Mengenang 2014, Sulit Dipercaya Jika Suzuki Juara di MotoGP 2020
Kamis, 17 Desember 2020 - 01:01 WIB
loading...
Joan Mir juara dunia MotoGP musim ini/Foto/cycleworld.com
A
A
A
HAMAMATSU - Tim Suzuki Ecstar membuat lompatan besar di MotoGP 2020 . Sempat mengalami momen-momen sulit pada musim perdana mereka di kelas utama, namun kini mereka menikmati hasil pengembangan GSX-RR dengan hasil maksimal setelah Joan Mir menjadi juara dunia 2020.
Manajer Suzuki Ecstar Davide Brivio mengaku sempat tak percaya timnya bisa kembali menjuarai ajang MotoGP. Brivio menceritakan bagaiman pihaknya sempat panik ketika debut GSX-RR dengan fasilitas wildcard di MotoGP Valencia 2014 berjalan buruk. (Baca juga: Akankah Rossi Jadi Anak Emas Tim Petronas SRT ).
Jika mengenang peristiwa tersebut, Brivio seolah tak percaya enam tahun kemudian Suzuki sukses jadi juara dunia lagi lewat pembalap asal Spanyol Joan Mir di MotoGP 2020 .
"Kami turun dalam balapan terakhir musim 2014 bersama Randy de Puniet sebagai wildcard, dan saya ingat kami mengalami masalah pada mesin. Pada musim dingin, barulah kami akhirnya mengetahui bahwa masalah elektroniklah yang mengakibatkan kerusakan mesin," ujar Brivio dilansir dari laman Autosport, Rabu (16/12/2020).(Baca juga: Tak Bisa Lagi Layani Valentino Rossi, Briggs Pilih Pensiun Setelah Mengabdi 20 Tahun ).
"Sebagai wildcard, Anda boleh pakai tiga mesin, dan kami tiba pada Minggu pagi dengan satu mesin tersisa. Jadi, kami punya mesin keempat pada motor cadangan. Jika kami memakainya, maka kami harus start dari pitlane," ujarnya lagi.
Hasil buruk kala itu pun membuat seisi pabrikan Suzuki sangat cemas sepanjang musim dingin. Mereka makin panik karena mesin mereka rusak lagi dalam uji coba pramusim di Sepang pada awal Februari 2015. (Baca juga: Tak Setuju Rossi Ikut Kembangkan M1, Ini Alasan Quartararo ).
Keterpurukan ini pun membuat Suzuki merenung, mencari penyebab masalah, dan mencoba cari jalan keluarnya.
Manajer Suzuki Ecstar Davide Brivio mengaku sempat tak percaya timnya bisa kembali menjuarai ajang MotoGP. Brivio menceritakan bagaiman pihaknya sempat panik ketika debut GSX-RR dengan fasilitas wildcard di MotoGP Valencia 2014 berjalan buruk. (Baca juga: Akankah Rossi Jadi Anak Emas Tim Petronas SRT ).
Jika mengenang peristiwa tersebut, Brivio seolah tak percaya enam tahun kemudian Suzuki sukses jadi juara dunia lagi lewat pembalap asal Spanyol Joan Mir di MotoGP 2020 .
"Kami turun dalam balapan terakhir musim 2014 bersama Randy de Puniet sebagai wildcard, dan saya ingat kami mengalami masalah pada mesin. Pada musim dingin, barulah kami akhirnya mengetahui bahwa masalah elektroniklah yang mengakibatkan kerusakan mesin," ujar Brivio dilansir dari laman Autosport, Rabu (16/12/2020).(Baca juga: Tak Bisa Lagi Layani Valentino Rossi, Briggs Pilih Pensiun Setelah Mengabdi 20 Tahun ).
"Sebagai wildcard, Anda boleh pakai tiga mesin, dan kami tiba pada Minggu pagi dengan satu mesin tersisa. Jadi, kami punya mesin keempat pada motor cadangan. Jika kami memakainya, maka kami harus start dari pitlane," ujarnya lagi.
Hasil buruk kala itu pun membuat seisi pabrikan Suzuki sangat cemas sepanjang musim dingin. Mereka makin panik karena mesin mereka rusak lagi dalam uji coba pramusim di Sepang pada awal Februari 2015. (Baca juga: Tak Setuju Rossi Ikut Kembangkan M1, Ini Alasan Quartararo ).
Keterpurukan ini pun membuat Suzuki merenung, mencari penyebab masalah, dan mencoba cari jalan keluarnya.
Lihat Juga :