Rajai kasta kedua, Jatim barometer sepak bola nasional
Kamis, 27 Maret 2014 - 14:26 WIB
Rajai kasta kedua, Jatim barometer sepak bola nasional
A
A
A
Sindonews.com - Kompetisi kasta kedua alias Divisi Utama 2014 digulirkan mulai April 2014 mendatang. Sekali lagi, Jawa Timur menjadi provinsi yang merajai di level ini dengan mencatatkan 14 tim sekaligus yang tersebar di tiga grup yakni Grup 5, Grup 6 dan Grup 7.
Di Grup 5 ada Persinga Ngawi, Persenga Nganjuk, PSBI Blitar, PSBK Kabupaten Blitar, serta Madiun Putra FC. Bergabung dengan Grup 6 adalah Mojokerto Putra FC, Deltras Sidoarjo, Perseta Tulungagung, Persekap Pasuruan dan Persida Sidoarjo.
Sementara tim yang berada di Grup 7 adalah Persekam Metro FC Malang, Persid Jember, Persewangi Banyuwangi, serta Persebo Bondowoso. Total 14 tim yang bertarung di Divisi Utama adalah gabungan tim yang musim sebelumnya tampil di bawah PT. Liga Indonesia dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo.
Dari sekian kontestan asal Jawa Timur, ada tiga tim anyar yang baru naik kasta yakni Persinga Ngawi, Persenga Nganjuk, serta Persida Sidoarjo. Lantas, bagaimana peluang tim-tim tersebut di Divisi Utama? Masih perlu dilihat aspek-aspek pendukungnya.
Jawa Timur sendiri memiliki tradisi bagus dalam beberapa musim terakhir jika melihat peluang tim yang promosi ke level tertinggi. Dalam tiga musim terakhir ada empat tim yang berhasil menembus Indonesia Super League (ISL). Dimulai Persegres Gresik United pada musim 2011-2012.
Semusim kemudian giliran Persepam Madura United yang naik kelas ke ISL. Selanjutnya pada musim 2013-2014, dua tim sekaligus mendapat promosi yakni Persik Kediri dan Persebaya. Bukan tidak mungkin musim depan Jawa Timur kembali menambah wakilnya di ISL.
Hadi Santoso, pengamat sepak bola Jawa Timur, bertutur tampilnya 14 tim Jawa Timur di Divisi Utama menjadi bukti bahwa Jawa Timur masih menjadi barometer sepak bola nasional. Namun, yang terjadi selama ini, kuantitas tidak diikuti oleh kualitas. Kebanyakan tim-tim Divisi Utama bermotto sekadar ikut
kompetisi.
"Mungkin hanya satu dua tim yang serius ingin promosi ke kasta lebih tinggi. Faktor dana cekak dan dilarangnya pemakaian APBD, menjadi ‘vonis mematikan’ bagi tim-tim Divisi Utama untuk bisa berprestasi. Sebaliknya, tim-tim dengan ambisi besar umumnya ditopang finansial yang sehat," kata Hadi.
Tim Jawa Timur di Divisi Utama:
1. Persinga Ngawi
2. Persenga Nganjuk
3. PSBK Kota Blitar
4. PSBI Blitar
5. Madiun Putra FC
6. PS Mojokerto Putra
7. Perseta Tulungagung
8. Deltras Sidoarjo
9. Persekap Kota Pasuruan
10. Persida Sidoarjo
11. Persekam Metro FC
12. Persebo Bondowoso
13. Persid Jember
14. Persewangi Banyuwangi
Di Grup 5 ada Persinga Ngawi, Persenga Nganjuk, PSBI Blitar, PSBK Kabupaten Blitar, serta Madiun Putra FC. Bergabung dengan Grup 6 adalah Mojokerto Putra FC, Deltras Sidoarjo, Perseta Tulungagung, Persekap Pasuruan dan Persida Sidoarjo.
Sementara tim yang berada di Grup 7 adalah Persekam Metro FC Malang, Persid Jember, Persewangi Banyuwangi, serta Persebo Bondowoso. Total 14 tim yang bertarung di Divisi Utama adalah gabungan tim yang musim sebelumnya tampil di bawah PT. Liga Indonesia dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo.
Dari sekian kontestan asal Jawa Timur, ada tiga tim anyar yang baru naik kasta yakni Persinga Ngawi, Persenga Nganjuk, serta Persida Sidoarjo. Lantas, bagaimana peluang tim-tim tersebut di Divisi Utama? Masih perlu dilihat aspek-aspek pendukungnya.
Jawa Timur sendiri memiliki tradisi bagus dalam beberapa musim terakhir jika melihat peluang tim yang promosi ke level tertinggi. Dalam tiga musim terakhir ada empat tim yang berhasil menembus Indonesia Super League (ISL). Dimulai Persegres Gresik United pada musim 2011-2012.
Semusim kemudian giliran Persepam Madura United yang naik kelas ke ISL. Selanjutnya pada musim 2013-2014, dua tim sekaligus mendapat promosi yakni Persik Kediri dan Persebaya. Bukan tidak mungkin musim depan Jawa Timur kembali menambah wakilnya di ISL.
Hadi Santoso, pengamat sepak bola Jawa Timur, bertutur tampilnya 14 tim Jawa Timur di Divisi Utama menjadi bukti bahwa Jawa Timur masih menjadi barometer sepak bola nasional. Namun, yang terjadi selama ini, kuantitas tidak diikuti oleh kualitas. Kebanyakan tim-tim Divisi Utama bermotto sekadar ikut
kompetisi.
"Mungkin hanya satu dua tim yang serius ingin promosi ke kasta lebih tinggi. Faktor dana cekak dan dilarangnya pemakaian APBD, menjadi ‘vonis mematikan’ bagi tim-tim Divisi Utama untuk bisa berprestasi. Sebaliknya, tim-tim dengan ambisi besar umumnya ditopang finansial yang sehat," kata Hadi.
Tim Jawa Timur di Divisi Utama:
1. Persinga Ngawi
2. Persenga Nganjuk
3. PSBK Kota Blitar
4. PSBI Blitar
5. Madiun Putra FC
6. PS Mojokerto Putra
7. Perseta Tulungagung
8. Deltras Sidoarjo
9. Persekap Kota Pasuruan
10. Persida Sidoarjo
11. Persekam Metro FC
12. Persebo Bondowoso
13. Persid Jember
14. Persewangi Banyuwangi
(aww)