Dua penyerang Mahesa Jenar absen latihan
Senin, 24 Maret 2014 - 14:59 WIB
Dua penyerang Mahesa Jenar absen latihan
A
A
A
Sindonews.com - Kabar kurang mengenakkan berembus di skuad PSIS Semarang. Duo penyerang lokal yang dimiliki Mahesa Jenar saat ini, Harry Nur Yulianto dan Saptono, terserang sakit flu. Akibatnya, keduanya harus absen latihan, pagi kemarin di Stadion Jatidiri Semarang.
Sebenarnya Harry Nur masih terlihat mengikuti latihan pada Sabtu (22/3) sore lalu. Namun dua hari setelah itu, memutuskan tidak bisa hadir mengikuti latihan. Namun demikian tim pelatih tidak terlalu khawatir dengan kondisi dua juru dobraknya tersebut karena bukan mengalami sakit yang serius. Dalam waktu yang tidak lama, keduanya diperkirakan segera kembali bergabung dengan pemain lainnya.
''Cedera serius tidak ada, sakit kambuhan juga tidak ada. Saptono tadi izin melalui istrinya, dan Harry Nur langsung menghubungi saya,''ungkap Pelatih PSIS Eko Riyadi, ditemui usai latihan Senin (24/3) pagi.
Tidak hanya di barisan depan, gelandang serang, Gipsy Salaita Alaita, juga mengeluh sakit sehingga harus absen latihan. Pemain asing Julio Alcorse, Senin pagi belum bisa mengikuti latihan karena sedang pergi ke Jakarta karena ada urusan.
Praktis, pemain yang ikut latihan di barisan depan hanya Wahyu Saputra dengan berstatus magang. Menurut Eko, seluruh anak asuhnya tidak ada yang mengalami kesulitan dalam menerima porsi latihan. Setiap harinya, mereka secara rutin mengikuti latihan pagi dan sore. Untuk pagi dimulai pukul 07.00 dan selesai pada pukul 08.30 WIB, sementara untuk sore hari, mulai pukul 15.30 hingga 17.15.
''Ini tetap kami terapkan saat kompetisi berlangsung nanti. Beberapa tidak hadir karena sakit lebih baik saya minta istirahat dulu,''jelas pelatih asli Semarang ini.
Menurut dia, anak asuhnya tidak ada yang neko-neko. Semuanya mengikuti program latihan dengan disiplin dan meningkatkan kekompakan tim.''Kalau latihan, ya, latihan, tidak ada yang lain-lain. Tadi fokusnya untuk koordinasi pemain saat bertahan setelah melakukan serangan,''tegasnya.
Pelatih kiper PSIS, Budi Sucipto menambahkan, untuk penjaga gawang, tiga pemain yang dimiliki PSIS saat ini bisa mengikuti arahannya dengan baik. Dia menegaskan, sejak awal merekrut orang yang memang benar-benar bisa meningkatkan performa tim dan mau bekerja keras.
''Makanya kami tidak rekrut seperti Komang dan Basuki. Penjaga gawang yang ada saat ini tidak aneh-aneh. Saya harap juga mau mengerti kondisi tim saat ini yang memang membutuhkan pemain yang bisa kerja keras,''ucapnya.
Sebenarnya Harry Nur masih terlihat mengikuti latihan pada Sabtu (22/3) sore lalu. Namun dua hari setelah itu, memutuskan tidak bisa hadir mengikuti latihan. Namun demikian tim pelatih tidak terlalu khawatir dengan kondisi dua juru dobraknya tersebut karena bukan mengalami sakit yang serius. Dalam waktu yang tidak lama, keduanya diperkirakan segera kembali bergabung dengan pemain lainnya.
''Cedera serius tidak ada, sakit kambuhan juga tidak ada. Saptono tadi izin melalui istrinya, dan Harry Nur langsung menghubungi saya,''ungkap Pelatih PSIS Eko Riyadi, ditemui usai latihan Senin (24/3) pagi.
Tidak hanya di barisan depan, gelandang serang, Gipsy Salaita Alaita, juga mengeluh sakit sehingga harus absen latihan. Pemain asing Julio Alcorse, Senin pagi belum bisa mengikuti latihan karena sedang pergi ke Jakarta karena ada urusan.
Praktis, pemain yang ikut latihan di barisan depan hanya Wahyu Saputra dengan berstatus magang. Menurut Eko, seluruh anak asuhnya tidak ada yang mengalami kesulitan dalam menerima porsi latihan. Setiap harinya, mereka secara rutin mengikuti latihan pagi dan sore. Untuk pagi dimulai pukul 07.00 dan selesai pada pukul 08.30 WIB, sementara untuk sore hari, mulai pukul 15.30 hingga 17.15.
''Ini tetap kami terapkan saat kompetisi berlangsung nanti. Beberapa tidak hadir karena sakit lebih baik saya minta istirahat dulu,''jelas pelatih asli Semarang ini.
Menurut dia, anak asuhnya tidak ada yang neko-neko. Semuanya mengikuti program latihan dengan disiplin dan meningkatkan kekompakan tim.''Kalau latihan, ya, latihan, tidak ada yang lain-lain. Tadi fokusnya untuk koordinasi pemain saat bertahan setelah melakukan serangan,''tegasnya.
Pelatih kiper PSIS, Budi Sucipto menambahkan, untuk penjaga gawang, tiga pemain yang dimiliki PSIS saat ini bisa mengikuti arahannya dengan baik. Dia menegaskan, sejak awal merekrut orang yang memang benar-benar bisa meningkatkan performa tim dan mau bekerja keras.
''Makanya kami tidak rekrut seperti Komang dan Basuki. Penjaga gawang yang ada saat ini tidak aneh-aneh. Saya harap juga mau mengerti kondisi tim saat ini yang memang membutuhkan pemain yang bisa kerja keras,''ucapnya.
(aww)