Muka lama hiasi seleksi basket putri
Minggu, 30 Maret 2014 - 14:21 WIB
Muka lama hiasi seleksi basket putri
A
A
A
Sindonews.com - Persaingan untuk menjadi skuad tim basket Jateng untuk ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Provi nsi Jawa Barat, bakal berlangsung ketat. Pasalnya dua pemain yang tersaring dalam 25 besar saat ini adalah, pemain yang 2012 lalu juga membela provinsi ini pada PON 2012.
Kedua pemain tersebut adalah Yuni dan Ulfa. Karena itu, tentunya tidak akan mudah bagi para debutan untuk masuk dalam skuad inti. Namun demikian, kendati ikut mengantarkan Jateng meraih emas di Riau, keduanya tetap akan dilihat kondisinya terkini.
General Manager Tim Basket Jateng Poa Seng Goeng menuturkan, baik Yuni dan Ulfa masih memenuhi persyaratan untuk menjadi skuad tim. Dalam PON 2016, pemain maksimal adalah kelahiran 1994.
"Keduanya kelahiran 1995, jadi jauh lebih muda, tidak apa-apa. Sedangkan yang lainnya adalah para pemain baru, termasuk juga tim putra," ungkap dia, kemarin.
Tim pelatih bola basket Jateng beberapa waktu lalu telah melakukan seleksi pemain. hasilnya, telah dikantoingi 25 pemain, masing-masing untuk tim putri dan tim putra. Dari jumlah tersebut, nantinya akan terus diseleksi sehingga ada yang promosi dan degradasi.
Poa mengatakan, saat ini para pemain yang masuk dalam 25 besar diserahkan kembali kepada klub masing-masing. Pihaknya akan melakukan seleksi lagi dalam waktu dekat. Karena PON masalah lama, seleksi tidak akan dilakukan terburu-buru.
"Dari 25 pemain tadi, nantinya kurang lebih ada 15 pemain saja. Sebenarnya untuk kebutuhan tim, hanya dibutuhkan 12 pemain saja baik putra dan putri. Tapi kami tidak mau mengambil risiko, khawatirnya nanti banyak pemain cedera, sehingga kami siapkan cadangan pemain lainnya," terang mantan pemain PON Jateng tahun 1981 dan 1985 ini.
Pihaknya menargetkan dalam tahun-tahun ini sudah terbentuk tim. Sebelum pembentukan tim, akan dilakukan training center jangka panjang karena PON masih lama. Minimal dua kali dalam setiap bulan, akan dilakukan pertemuan antara offisial dan pemain.
"Saat ini masih menunggu program dari tim selanjutnya," beber Wakil Ketua II Pengprov Perbasi Jateng ini.
Lebih jauh dikatakan, untuk target tim putri setidaknya bisa mempertahanakan emas. Adapun untuk putra, bisa meningkat dari tadinya mendapat perak, 2016 mendatang paling tidak harus memperoleh emas. "Ataupun minimal bisa mempertahankan perak," paparnya.
Kedua pemain tersebut adalah Yuni dan Ulfa. Karena itu, tentunya tidak akan mudah bagi para debutan untuk masuk dalam skuad inti. Namun demikian, kendati ikut mengantarkan Jateng meraih emas di Riau, keduanya tetap akan dilihat kondisinya terkini.
General Manager Tim Basket Jateng Poa Seng Goeng menuturkan, baik Yuni dan Ulfa masih memenuhi persyaratan untuk menjadi skuad tim. Dalam PON 2016, pemain maksimal adalah kelahiran 1994.
"Keduanya kelahiran 1995, jadi jauh lebih muda, tidak apa-apa. Sedangkan yang lainnya adalah para pemain baru, termasuk juga tim putra," ungkap dia, kemarin.
Tim pelatih bola basket Jateng beberapa waktu lalu telah melakukan seleksi pemain. hasilnya, telah dikantoingi 25 pemain, masing-masing untuk tim putri dan tim putra. Dari jumlah tersebut, nantinya akan terus diseleksi sehingga ada yang promosi dan degradasi.
Poa mengatakan, saat ini para pemain yang masuk dalam 25 besar diserahkan kembali kepada klub masing-masing. Pihaknya akan melakukan seleksi lagi dalam waktu dekat. Karena PON masalah lama, seleksi tidak akan dilakukan terburu-buru.
"Dari 25 pemain tadi, nantinya kurang lebih ada 15 pemain saja. Sebenarnya untuk kebutuhan tim, hanya dibutuhkan 12 pemain saja baik putra dan putri. Tapi kami tidak mau mengambil risiko, khawatirnya nanti banyak pemain cedera, sehingga kami siapkan cadangan pemain lainnya," terang mantan pemain PON Jateng tahun 1981 dan 1985 ini.
Pihaknya menargetkan dalam tahun-tahun ini sudah terbentuk tim. Sebelum pembentukan tim, akan dilakukan training center jangka panjang karena PON masih lama. Minimal dua kali dalam setiap bulan, akan dilakukan pertemuan antara offisial dan pemain.
"Saat ini masih menunggu program dari tim selanjutnya," beber Wakil Ketua II Pengprov Perbasi Jateng ini.
Lebih jauh dikatakan, untuk target tim putri setidaknya bisa mempertahanakan emas. Adapun untuk putra, bisa meningkat dari tadinya mendapat perak, 2016 mendatang paling tidak harus memperoleh emas. "Ataupun minimal bisa mempertahankan perak," paparnya.
(wbs)