Kesempatan kedua pemain muda terbaik ISL di Timnas U-23
Kamis, 20 Maret 2014 - 13:04 WIB
Kesempatan kedua pemain muda terbaik ISL di Timnas U-23
A
A
A
Sindonews.com - Syakir Sulaiman mendapatkan kesempatan kedua mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Tim Nasional U-23. Ya, selain Rizky Dwi Ramadhana, Sriwijaya FC menyumbang satu pemain lagi untuk mengikuti training camp (TC) tahap II di Yogyakarta, 20 Maret-6 April nanti.
Tahun lalu, nama pemain muda terbaik Indonesia Super League (ISL) itu sempat masuk daftar panggil saat masih di bawah komando pelatih Rahmad Darmawan. Sayangnya, namanya akhirnya dicoret dan tidak masuk menjadi salah satu pemain yang dibawa oleh RD ke SEA Games 2013.
Kini setelah tampuk pimpinan jajaran pelatih tim Garuda Muda diambil alih Aji Santoso, yang kala itu menjabat sebagai asisten pelatih, Syakir diberi peluang memperlihatkan kualitas terbaiknya. Sehingga dirinya bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih, saat timnas Indonesia melakukan uji coba internasional melawan Timnas Filipina U-23 dan Maladewa U-23 pada 26 dan 29 Maret di Solo.
''Tentunya, saya tidak akan menyi-nyiakan kesempatan kedua ini, mudah-mudahan kali ini bisa terus melaju hingga tahapan akhir. Atau paling tidak bisa diberikan kesempatan saat ujicoba nanti,”ungkap pemain asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ini.
Syakir mengaku, dirinya cukup terkejut dengan adanya telepon yang meminta dirinya untuk bergabung mengikuti TC pada Kamis, 20 Maret.''Saat itu saya katakan, saya siap. Tetapi saya baru bisa ke Yogyakarta Kamis (20/3) karena masih ada urusan,” ujar Syakir.
Saat ini, Syakir mengaku tengah berada di kampung halamannya di Aceh menjalani masa liburan yang diberikan oleh jajaran pelatih dan manajemen klub SFC, dalam masa jeda kompetisi ISL.''Saya bangga bisa kembali diberikan kesempatan mengikuti Pelatnas, Timnas U-23. Saya hanya bisa bermain sepakbola, tanpa doa orang tua, keluarga, dan masyarakat saya tidak ada apa-apanya,''pungkas Syakir.
Tahun lalu, nama pemain muda terbaik Indonesia Super League (ISL) itu sempat masuk daftar panggil saat masih di bawah komando pelatih Rahmad Darmawan. Sayangnya, namanya akhirnya dicoret dan tidak masuk menjadi salah satu pemain yang dibawa oleh RD ke SEA Games 2013.
Kini setelah tampuk pimpinan jajaran pelatih tim Garuda Muda diambil alih Aji Santoso, yang kala itu menjabat sebagai asisten pelatih, Syakir diberi peluang memperlihatkan kualitas terbaiknya. Sehingga dirinya bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih, saat timnas Indonesia melakukan uji coba internasional melawan Timnas Filipina U-23 dan Maladewa U-23 pada 26 dan 29 Maret di Solo.
''Tentunya, saya tidak akan menyi-nyiakan kesempatan kedua ini, mudah-mudahan kali ini bisa terus melaju hingga tahapan akhir. Atau paling tidak bisa diberikan kesempatan saat ujicoba nanti,”ungkap pemain asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ini.
Syakir mengaku, dirinya cukup terkejut dengan adanya telepon yang meminta dirinya untuk bergabung mengikuti TC pada Kamis, 20 Maret.''Saat itu saya katakan, saya siap. Tetapi saya baru bisa ke Yogyakarta Kamis (20/3) karena masih ada urusan,” ujar Syakir.
Saat ini, Syakir mengaku tengah berada di kampung halamannya di Aceh menjalani masa liburan yang diberikan oleh jajaran pelatih dan manajemen klub SFC, dalam masa jeda kompetisi ISL.''Saya bangga bisa kembali diberikan kesempatan mengikuti Pelatnas, Timnas U-23. Saya hanya bisa bermain sepakbola, tanpa doa orang tua, keluarga, dan masyarakat saya tidak ada apa-apanya,''pungkas Syakir.
(aww)