Serangan sayap kurang, Mahesa Jenar asah crossing
Selasa, 25 Maret 2014 - 18:04 WIB
Serangan sayap kurang, Mahesa Jenar asah crossing
A
A
A
Sindonews.com - Tim pelatih PSIS Semarang harus segera memperbaiki skuadnya karena kompetisi Divisi Utama 2014 tidak lama lagi. Kendati kick-off kompetisi kasta kedua di Tanah Air itu akan digelar 21 hari lagi, yakni pada 15 April 2014, Mahesa Jenar masih memiliki kelemahan di barisan depan dan tengah.
Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pelatih. Sebab, lini depan merupakan sektor yang sangat vital karena tumpuan bagi tim untuk memberi kontribusi gol. Sayangnya, hal ini belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh dua penyerang lokal yang dimiliki PSIS saat ini.
Tim pelatih telah menyimpulkan kelemahan anak asuhnya dalam beberapa kali laga uji coba adalah masalah penyelesaian akhir dan di sektor gelandang sayap, kanan dan kiri, yang selama ini diplot Boas Atuturi dan Fadly Manna (sayap kiri) dan Franky Mahendra (sayap kanan).
Dalam tiga kali laga uji coba, lini depan Mahesa Jenar memang tumpul. Saat dijamu PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang beberapa waktu lalu, Laskar Dampo Awang berhasil menahan imbang PSIS 0-0. Kemudian pada laga uji coba sebelumnya dengan PSIS amatir, berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.
Dua gol Mahesa Jenar diborong oleh dua pemain tengah, masing-masing Andi Rohmad dan Boas Atururi. Sebelumnya saat latih tanding versus PS AD di Stadion Citarum, PSIS hanya menang tipis 1 : 0, itu pun melalui tendangan penalti Gipsy Salaita.
''Selama ini kalau dilihat dari uji coba, finishing touch dan crossing dari samping sayap yang kita lihat itu yang kurang. Akan kita perbaiki crossing-crossing itu, kemudian transisi dari menyerang ke bertahan,''ungkap pelatih PSIS Semarang Eko Riyadi, Selasa (26/3).
Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pelatih. Sebab, lini depan merupakan sektor yang sangat vital karena tumpuan bagi tim untuk memberi kontribusi gol. Sayangnya, hal ini belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh dua penyerang lokal yang dimiliki PSIS saat ini.
Tim pelatih telah menyimpulkan kelemahan anak asuhnya dalam beberapa kali laga uji coba adalah masalah penyelesaian akhir dan di sektor gelandang sayap, kanan dan kiri, yang selama ini diplot Boas Atuturi dan Fadly Manna (sayap kiri) dan Franky Mahendra (sayap kanan).
Dalam tiga kali laga uji coba, lini depan Mahesa Jenar memang tumpul. Saat dijamu PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang beberapa waktu lalu, Laskar Dampo Awang berhasil menahan imbang PSIS 0-0. Kemudian pada laga uji coba sebelumnya dengan PSIS amatir, berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.
Dua gol Mahesa Jenar diborong oleh dua pemain tengah, masing-masing Andi Rohmad dan Boas Atururi. Sebelumnya saat latih tanding versus PS AD di Stadion Citarum, PSIS hanya menang tipis 1 : 0, itu pun melalui tendangan penalti Gipsy Salaita.
''Selama ini kalau dilihat dari uji coba, finishing touch dan crossing dari samping sayap yang kita lihat itu yang kurang. Akan kita perbaiki crossing-crossing itu, kemudian transisi dari menyerang ke bertahan,''ungkap pelatih PSIS Semarang Eko Riyadi, Selasa (26/3).
(aww)