Laporta nilai FIFA terlalu berat hukum Barca
Senin, 07 April 2014 - 18:44 WIB
Laporta nilai FIFA terlalu berat hukum Barca
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta turut mengomentari terkait sanksi FIFA kepada klub asal Catalan itu yang menurutnya terlalu berat. Laporta menilai seharusnya FIFA mengetahui jika Barca telah lama mendidik pemain muda untuk menjadi seorang pemain bintang layaknya Andres Iniesta, Xavi Hernandes dan masih banyak lagi.
Seperti diketahui klub berjuluk La Blaugrana dilarangan FIFA melakukan aktivitas transfer selama 14 bulan, lantaran melanggar aturan soal pembelian pemain internasional di bawah usia 18 tahun. Larangan itu membuat Barca tidak bisa mendatangkan pemain baru sampai Juni 2015 mendatang, bila kubu Catalan tidak melakukan banding.
Sementara itu Laporta menilai sanksi yang harus dijalani mantan klubnya terlalu berat. "Seperti diketahui kami mendidik mereka sebelum membuat mereka bermain, apalagi yang kami lakukan sangat baik untuk perkembangan pemain muda," terang Laporta seperti dilansir Marca, Senin (7/4).
"Messi, Xavi, Iniesta, Valdes, Barcelona, Pique, Busquets, dan Pedro menjadi bukti apa yang telah kami lakukan. Mereka semua datang dari akademi La Masia dan selama bertahun-tahun ini telah berjalan. Kami peduli membina pemain muda dalam cara profesional dan kami telah menjadikan mereka bintang," tandasnya.
Seperti diketahui klub berjuluk La Blaugrana dilarangan FIFA melakukan aktivitas transfer selama 14 bulan, lantaran melanggar aturan soal pembelian pemain internasional di bawah usia 18 tahun. Larangan itu membuat Barca tidak bisa mendatangkan pemain baru sampai Juni 2015 mendatang, bila kubu Catalan tidak melakukan banding.
Sementara itu Laporta menilai sanksi yang harus dijalani mantan klubnya terlalu berat. "Seperti diketahui kami mendidik mereka sebelum membuat mereka bermain, apalagi yang kami lakukan sangat baik untuk perkembangan pemain muda," terang Laporta seperti dilansir Marca, Senin (7/4).
"Messi, Xavi, Iniesta, Valdes, Barcelona, Pique, Busquets, dan Pedro menjadi bukti apa yang telah kami lakukan. Mereka semua datang dari akademi La Masia dan selama bertahun-tahun ini telah berjalan. Kami peduli membina pemain muda dalam cara profesional dan kami telah menjadikan mereka bintang," tandasnya.
(akr)