SFC tak terganggu absennya Eky dan Syakir
Jum'at, 21 Maret 2014 - 02:04 WIB
SFC tak terganggu absennya Eky dan Syakir
A
A
A
Sindonews.com - Pemanggilan dua bintang muda Sriwijaya FC, Rizky Dwi Ramadhana dan Syakir Sulaiman, mengikuti Pelatnas Tim Nasional U-23 tidak akan memengaruhi persiapan tim. Pelatih SFC Subangkit mengatakan, program latihan yang akan diikuti oleh kedua anak asuhnya selama menjalani Pelatnas tidak jauh berbeda materinya dengan yang bisa diterapkannya.
Bahkan pelatih yang akrab disapa Cak Su ini meyakini, kedua pemainnya itu bisa mendapatkan banyak ilmu dan masukan selama mengikuti pelatnas tahap II di Yogyakarta, 20 Maret hingga 6 April mendatang.
Selain dilatih oleh jajaran pelatih sekelas Aji Santoso dan lainnya, Eky, panggilan akrab Rizky Dwi Ramadhana dan Syakir bisa belajar banyak dari pemain langganan Timnas seperti Bayu Gatra, Rizky Pellu dan lainnya.
Sehingga, diharapkan setelah mereka kembali bergabung bersama Laskar Wong Kito, ilmu dan masukan yang telah diserap bisa dipraktikkan dan diaplikasikan dengan tim. Harapannya agar penampilan keduanya bisa lebih meningkat lagi, terutama saat menghadapi pasukan Laskar Antasari, julukan Barito Putera.
''Saya rasa bergabungnya Eky dan Syakir tidak akan memengaruhi persiapan tim. Karena mereka juga mengikuti sama-sama melakukan training camp (TC), seperti halnya tim kita. Apalagi mereka di sana hanya sampai tanggal 6 April, sedangkan pertandingan melawan Barito Putera akan digelar (13/4),''ungkapnya.
Pada pertandingan menghadapi Barito Putera nanti, Cak Su memang mengisyaratkan bakal memasukkan nama Syakir Sulaiman sebagai starter. Dia menggantikan posisi Vendry Mofu yang terpaksa absen, lantaran di pertandingan sebelumnya melawan Semen Padang mengantongi kartu merah, usai dua kali menerima kartu kuning.
Selama di SFC maupun klub lamanya Persiba Balikpapan, Syakir memang dikenal sebagai seorang pemain sayap. Tapi, bukan berarti dia tidak bisa ditempatkan di posisi lain, terutama gelandang serang maupun playmaker.
Sebelum bergabung bersama SFC, Syakir sudah membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain muda berbakat saat menunjukkan kebolehannya bermain sebagai playmaker, ketika dirinya mengikuti trial di klub peserta Liga Jepang.
Ya, pada jeda kompetisi musim 2013, Syakir mendapatkan undangan dari Ventforet Kofu untuk melakukan trial selama sepekan. Try out yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sepak Bola Jepang (JPFA) itu dilakukan di setiap akhir musim guna menampung para pemain yang telah habis masa kontrak dan hendak mencari klub baru.
Bahkan pelatih yang akrab disapa Cak Su ini meyakini, kedua pemainnya itu bisa mendapatkan banyak ilmu dan masukan selama mengikuti pelatnas tahap II di Yogyakarta, 20 Maret hingga 6 April mendatang.
Selain dilatih oleh jajaran pelatih sekelas Aji Santoso dan lainnya, Eky, panggilan akrab Rizky Dwi Ramadhana dan Syakir bisa belajar banyak dari pemain langganan Timnas seperti Bayu Gatra, Rizky Pellu dan lainnya.
Sehingga, diharapkan setelah mereka kembali bergabung bersama Laskar Wong Kito, ilmu dan masukan yang telah diserap bisa dipraktikkan dan diaplikasikan dengan tim. Harapannya agar penampilan keduanya bisa lebih meningkat lagi, terutama saat menghadapi pasukan Laskar Antasari, julukan Barito Putera.
''Saya rasa bergabungnya Eky dan Syakir tidak akan memengaruhi persiapan tim. Karena mereka juga mengikuti sama-sama melakukan training camp (TC), seperti halnya tim kita. Apalagi mereka di sana hanya sampai tanggal 6 April, sedangkan pertandingan melawan Barito Putera akan digelar (13/4),''ungkapnya.
Pada pertandingan menghadapi Barito Putera nanti, Cak Su memang mengisyaratkan bakal memasukkan nama Syakir Sulaiman sebagai starter. Dia menggantikan posisi Vendry Mofu yang terpaksa absen, lantaran di pertandingan sebelumnya melawan Semen Padang mengantongi kartu merah, usai dua kali menerima kartu kuning.
Selama di SFC maupun klub lamanya Persiba Balikpapan, Syakir memang dikenal sebagai seorang pemain sayap. Tapi, bukan berarti dia tidak bisa ditempatkan di posisi lain, terutama gelandang serang maupun playmaker.
Sebelum bergabung bersama SFC, Syakir sudah membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain muda berbakat saat menunjukkan kebolehannya bermain sebagai playmaker, ketika dirinya mengikuti trial di klub peserta Liga Jepang.
Ya, pada jeda kompetisi musim 2013, Syakir mendapatkan undangan dari Ventforet Kofu untuk melakukan trial selama sepekan. Try out yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sepak Bola Jepang (JPFA) itu dilakukan di setiap akhir musim guna menampung para pemain yang telah habis masa kontrak dan hendak mencari klub baru.
(aww)