Dedi pilihan utama pengawal Laskar Kalinyamat
Senin, 17 Maret 2014 - 15:35 WIB
Dedi pilihan utama pengawal Laskar Kalinyamat
A
A
A
Sindonewscom - Benteng terakhir di mistar gawang Persijap Jepara saat ini dipercayakan kepada Dedi Hariyanto. Dari enam laga yang telah dilalui Laskar Kalinyamat di Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah Barat, mantan pemain Persebaya 1927 itu lebih mendominasi menjadi pemain utama.
Dia mengalahkan Danang Wihatmoko, pemain sangat berpengalaman yang sudah beberapa musim membela Persijap. Danang tercatat sudah memperkuat Persijap di era pelatih Yudi Suryata, alm Junaidi (Bang Jun), sebelum berpindah ke Persiba Balikpapan pada 2012 dan akhirnya kembali lagi pada musim 2013 sampai sekarang.
Namun, Danang yang biasa menjadi pemain inti, justru tersingkir. Secara jam terbang, sebenarnya Danang lebih berpengalaman. Dia hanya diturunkan sekali saat Persijap bertandang ke markas Persegres Gresik United, pada 6 Februari lalu.
Dedi sendiri bukan wajah baru bagi publik Jepara. Pemain ini pernah memperkuat Persijap di era pelatih Riono Asnan 2011-2012. Namun, dia hengkang ke Persikabo Kabupaten Bogor, kemudian ke Persebaya IPL musim 2013. Saat membela Persijap Jepara, Dedi waktu itu masih menjadi kiper cadangan, karena yang menjadi kiper utama adalah Danang Wihatmoko.
Berbeda dulu dan sekarang. Kini, Dedi lebih dipercaya menjadi kiper utama. Kendati, secara statistik kemasukan bola, Persijap memang mengukir catatan buruk, karena sudah kemasukan 12 gol, dari 6 kali pertandingan.
Kekalahan telak Persijap Jepara kala bertandang ke Arema Cronous, pada laga perdana ISL dengan kedudukan 4-1 dan Persegres Gresik United 3-2. Namun demikian, tidak semuanya merupakan kesalahan dari penjaga gawang. Masalah konsentrasi menjadi masalah utama yang lambat laun sudah mulai diperbaiki oleh pemain.
Pelatih Persijap Raja Isa menegaskan selama ini pihaknya tetap memprioritaskan putra daerah untuk memperkuat tim yang diasuhnya. Namun demikian, dirinya tetap akan realistis melihat performa masing-masing pemain, siapa yang layak menjadi pemain inti dan cadangan. ''Untuk saat ini, dia (Danang Wihatmoko) masih kalah dari Dedi. Tim ini tetap akan kami buat senyaman mungkin antar pemain,” tandas Raja Isa.
Persijap memiliki tiga pemain untuk posisi kiper. Selain Danang Wihatmoko dan Dedi Hariyanto, ada Dimas Galih yang beberapa waktu lalu mengikuti seleksi tim nasional (Timnas) U-23, yang diasuh oleh Aji Santoso. Dimas ini juga menjadi ancaman serius Danang Wihatmoko karena performanya saat diturunkan dalam laga pramusim Inter Islan Cup (IIC) cukup bagus.
Dia mengalahkan Danang Wihatmoko, pemain sangat berpengalaman yang sudah beberapa musim membela Persijap. Danang tercatat sudah memperkuat Persijap di era pelatih Yudi Suryata, alm Junaidi (Bang Jun), sebelum berpindah ke Persiba Balikpapan pada 2012 dan akhirnya kembali lagi pada musim 2013 sampai sekarang.
Namun, Danang yang biasa menjadi pemain inti, justru tersingkir. Secara jam terbang, sebenarnya Danang lebih berpengalaman. Dia hanya diturunkan sekali saat Persijap bertandang ke markas Persegres Gresik United, pada 6 Februari lalu.
Dedi sendiri bukan wajah baru bagi publik Jepara. Pemain ini pernah memperkuat Persijap di era pelatih Riono Asnan 2011-2012. Namun, dia hengkang ke Persikabo Kabupaten Bogor, kemudian ke Persebaya IPL musim 2013. Saat membela Persijap Jepara, Dedi waktu itu masih menjadi kiper cadangan, karena yang menjadi kiper utama adalah Danang Wihatmoko.
Berbeda dulu dan sekarang. Kini, Dedi lebih dipercaya menjadi kiper utama. Kendati, secara statistik kemasukan bola, Persijap memang mengukir catatan buruk, karena sudah kemasukan 12 gol, dari 6 kali pertandingan.
Kekalahan telak Persijap Jepara kala bertandang ke Arema Cronous, pada laga perdana ISL dengan kedudukan 4-1 dan Persegres Gresik United 3-2. Namun demikian, tidak semuanya merupakan kesalahan dari penjaga gawang. Masalah konsentrasi menjadi masalah utama yang lambat laun sudah mulai diperbaiki oleh pemain.
Pelatih Persijap Raja Isa menegaskan selama ini pihaknya tetap memprioritaskan putra daerah untuk memperkuat tim yang diasuhnya. Namun demikian, dirinya tetap akan realistis melihat performa masing-masing pemain, siapa yang layak menjadi pemain inti dan cadangan. ''Untuk saat ini, dia (Danang Wihatmoko) masih kalah dari Dedi. Tim ini tetap akan kami buat senyaman mungkin antar pemain,” tandas Raja Isa.
Persijap memiliki tiga pemain untuk posisi kiper. Selain Danang Wihatmoko dan Dedi Hariyanto, ada Dimas Galih yang beberapa waktu lalu mengikuti seleksi tim nasional (Timnas) U-23, yang diasuh oleh Aji Santoso. Dimas ini juga menjadi ancaman serius Danang Wihatmoko karena performanya saat diturunkan dalam laga pramusim Inter Islan Cup (IIC) cukup bagus.
(aww)