Maldini sebut Milan sudah hancur
Selasa, 18 Maret 2014 - 20:52 WIB
Maldini sebut Milan sudah hancur
A
A
A
Sindonews.com - Legenda AC Milan, Paolo Maldini turut angkat bicara terkait kinerja buruk skuat berjuluk I Rossonerri sejak awal musim yang membuat mereka terlempar dari sepuluh besar di klasemen sementara Serie A. Maldini yakin kerja keras yang telah dibangun oleh para legenda Milan dalam 10 tahun terakhir sudah hancur.
"Saya menyaksikan pertandingan mereka ketika melawan Parma, hingga ketika disingkirkan Atletico Madrid dan hampir semua pertandingan mereka selama dua tahun terakhir. Di dalam diriku ada kemarahan dan kekecewaan, bukan karena Milan di posisi 11. Tapi karena mereka telah membuang sia-sia kerja keras selama satu dekade," tegas Maldini kesal seperti dilansir Soccerway, Selasa (18/3).
Maldini sendiri bisa dikatakan sebagai legenda hidup Milan setelah menyumbangkan lima gelar Liga Champions, serta tujuh trofi Serie A sepanjang karirnya bersama I Rossonerri. Milan yang terpuruk mencoba mendatangkan Clarence Seedorf yang tidak lain mantan rekan Maldini untuk menggantikan Massimiliano Allegri sebagai juru taktik klub yang bermarkas di San Siro itu.
Sayang kegagalan pelatih asal Belanda itu gagal memicu kebangkitan Milan dengan kekalahan beruntun di tiga laga terakhir, termasuk ketika dipermalukan Parma 4-2 di depan publik San Siro -kandang Milan-. Milan juga harus tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 5-1 oleh wakil La Liga Spanyol, Atletico Madrid.
"Bagi saya ini sangat buruk. Milan memiliki sejarah hebat yang dibangun oleh para pemain hebat. Saya tahun ada banyak yang harus dilakukan untuk mendapatkan kemenangan. Melihat semuanya hancur membuat saya gila. Anda harus membeli pemain dengan skill bagus, bukan hanya pemain gratis serta masalah struktural harus dibenahi," tandasnya.
"Saya menyaksikan pertandingan mereka ketika melawan Parma, hingga ketika disingkirkan Atletico Madrid dan hampir semua pertandingan mereka selama dua tahun terakhir. Di dalam diriku ada kemarahan dan kekecewaan, bukan karena Milan di posisi 11. Tapi karena mereka telah membuang sia-sia kerja keras selama satu dekade," tegas Maldini kesal seperti dilansir Soccerway, Selasa (18/3).
Maldini sendiri bisa dikatakan sebagai legenda hidup Milan setelah menyumbangkan lima gelar Liga Champions, serta tujuh trofi Serie A sepanjang karirnya bersama I Rossonerri. Milan yang terpuruk mencoba mendatangkan Clarence Seedorf yang tidak lain mantan rekan Maldini untuk menggantikan Massimiliano Allegri sebagai juru taktik klub yang bermarkas di San Siro itu.
Sayang kegagalan pelatih asal Belanda itu gagal memicu kebangkitan Milan dengan kekalahan beruntun di tiga laga terakhir, termasuk ketika dipermalukan Parma 4-2 di depan publik San Siro -kandang Milan-. Milan juga harus tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 5-1 oleh wakil La Liga Spanyol, Atletico Madrid.
"Bagi saya ini sangat buruk. Milan memiliki sejarah hebat yang dibangun oleh para pemain hebat. Saya tahun ada banyak yang harus dilakukan untuk mendapatkan kemenangan. Melihat semuanya hancur membuat saya gila. Anda harus membeli pemain dengan skill bagus, bukan hanya pemain gratis serta masalah struktural harus dibenahi," tandasnya.
(akr)