Top skor ISL U-21 bertekad puaskan pelatih Timnas U-23
Rabu, 19 Maret 2014 - 06:26 WIB
Top skor ISL U-21 bertekad puaskan pelatih Timnas U-23
A
A
A
Sindonews.com - Kekhawatiran Sriwijaya FC satu dari dua bintang muda Sriwijaya FC mendapatkan panggilan dari Badan Tim Nasional (BTN), untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) tahap II, Tim Nasional Indonesia U-23 yang akan digelar 20 Maret-6 April mendatang.
Ya, tanpa disangka-sangka teryata hanya Rizky Dwi Ramadhana yang sudah mendapatkan panggilan untuk mengikuti seleksi tahap II, dari jajaran pelatih tim Garuda Muda yang dipimpin oleh Aji Santoso. Sedangkan Hapit Ibrahim, hingga kemaring siang masih belum mendapatkan panggilan.
Padahal, Eky, panggilan akrabnya, sama sekali tidak diturunkan pada saat laga uji coba menghadapi Tim Nasional U-21 Malaysia belum lama ini. Tak ayal, pangggilan itu membuatnya sempat kaget dan terkejut.
Namun terlepas dari itu, jeboloan Sekolan Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini mengaku senang dan bahagia serta bangga dirinya bisa kembali mendapatkan kesempatan untuk berkiprah bersama tim Merah Putih.
''Saya ditelepon sekitar jam setengah satu tadi (Selasa) siang. Terus terang saya cukup terkejut, saat menerima telepon yang memberitahu bahwa saya kembali dipanggil untuk mengikuti pelatnas tahap II Timnas U-23. Apalagi pada saat uji coba saya tidak diturunkan sama sekali oleh pelatih,”ungkap top skor Indonesia Super League (ISL) U-21 musim lalu dengan sembilan gol ini.
Rencananya, hari ini Eky akan berangkat menuju Yogyakarta dan berkumpul dengan para pemain lainnya. Pada kesempatan keduanya ini, dia bertekad untuk tampil lebih baik lagi, sehingga dirinya bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih Aji Santoso. Dukungan dan doa dari kedua orang tuanya akan menjadi spirit tambahan bagi dia untuk mengeluarkan seluruh kemapuan terbaiknya.
Setelah mendapatkan kepastiaan bahwa dirinya kembali dipanaggil, orang pertama yang diberitahunya selain orang tua tidak lain yakni pelatih Subangkit serta manajemen klub SFC.''Pada kesempatan kedua ini, Eky bertekad akan memberikan yang lebih dari saat pelatnas pertama kemarin. Mungkin kemarin saya belum maksimal, sehingga masih diragukan oleh pelatih,”tekadnya.
Sementara itu, di luar dugaan Hapit Ibrahim justru belum mendapatkan panggilan dari BTN. Padahal, Hapit merupakan salah satu pemain yang mendapatkan kesempatan tampil memperlihatkan kemampuannya saat uji coba melawan Timnas U-21 Malaysia. Dia tampil menggantikan peran Rizky Pellu.
Meski merasa kecewa, tapi dia tetap berusaha sabar dan membesarkan hati. Hal ini akan dijadikannya pelajaran, bahwa dirinya tidak boleh cepat puas dengan kondisi yang ada dan tetap harus berusaha lebih maksimal lagi.''Ya, sampai sekarang saya belum mendapatkan telepon dari BTN. Tapi kalau memang rezeki saya tidak akan ke mana,”ucapnya.
Timnas Indonesia U-23 sendiri rencananya akan melanjutkan uji coba internasional menghadapi Timnas Filipina U-23 dan Maladewa U-23. Rencananya, pada Pelatnas tahap II ini tim pelatih akan memanggil 26 pemain hasil pemantauan terbaru dari berbagai daerah.
Dari jumlah tersebut, 40 persen merupakan pemain baru. Sedangkan sisanya merupakan pemain yang telah dipanggil dan dimainkan saat berujicoba melawan Timnas Malaysia U-21 berapa waktu lalu. Tim ini akan diseleksi kemudian dimatangkan untuk bisa meraih prestasi pada ajang Asian Games XVII di Incheon, Korea Selatan.
