PBVSI Jateng ingin tingkatkan perolehan medali
Minggu, 23 Maret 2014 - 15:08 WIB
PBVSI Jateng ingin tingkatkan perolehan medali
A
A
A
Sindonews.com - Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jateng bertekad ingin meningkatkan perolehan medali dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Provinsi Jawa Barat.
Dalam PON 2012 di Pekanbaru Riau, Jateng berhasil mendulang medali. Untuk tim putra, berhasil mempersembahkan perak, adapun tim putri memboyong medali perunggu.
"Itu merupakan sejarah bagi voli Jateng, bisa membawa pulang medali. Kalau PON mendatang, target kita tentu harus naik untuk putra emas dan putri perak," ujar Ketua Harian PBVSI Jateng Sri Puryono, kemarin. Sampai dengan saat ini PBVSI Jateng belum bergerak untuk pembentukan manajemen tim PON. Pembinaan masih terfokus pada klub yang dibela masing-masing atlet.
Sri Puryono menuturkan, dalam waktu dekat dirinya akan sowan dan audensi ke Kapolda Jateng
yang baru, selaku Ketua Umum PBVSI Jateng. "Kami akan minta petunjuk langkah-langkah ke depan, karena PON kurang 2 tahun lagi," jelasnya.
Menurut dia, beberapa nama yang bersinar di PON 2012 lalu besar kemungkinan tetap akan dipanggil lagi. Untuk putra, di antaranya Ardian dan Yuda, sedangkan untuk putri, yakni Fitri, Dian dan lainnya.
"Asal masih memenuhi syarat umurnya," ucap Sekretaris Daerah Pemprov Jateng ini.
Untuk mendapatkan medali emas dan perak, diakuinya tidak mudah. Sebab tim-tim tetangga seperti Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta selama ini yang selalu menjadi pesaing kuat Jateng.
"Sampai dengan saat ini, tim PON belum dibentuk. Kan juga harus menyusun anggaran, setelah itu ada pemusatan latihan, try out dan try in, serta training center. Sementara ini, para atlet masih ikuti pembinaan di masing-masing klub ," jelas mantan Ketua Kontingan Tim Voli Jateng di PON 2012 ini.
Dalam PON 2012 di Pekanbaru Riau, Jateng berhasil mendulang medali. Untuk tim putra, berhasil mempersembahkan perak, adapun tim putri memboyong medali perunggu.
"Itu merupakan sejarah bagi voli Jateng, bisa membawa pulang medali. Kalau PON mendatang, target kita tentu harus naik untuk putra emas dan putri perak," ujar Ketua Harian PBVSI Jateng Sri Puryono, kemarin. Sampai dengan saat ini PBVSI Jateng belum bergerak untuk pembentukan manajemen tim PON. Pembinaan masih terfokus pada klub yang dibela masing-masing atlet.
Sri Puryono menuturkan, dalam waktu dekat dirinya akan sowan dan audensi ke Kapolda Jateng
yang baru, selaku Ketua Umum PBVSI Jateng. "Kami akan minta petunjuk langkah-langkah ke depan, karena PON kurang 2 tahun lagi," jelasnya.
Menurut dia, beberapa nama yang bersinar di PON 2012 lalu besar kemungkinan tetap akan dipanggil lagi. Untuk putra, di antaranya Ardian dan Yuda, sedangkan untuk putri, yakni Fitri, Dian dan lainnya.
"Asal masih memenuhi syarat umurnya," ucap Sekretaris Daerah Pemprov Jateng ini.
Untuk mendapatkan medali emas dan perak, diakuinya tidak mudah. Sebab tim-tim tetangga seperti Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta selama ini yang selalu menjadi pesaing kuat Jateng.
"Sampai dengan saat ini, tim PON belum dibentuk. Kan juga harus menyusun anggaran, setelah itu ada pemusatan latihan, try out dan try in, serta training center. Sementara ini, para atlet masih ikuti pembinaan di masing-masing klub ," jelas mantan Ketua Kontingan Tim Voli Jateng di PON 2012 ini.
(wbs)