SFC U-21 tolak mengekor gaya Timnas U-19
Jum'at, 21 Maret 2014 - 09:03 WIB
SFC U-21 tolak mengekor gaya Timnas U-19
A
A
A
Sindonews.com - Skuad Sriwijaya FC U-21 mulai memfokuskan diri membentuk karakter permainan tim setelah menemukan dua striker murni. Kedua penyerang yang dimaksud yakni Doni dari Jawa Timur dan Adi Nugroho yang merupakan pemain lama dari musim lalu.
''Syukurlah sekarang kita sudah dapatkan dua striker. Sekarang kita tinggal fokus mengasah kerja sama tim dan membentuk karakter permainan, baik itu disaat menyerang dan menciptakan peluang,”ungkap Pelatih SFC U-21, Andi Susanto.
Mengenai pola permainan tim sendiri, Andi menuturkan dirinya lebih menyukai stategi yang lebih menekankan bola-bola bawah dan umpan pendek dari kaki ke kaki. Karena menurut dia permainan seperti ini lebih enak ditonton dan lebih kreatif, daripada mengandalkan bola-bola atas.
Dia juga tidak khawatir timnya akan kesulitan jika menerapkan pola ini, lantaran sebagian besar kondisi lapangan di Indonesia banyak yang tidak rata. Malah menurut Andi, kondisi itu justru akan menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya, agar bisa lebih kreatif dalam melakukan serangan maupun bertahan.
Namun, Andi menolak jika dikatakan timnya mengadopsi pola permainan Tim Nasional U-19 yang juga menerapkan umpan-umpan pendek satu dua dari kaki ke kaki, sehingga sukses memjadi kampiun Piala AFF beberapa waktu lalu.
''Saya memang sejak dulu memang lebih menyukai pola permainan seperti itu, memang tidak mudah untuk menerapkannya. Dibutuhkan konsentrasi tinggi dan koordinasi dari para pemain agar skema bisa berjalan dengan baik di lapangan,''jelasnya.
Lebih jauh dijelaskannya, dia merasa beruntung para pemain yang kini telah tergabung dalam skuad Laskar Mudo Wong kito semuanya memiliki karakter permain yang berbeda-beda, sendiri dengan fungsinya masing-masing. Dengan kata lain, setiap lini telah diisi pemain yang tepat dan sesuai dengan tipikalnya.
SFC berada di Grup 1 bersama Semen Padang, Persib Bandung, dan Pelita Bandung Raya yang sudah setahun melakukan persiapan. Andi yakin, tim pesaingnya itu sudah memiliki kerangka yang jelas dan persiapannya lebih matang, ketimbang timnya yang baru sekitar sebulan dalam persiapannya.''Tapi saya optimistis, tim kita siap menghadapi kompetisi ISL U-21, meskipun masih banyak yang harus dibenahi,”pungkasnya.
''Syukurlah sekarang kita sudah dapatkan dua striker. Sekarang kita tinggal fokus mengasah kerja sama tim dan membentuk karakter permainan, baik itu disaat menyerang dan menciptakan peluang,”ungkap Pelatih SFC U-21, Andi Susanto.
Mengenai pola permainan tim sendiri, Andi menuturkan dirinya lebih menyukai stategi yang lebih menekankan bola-bola bawah dan umpan pendek dari kaki ke kaki. Karena menurut dia permainan seperti ini lebih enak ditonton dan lebih kreatif, daripada mengandalkan bola-bola atas.
Dia juga tidak khawatir timnya akan kesulitan jika menerapkan pola ini, lantaran sebagian besar kondisi lapangan di Indonesia banyak yang tidak rata. Malah menurut Andi, kondisi itu justru akan menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya, agar bisa lebih kreatif dalam melakukan serangan maupun bertahan.
Namun, Andi menolak jika dikatakan timnya mengadopsi pola permainan Tim Nasional U-19 yang juga menerapkan umpan-umpan pendek satu dua dari kaki ke kaki, sehingga sukses memjadi kampiun Piala AFF beberapa waktu lalu.
''Saya memang sejak dulu memang lebih menyukai pola permainan seperti itu, memang tidak mudah untuk menerapkannya. Dibutuhkan konsentrasi tinggi dan koordinasi dari para pemain agar skema bisa berjalan dengan baik di lapangan,''jelasnya.
Lebih jauh dijelaskannya, dia merasa beruntung para pemain yang kini telah tergabung dalam skuad Laskar Mudo Wong kito semuanya memiliki karakter permain yang berbeda-beda, sendiri dengan fungsinya masing-masing. Dengan kata lain, setiap lini telah diisi pemain yang tepat dan sesuai dengan tipikalnya.
SFC berada di Grup 1 bersama Semen Padang, Persib Bandung, dan Pelita Bandung Raya yang sudah setahun melakukan persiapan. Andi yakin, tim pesaingnya itu sudah memiliki kerangka yang jelas dan persiapannya lebih matang, ketimbang timnya yang baru sekitar sebulan dalam persiapannya.''Tapi saya optimistis, tim kita siap menghadapi kompetisi ISL U-21, meskipun masih banyak yang harus dibenahi,”pungkasnya.
(aww)