Diharapkan, dari uji coba menghadapi Filipina dan Maladewa akan membantu pelatih Aji Santoso dalam menentukan pemain yang akan dipilih. Menurut rencana, dua pertandingan itu akan digelar pada 26 Maret dan 29 Maret mendatang di Solo.
Ya, tanpa disangka-sangka teryata hanya Rizky Dwi Ramadhana yang sudah mendapatkan panggilan untuk mengikuti seleksi tahap II, dari jajaran pelatih tim Garuda Muda yang dipimpin oleh Aji Santoso. Sedangkan Hapit Ibrahim, hingga kemaring siang masih belum mendapatkan panggilan.
Padahal, Eky, panggilan akrabnya, sama sekali tidak diturunkan pada saat laga uji coba menghadapi Tim Nasional U-21 Malaysia belum lama ini. Tak ayal, pangggilan itu membuatnya sempat kaget dan terkejut.
Namun terlepas dari itu, jeboloan Sekolan Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini mengaku senang dan bahagia serta bangga dirinya bisa kembali mendapatkan kesempatan untuk berkiprah bersama tim Merah Putih.
''Saya ditelepon sekitar jam setengah satu tadi (Selasa) siang. Terus terang saya cukup terkejut, saat menerima telepon yang memberitahu bahwa saya kembali dipanggil untuk mengikuti pelatnas tahap II Timnas U-23. Apalagi pada saat uji coba saya tidak diturunkan sama sekali oleh pelatih,”ungkap top skor Indonesia Super League (ISL) U-21 musim lalu dengan sembilan gol ini.
Rencananya, hari ini Eky akan berangkat menuju Yogyakarta dan berkumpul dengan para pemain lainnya. Pada kesempatan keduanya ini, dia bertekad untuk tampil lebih baik lagi, sehingga dirinya bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih Aji Santoso. Dukungan dan doa dari kedua orang tuanya akan menjadi spirit tambahan bagi dia untuk mengeluarkan seluruh kemapuan terbaiknya.
Setelah mendapatkan kepastiaan bahwa dirinya kembali dipanaggil, orang pertama yang diberitahunya selain orang tua tidak lain yakni pelatih Subangkit serta manajemen klub SFC.''Pada kesempatan kedua ini, Eky bertekad akan memberikan yang lebih dari saat pelatnas pertama kemarin. Mungkin kemarin saya belum maksimal, sehingga masih diragukan oleh pelatih,”tekadnya.
Sementara itu, di luar dugaan Hapit Ibrahim justru belum mendapatkan panggilan dari BTN. Padahal, Hapit merupakan salah satu pemain yang mendapatkan kesempatan tampil memperlihatkan kemampuannya saat uji coba melawan Timnas U-21 Malaysia. Dia tampil menggantikan peran Rizky Pellu.
Meski merasa kecewa, tapi dia tetap berusaha sabar dan membesarkan hati. Hal ini akan dijadikannya pelajaran, bahwa dirinya tidak boleh cepat puas dengan kondisi yang ada dan tetap harus berusaha lebih maksimal lagi.''Ya, sampai sekarang saya belum mendapatkan telepon dari BTN. Tapi kalau memang rezeki saya tidak akan ke mana,”ucapnya.
Timnas Indonesia U-23 sendiri rencananya akan melanjutkan uji coba internasional menghadapi Timnas Filipina U-23 dan Maladewa U-23. Rencananya, pada Pelatnas tahap II ini tim pelatih akan memanggil 26 pemain hasil pemantauan terbaru dari berbagai daerah.
Dari jumlah tersebut, 40 persen merupakan pemain baru. Sedangkan sisanya merupakan pemain yang telah dipanggil dan dimainkan saat berujicoba melawan Timnas Malaysia U-21 berapa waktu lalu. Tim ini akan diseleksi kemudian dimatangkan untuk bisa meraih prestasi pada ajang Asian Games XVII di Incheon, Korea Selatan.
Diharapkan, dari uji coba menghadapi Filipina dan Maladewa akan membantu pelatih Aji Santoso dalam menentukan pemain yang akan dipilih. Menurut rencana, dua pertandingan itu akan digelar pada 26 Maret dan 29 Maret mendatang di Solo.
(aww)