Asah striker utama, PSIS ngotot uji coba
Jum'at, 04 April 2014 - 15:37 WIB
Asah striker utama, PSIS ngotot uji coba
A
A
A
Sindonews.com - Kondisi sulit dialami PSIS Semarang. Rencana uji coba dengan salah tim yang berlaga di Indonesia Super League (ISL), Persiba Bantul pada Minggu (6/4), akhirnya gagal total. Penyebabnya pihak kepolisian tidak memberikan izin untuk pertandingan uji coba.
Pihak keamanan masih memfokuskan pengamanan pada kampanye partai politik (parpol) jelang Pemilu Legislatif (Pileg). Kampanye partai politik sendiri baru akan berakhir pada 6 April 2014.
Tentu saja hal ini sangat merugikan Mahesa Jenar. Sebab, Ronald Fagundez masih membutuhkan uji coba untuk memperbaiki lini depan dan lini tengah, yang saat ini masih belum optimal.
Sayangnya, harapan itu terganjal. Tak pelak, PSIS hanya bisa beruji coba dengan PS Angkatan Darat (AD) pada Jumat (4/4) sore kemarin. Tim tersebut sebelumnya juga pernah dijajal oleh PSIS di Stadion Citarum Semarang pada uji coba ketiga dengan skor 1-0 untuk PSIS.
General Manager PSIS Khairul Anwar mengatakan, stadion di Bantul tidak bisa digunakan untuk uji coba karena sedang digunakan oleh partai politik untuk kampanye. Terpaksa, PSIS hanya uji coba dengan tim lokal PS AD.''Persiba mau uji coba dengan PSIM Yogyakarta batal, sama-sama tim dari Yogyakarta. Karena memang izin keramaian dari kepolisian tidak turun,''ujar dia.
Soal langkah ke depan, ujar Khairul, pihaknya akan mengomunikasikan lagi dengan Direktur Utama PSIS Yoyok Sukawi terkait dengan uji coba pada pekan depan. Selama ini dirinya belum mendapat instruksi untuk menggelar uji coba sekali lagi.''Coba nanti, waktu di lapangan saya komunikasikan dulu. Kalau menurut saya memang perlu uji coba lagi,''katanya.
Menurut dia, anak asuh Eko Riyadi masih memiliki kekurangan yang harus secepatnya dibenahi, lantaran kompetisi sudah semakin dekat. Ini agar masalah klasik kesulitan mencetak gol di lini depan PSIS ini segera terpecahkan.''Strikernya ini masih menjadi PR (pekerjaan rumah) pelatih. Masih kurang satu karena ada yang sakit,''katanya.
Saat ini, striker PSIS hanya 3 orang, di antaranya Harry Nur, Julio Alcorse, dan Wahyu Saputra yang berstatus pemain magang. PSIS selama ini lebih mengandalkan Harry Nur dan Julio Alcorse, yang baru diturunkan pada saat uji coba dengan Persibat Batang.
Sementara Wahyu Saputra jarang dimainkan dan kalaupun diturunkan sebagai pemain pengganti. Asisten Manager PSIS Didik Septiyono menilai sangat riskan menggelar uji coba dua minggu sebelum kick-off. Seharusnya para pemain bisa dibuat lebih enjoy dan kalaupun uji coba dengan tim yang levelnya di bawah. ''Kalau menurut saya begitu,''ucapnya.
Pihak keamanan masih memfokuskan pengamanan pada kampanye partai politik (parpol) jelang Pemilu Legislatif (Pileg). Kampanye partai politik sendiri baru akan berakhir pada 6 April 2014.
Tentu saja hal ini sangat merugikan Mahesa Jenar. Sebab, Ronald Fagundez masih membutuhkan uji coba untuk memperbaiki lini depan dan lini tengah, yang saat ini masih belum optimal.
Sayangnya, harapan itu terganjal. Tak pelak, PSIS hanya bisa beruji coba dengan PS Angkatan Darat (AD) pada Jumat (4/4) sore kemarin. Tim tersebut sebelumnya juga pernah dijajal oleh PSIS di Stadion Citarum Semarang pada uji coba ketiga dengan skor 1-0 untuk PSIS.
General Manager PSIS Khairul Anwar mengatakan, stadion di Bantul tidak bisa digunakan untuk uji coba karena sedang digunakan oleh partai politik untuk kampanye. Terpaksa, PSIS hanya uji coba dengan tim lokal PS AD.''Persiba mau uji coba dengan PSIM Yogyakarta batal, sama-sama tim dari Yogyakarta. Karena memang izin keramaian dari kepolisian tidak turun,''ujar dia.
Soal langkah ke depan, ujar Khairul, pihaknya akan mengomunikasikan lagi dengan Direktur Utama PSIS Yoyok Sukawi terkait dengan uji coba pada pekan depan. Selama ini dirinya belum mendapat instruksi untuk menggelar uji coba sekali lagi.''Coba nanti, waktu di lapangan saya komunikasikan dulu. Kalau menurut saya memang perlu uji coba lagi,''katanya.
Menurut dia, anak asuh Eko Riyadi masih memiliki kekurangan yang harus secepatnya dibenahi, lantaran kompetisi sudah semakin dekat. Ini agar masalah klasik kesulitan mencetak gol di lini depan PSIS ini segera terpecahkan.''Strikernya ini masih menjadi PR (pekerjaan rumah) pelatih. Masih kurang satu karena ada yang sakit,''katanya.
Saat ini, striker PSIS hanya 3 orang, di antaranya Harry Nur, Julio Alcorse, dan Wahyu Saputra yang berstatus pemain magang. PSIS selama ini lebih mengandalkan Harry Nur dan Julio Alcorse, yang baru diturunkan pada saat uji coba dengan Persibat Batang.
Sementara Wahyu Saputra jarang dimainkan dan kalaupun diturunkan sebagai pemain pengganti. Asisten Manager PSIS Didik Septiyono menilai sangat riskan menggelar uji coba dua minggu sebelum kick-off. Seharusnya para pemain bisa dibuat lebih enjoy dan kalaupun uji coba dengan tim yang levelnya di bawah. ''Kalau menurut saya begitu,''ucapnya.
(aww)