Ducati mulai gunakan keuntungan kelas terbuka
Senin, 31 Maret 2014 - 18:43 WIB
Ducati mulai gunakan keuntungan kelas terbuka
A
A
A
Sindonews.com - Setelah gagal pada balapan perdana MotoGP di Losail, Qatar, Ducati bersiap menyusun strategi jelang GP Austin pekan depan. Tim asal Italia itu akan mengirim dua ridernya yakni Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso ke Spanyol untuk melakukan pengujian.
Ducati boleh melakukan pengujian karena statusnya yang kini mengikuti kelas terbuka dan bukan lagi menjadi tim pabrikan. Dilansir Crash, Senin (31/3), dua rider Ducati direncanakan mendapat arahan dari pelatih rider Ducati Michele Pirro di sirkuit Jerez, Spanyol dari Senin hingga Rabu.
Sirkuit Jerez dipilih karena balapan di sirkuit tersebut diadakan setelah balapan di Sirkuit Austin pekan depan. Dengan demikian, Ducati selangkah lebih maju ketimbang tim lain yang mana saat ini harus mempersiapkan seri Austin, Ducati justru memersiapkan untuk seri berikutnya.
Keuntungan ini jelas menguntungkan tim Ducati. Pasalnya, saat tim lain hanya berbenah di bengkel sendiri, Ducati justru bisa berkeliling menyusun kekuatan dengan hanya memerhatikan aturan jumlah penggunaan ban. Dengan aturan tersebut, maka Ducati bebas mengirim dan menguji pembalap di sikuit yang tidak ditentukan oleh badan resmi sebanyak yang mereka mau.
Ducati boleh melakukan pengujian karena statusnya yang kini mengikuti kelas terbuka dan bukan lagi menjadi tim pabrikan. Dilansir Crash, Senin (31/3), dua rider Ducati direncanakan mendapat arahan dari pelatih rider Ducati Michele Pirro di sirkuit Jerez, Spanyol dari Senin hingga Rabu.
Sirkuit Jerez dipilih karena balapan di sirkuit tersebut diadakan setelah balapan di Sirkuit Austin pekan depan. Dengan demikian, Ducati selangkah lebih maju ketimbang tim lain yang mana saat ini harus mempersiapkan seri Austin, Ducati justru memersiapkan untuk seri berikutnya.
Keuntungan ini jelas menguntungkan tim Ducati. Pasalnya, saat tim lain hanya berbenah di bengkel sendiri, Ducati justru bisa berkeliling menyusun kekuatan dengan hanya memerhatikan aturan jumlah penggunaan ban. Dengan aturan tersebut, maka Ducati bebas mengirim dan menguji pembalap di sikuit yang tidak ditentukan oleh badan resmi sebanyak yang mereka mau.
(akr)