Finis empat besar, pelatih MU diimingi mobil
Kamis, 03 April 2014 - 17:40 WIB
Finis empat besar, pelatih MU diimingi mobil
A
A
A
Sindonews.com - Harapan Persepam Madura United (MU) bisa bangkit dari keterpurukan di Indonesia Super League (ISL). Tak hanya mendatangkan pelatih asing Arcan Iurie, manajemen Persepam juga merangsang daya juang pemain dan pelatih agar bisa mencapai posisi bergengsi.
Manajemen berjanji bakal memberikan hadiah mobil kepada Arcan Iurie jika Sape Kerap musim ini finish di posisi empat besar ISL wilayah Timur. Selain pelatih, manajemen juga akan memberikan bonus khusus untuk pemain jika bisa mencapai target tersebut.
''Semoga ini (hadiah) akan memompa motivasi pelatih dan pemain. Hadiah tersebut bukan sekadar iming-iming, tapi bagi saya menjadi nazar. Jika bisa masuk empat besar, jelas harus ada penghargaan untuk semua elemen tim,''ujar Manajer Persepam Achsanul Qosasi.
Rupanya manajemen menyadari kesempatan untuk menyodok ke posisi atas masih relatif sulit dengan kondisi Persepam yang masih berada di zona degradasi. Karena itulah mereka menempuh langkah tertentu guna melambungkan semangat tim.
Achsanul paham bahwa kebangkitan Persepam tidak mutlak membutuhkan aspek teknis belaka. Namun juga motivasi, baik dari pelatih maupun manajemen.''Pelatih pastinya akan terus memotivasi. Manajemen juga demikian dan itu salah satu caranya,''tambah sang manajer.
Dia juga menilai kedatangan pelatih berpaspor Moldova itu merupakan momentum terbaik membangkitkan gairah tim. Dengan suasana dan tantangan baru, Achsanul optimistis Persepam bakal kembali ke ISL dengan nuansa lain dibanding sebelumnya.
Arcan Iurie kini tengah sibuk mempersiapkan tim barunya dari berbagai aspek, antara lain fisik, strategi, serta kepercayaan diri. Pelatih dengan pembawaan kalem tersebut mengaku sudah cukup nyaman dan langsung bisa beradaptasi di Madura.
''Saya tidak ada masalah (di Madura). Adaptasi bisa langsung dan semuanya berjalan bagus. Saya juga harus menciptakan situasi menyenangkan dalam tim,''kata Arcan Iurie.
Manajemen berjanji bakal memberikan hadiah mobil kepada Arcan Iurie jika Sape Kerap musim ini finish di posisi empat besar ISL wilayah Timur. Selain pelatih, manajemen juga akan memberikan bonus khusus untuk pemain jika bisa mencapai target tersebut.
''Semoga ini (hadiah) akan memompa motivasi pelatih dan pemain. Hadiah tersebut bukan sekadar iming-iming, tapi bagi saya menjadi nazar. Jika bisa masuk empat besar, jelas harus ada penghargaan untuk semua elemen tim,''ujar Manajer Persepam Achsanul Qosasi.
Rupanya manajemen menyadari kesempatan untuk menyodok ke posisi atas masih relatif sulit dengan kondisi Persepam yang masih berada di zona degradasi. Karena itulah mereka menempuh langkah tertentu guna melambungkan semangat tim.
Achsanul paham bahwa kebangkitan Persepam tidak mutlak membutuhkan aspek teknis belaka. Namun juga motivasi, baik dari pelatih maupun manajemen.''Pelatih pastinya akan terus memotivasi. Manajemen juga demikian dan itu salah satu caranya,''tambah sang manajer.
Dia juga menilai kedatangan pelatih berpaspor Moldova itu merupakan momentum terbaik membangkitkan gairah tim. Dengan suasana dan tantangan baru, Achsanul optimistis Persepam bakal kembali ke ISL dengan nuansa lain dibanding sebelumnya.
Arcan Iurie kini tengah sibuk mempersiapkan tim barunya dari berbagai aspek, antara lain fisik, strategi, serta kepercayaan diri. Pelatih dengan pembawaan kalem tersebut mengaku sudah cukup nyaman dan langsung bisa beradaptasi di Madura.
''Saya tidak ada masalah (di Madura). Adaptasi bisa langsung dan semuanya berjalan bagus. Saya juga harus menciptakan situasi menyenangkan dalam tim,''kata Arcan Iurie.
(aww)