Eriksen bawa misi balas dendam lawan Liverpool
Minggu, 30 Maret 2014 - 21:45 WIB
Eriksen bawa misi balas dendam lawan Liverpool
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen mengakui timnya masih menaruh dendam kepada Liverpool saat menyambangi Anfield, sesaat lagi. Kekalahan telak 5-0 oleh The Reds di White Hart Line pada Desember lalu, membuat skuat asuhan Tim Sherwood berpeluang memperbaiki beberapa kesalahan mereka di pertemuan pertama.
"Semua orang di sini ingin membuktikan kami bukan tim buruk. Kami kerap menuai kekalahan ketika menghadapi tim besar. Kami tahu jika ingin lebih dekat ke papan atas, maka kemenangan adalah jawabannya. Masih ada selisih besar untuk mengamankan posisi empat besar," terang pemain asal Denmark itu seperti dilansir Sky Sports, Minggu (30/3).
"Tentu saja, kami juga harus realistis. Pada titik ini, dimana akhir musim semakin dekat maka kemenangan harus terus kami raih. Jika kalah satu laga saja, maka itu akan membuat perbedaan besar. Semua orang ingin membalaskan dendam. Ini akan menjadi respon yang berbeda dibandingkan hasil sebelumnya," sambungnya.
Eriksen juga menegaskan tidak menyesal memilih Spurs pada musim panas lalu, meski beberapa klub besar Eropa lainnya seperti Paris Saint-german juga tertarik untuk memboyongnya. "Saya berbicara beberapa kali dengan Jan (Vertonghen) sebelum memilih untuk datang. Saya melihat banyak pertandingan Spurs musim lalu dan saya menyukai gaya mereka bermain. Saya melihat diriku sebagai bagian dari tim," tandasnya.
"Semua orang di sini ingin membuktikan kami bukan tim buruk. Kami kerap menuai kekalahan ketika menghadapi tim besar. Kami tahu jika ingin lebih dekat ke papan atas, maka kemenangan adalah jawabannya. Masih ada selisih besar untuk mengamankan posisi empat besar," terang pemain asal Denmark itu seperti dilansir Sky Sports, Minggu (30/3).
"Tentu saja, kami juga harus realistis. Pada titik ini, dimana akhir musim semakin dekat maka kemenangan harus terus kami raih. Jika kalah satu laga saja, maka itu akan membuat perbedaan besar. Semua orang ingin membalaskan dendam. Ini akan menjadi respon yang berbeda dibandingkan hasil sebelumnya," sambungnya.
Eriksen juga menegaskan tidak menyesal memilih Spurs pada musim panas lalu, meski beberapa klub besar Eropa lainnya seperti Paris Saint-german juga tertarik untuk memboyongnya. "Saya berbicara beberapa kali dengan Jan (Vertonghen) sebelum memilih untuk datang. Saya melihat banyak pertandingan Spurs musim lalu dan saya menyukai gaya mereka bermain. Saya melihat diriku sebagai bagian dari tim," tandasnya.
(akr)