bus pastiwisata. Vali lebih memilih untuk sabar menunggu sampai adanya pemberitahuan dari pihak bandara memberikan izin terbang.
''Ya, Vali saat di Padang kemarin memilih memunggu di bandara Padang dan tidak ikut serta dengan pemain lain pulang ke Palembang mengguakan bus pariwisata,”jelasnya.
Robert melanjutkan, masa berlaku Kitas Vali memang sudah hampir mendekati masa deadline, sehingga mantan pemain Persiwa Wamena itu harus buru-buru keluar dari Indonesia, jika tidak mau dianggap sebagai pekerja asing ilegal.
''Setelah pesawat bisa kembali terbang, Vali langsung ke Jakarta dan melanjutkan ke Malaysia karena waktunya harus cepat,” terang Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pemprov Sumsel itu.
Sementara untuk tiga pemain asing lainnya, Robert meminta agar kembali ke Palembang dulu baru mengurus KITAS ke Singapura. Apalagi masih ada waktu sekitar satu bulan lagi bagi Kone, Ongfiang dan Aziz, untuk memenuhi semua kelengkapan yang diperlukan.
Akan tetapi Robert yakin, pernyelesaian Kitas keempat pemain asing SFC tidak akan berlangsung lama. ''Karena statusnya hanya perpanjangan saja, jadi kita harap mereka bisa cepat kembali untuk bergabung bersama tim jika sudah selesai,” harapnya.
Mereka lebih memilih untuk menghabiskan waktu liburan di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia sembari mengurus Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas). Ya, setelah menghadapi Semen Padang, Lancine Kone, Frank Oliver Ongfiang, Abdoulaye Aziz Yousouf Maiga, dan Vali Khorsandipish Kenari telah meminta izin kepada manajemen klub untuk mengurus Kitas-nya masing-masing.
Dari keempat pemain itu, tiga di antaranya bakal mengurus Kitasnya di Singapura, hanya Vali Khorsandipish Kenari sendiri yang berangkat ke Malaysia. Karena memang sejak berkarier di Indonesia pemain yang juga merupakan seorang pengacara ini mendapatkan Kitas di Malaysia.
Manajer Tim SFC, Robert Heri mengatakan, dari keeempat pemain itu hanya Vali saja yang saat ini sudah pergi meninggalkan Palembang dan sudah bertolak ke Malaysia selepas SFC menghadapi Semen Padang, Kamis (13/3/2014) lalu.
Sedangkan ketiga pemain lainnya sebelum berangkat ke Singapura, mereka kembali ke Palembang lebih dulu. Karena itulah, disaat para pemain lain beserta tiga legiun asing lainnya memilih pulang melalui jalur darat menggunakan bus pastiwisata. Vali lebih memilih untuk sabar menunggu sampai adanya pemberitahuan dari pihak bandara memberikan izin terbang.
''Ya, Vali saat di Padang kemarin memilih memunggu di bandara Padang dan tidak ikut serta dengan pemain lain pulang ke Palembang mengguakan bus pariwisata,”jelasnya.
Robert melanjutkan, masa berlaku Kitas Vali memang sudah hampir mendekati masa deadline, sehingga mantan pemain Persiwa Wamena itu harus buru-buru keluar dari Indonesia, jika tidak mau dianggap sebagai pekerja asing ilegal.
''Setelah pesawat bisa kembali terbang, Vali langsung ke Jakarta dan melanjutkan ke Malaysia karena waktunya harus cepat,” terang Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pemprov Sumsel itu.
Sementara untuk tiga pemain asing lainnya, Robert meminta agar kembali ke Palembang dulu baru mengurus KITAS ke Singapura. Apalagi masih ada waktu sekitar satu bulan lagi bagi Kone, Ongfiang dan Aziz, untuk memenuhi semua kelengkapan yang diperlukan.
Akan tetapi Robert yakin, pernyelesaian Kitas keempat pemain asing SFC tidak akan berlangsung lama. ''Karena statusnya hanya perpanjangan saja, jadi kita harap mereka bisa cepat kembali untuk bergabung bersama tim jika sudah selesai,” harapnya.
(aww)