Pelatih silat di Jabar wajib berlisensi
Kamis, 20 Maret 2014 - 20:13 WIB
Pelatih silat di Jabar wajib berlisensi
A
A
A
Sindonews.com - Minimnya pendamping pesilat dan para pelatih pencak silat berlisensi membuat Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat terusik. Mereka menggelar Penataran Pelatih Pencak Silat tingkat Jabar di Hotel Trio, Jalan Gardu Jati, Kota Bandung, 18-21 Maret 2014. Penataran pelatih tersebut kerja sama dengan Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jabar khususnya seksi Tenaga Keolahragaan.
Sekretaris Umum Pengprov IPSI Jabar Dede Iman Nurgana menuturkan, Pengprov IPSI Jabar kini terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk kemajuan prestasi pencak silat di Jabar. Terlebih November 2014 mendatang akan digelar Pekan Olahraga Daerah (Porda) XII/2014 di Kabupaten Bekasi.
Penataran tersebut dihadiri sebanyak 78 pelatih dari 24 Pengcab IPSI kota/kabupaten, tujuh perguruan anggota IPSI Jabar, serta klub (UKM Silat UPI dan Klub PPLD Garut). Sedangkan dua kota dan kabupaten yang tidak memberikan konfirmasi kehadiran yaitu Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis.
Dari pelatih pencak silat kota/kabupaten yang mengikuti pelatihan kali ini, dia menilai hanya sekitar 20 persennya yang memiliki sertifikat kepelatihan. Untuk materi yang disampaikan pada gelaran itu antara lain tentang kepelatihan, nilai-nilai olimpiade, manajemen pertandingan, perencanaan program latihan, metodologi kepelatihan, teknik, dan taktik pencak silat, peraturan pertandingan, psikologi olahraga, dan penanganan cedera.
''Kami akan terus menertibkan hal ini. Jadi setiap pendamping pesilat harus memiliki lisensi atau sertifikat kepelatihan yang sesuai dengan tingkat kejuaraan. Contohnya kalau kejuaraan antar cabang maka sertifikatnya tingkat cabang dan kalau kejuaraan tingkat daerah provinsi maka sertifikatnya pun harus tingkat provinsi,''terangnya.
Menurut Dede, pelatihan yang digelar kali ini juga lebih diprioritaskan bagi pelatih-pelatih dari Pengcab IPSI se-Jabar untuk menghadapi Porda Jabar XII/2014 nanti. Bahkan dari 78 peserta pelatihan, hampir 99 persen di antaranya merupakan pelatih-pelatih utusan dari Pengcab IPSI Kota/Kabupaten di Jabar.
Pada penataran pelatih tersebut, sebanyak tujuh orang pemateri dihadirkan. Yakni lima orang pemateri dari Pengprov IPSI Jabar dan dua pemateri dari akademisi yakni FPOK UPI. Pelatihan sendiri dibuka secara resmi oleh Kadisorda Jabar, Yudha M Saputra.
Dede Iman berharap dengan adanya penataran sebagai penyegaran pelatih ini mampu mendorong prestasi pencak silat di Jabar.''Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya pelatih dan pendamping pesilat yang memiliki lisensi mampu meningkatkan dan mendorong prestasi silat di Jabar,''kata Dede.
Sekretaris Umum Pengprov IPSI Jabar Dede Iman Nurgana menuturkan, Pengprov IPSI Jabar kini terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk kemajuan prestasi pencak silat di Jabar. Terlebih November 2014 mendatang akan digelar Pekan Olahraga Daerah (Porda) XII/2014 di Kabupaten Bekasi.
Penataran tersebut dihadiri sebanyak 78 pelatih dari 24 Pengcab IPSI kota/kabupaten, tujuh perguruan anggota IPSI Jabar, serta klub (UKM Silat UPI dan Klub PPLD Garut). Sedangkan dua kota dan kabupaten yang tidak memberikan konfirmasi kehadiran yaitu Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis.
Dari pelatih pencak silat kota/kabupaten yang mengikuti pelatihan kali ini, dia menilai hanya sekitar 20 persennya yang memiliki sertifikat kepelatihan. Untuk materi yang disampaikan pada gelaran itu antara lain tentang kepelatihan, nilai-nilai olimpiade, manajemen pertandingan, perencanaan program latihan, metodologi kepelatihan, teknik, dan taktik pencak silat, peraturan pertandingan, psikologi olahraga, dan penanganan cedera.
''Kami akan terus menertibkan hal ini. Jadi setiap pendamping pesilat harus memiliki lisensi atau sertifikat kepelatihan yang sesuai dengan tingkat kejuaraan. Contohnya kalau kejuaraan antar cabang maka sertifikatnya tingkat cabang dan kalau kejuaraan tingkat daerah provinsi maka sertifikatnya pun harus tingkat provinsi,''terangnya.
Menurut Dede, pelatihan yang digelar kali ini juga lebih diprioritaskan bagi pelatih-pelatih dari Pengcab IPSI se-Jabar untuk menghadapi Porda Jabar XII/2014 nanti. Bahkan dari 78 peserta pelatihan, hampir 99 persen di antaranya merupakan pelatih-pelatih utusan dari Pengcab IPSI Kota/Kabupaten di Jabar.
Pada penataran pelatih tersebut, sebanyak tujuh orang pemateri dihadirkan. Yakni lima orang pemateri dari Pengprov IPSI Jabar dan dua pemateri dari akademisi yakni FPOK UPI. Pelatihan sendiri dibuka secara resmi oleh Kadisorda Jabar, Yudha M Saputra.
Dede Iman berharap dengan adanya penataran sebagai penyegaran pelatih ini mampu mendorong prestasi pencak silat di Jabar.''Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya pelatih dan pendamping pesilat yang memiliki lisensi mampu meningkatkan dan mendorong prestasi silat di Jabar,''kata Dede.
(aww)