Sinyal hijau klub Indonesia bertarung di LCA 2015
Senin, 07 April 2014 - 19:04 WIB
Sinyal hijau klub Indonesia bertarung di LCA 2015
A
A
A
Sindonews.com - Pintu bagi klub-klub Indonesia untuk bertarung di Liga Champions Asia (LCA) tahun depan kembali terbuka. Kabar gembira itu disampaikan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Joko Driyono.
Ada beberapa pertimbangan yang membuat Jokdri, sapaan Joko Driyono, begitu yakin soal peluang klub Indonesia kembali berlaga di LCA. Selain kondisi sepak bola Indonesia yang semakin kondusif, serta mulai kearah membaiknya prestasi tim nasional (timnas) Indonesia jadi alasan.
Tidak hanya itu, jika Persipura Jayapura dan Arema Cronus bisa tampil meyakinkan digelaran Piala AFC 2014, bukan tidak mungkin itu juga akan jadi membantu. Malahan, bisa saja Indonesia mendapatkan tiket LCA otomatis dari dua wakil Indonesia diajang Piala AFC tersebut.
Semua hitung-hitungan di atas, menurut Joko masuk dalam mekanisme index AFC sebagai lembaga tertinggi sepak bola Asia. Dan itu tadi, index sendiri dilihat dari kompetisi regional, yakni prestasi timnas dan kompetisi ISL di Asia. ''Dari 48 negara Asia, peringkat 24 sampai ke atas, itu mendapat slot (berlaga di LCA). Indonesia sendiri berada di kisaran 18-20. Itu sudah sesuai penilaian,''ungkap Joko.
"Liga Champions Asia menggunakan dua kriteria. Lisensi dan index masing-masing negara. Klub yang lolos nanti harus memiliki kualifikasi di lisensi klub AFC. Kami optimistis ada klub Indonesia yang akan tampil di Liga Champion Asia 2015," sambungnya.
Indonesia sendiri sudah tiga tahun secara beruntun (2012, 2013, 2014) tidak mengirimkan wakilnya diajang tertinggi klub-klub se-Asia tersebut. Dan terakhir Indonesia mendapatkan jatah terbanyak tampil di LCA pada tahun 2007.
Saat itu, satu tim lolos langsung ke putaran grup. Sedangkan, satu tim bermain di LCA melalui jalur playoff. Sementara di tahun selanjutnya Indonesia tidak mengirimkan satupun wakil. Adapun pada tahun 2009, 2010, 2011, Indonesia masing-masing mengirimkan satu wakil di LCA
Ada beberapa pertimbangan yang membuat Jokdri, sapaan Joko Driyono, begitu yakin soal peluang klub Indonesia kembali berlaga di LCA. Selain kondisi sepak bola Indonesia yang semakin kondusif, serta mulai kearah membaiknya prestasi tim nasional (timnas) Indonesia jadi alasan.
Tidak hanya itu, jika Persipura Jayapura dan Arema Cronus bisa tampil meyakinkan digelaran Piala AFC 2014, bukan tidak mungkin itu juga akan jadi membantu. Malahan, bisa saja Indonesia mendapatkan tiket LCA otomatis dari dua wakil Indonesia diajang Piala AFC tersebut.
Semua hitung-hitungan di atas, menurut Joko masuk dalam mekanisme index AFC sebagai lembaga tertinggi sepak bola Asia. Dan itu tadi, index sendiri dilihat dari kompetisi regional, yakni prestasi timnas dan kompetisi ISL di Asia. ''Dari 48 negara Asia, peringkat 24 sampai ke atas, itu mendapat slot (berlaga di LCA). Indonesia sendiri berada di kisaran 18-20. Itu sudah sesuai penilaian,''ungkap Joko.
"Liga Champions Asia menggunakan dua kriteria. Lisensi dan index masing-masing negara. Klub yang lolos nanti harus memiliki kualifikasi di lisensi klub AFC. Kami optimistis ada klub Indonesia yang akan tampil di Liga Champion Asia 2015," sambungnya.
Indonesia sendiri sudah tiga tahun secara beruntun (2012, 2013, 2014) tidak mengirimkan wakilnya diajang tertinggi klub-klub se-Asia tersebut. Dan terakhir Indonesia mendapatkan jatah terbanyak tampil di LCA pada tahun 2007.
Saat itu, satu tim lolos langsung ke putaran grup. Sedangkan, satu tim bermain di LCA melalui jalur playoff. Sementara di tahun selanjutnya Indonesia tidak mengirimkan satupun wakil. Adapun pada tahun 2009, 2010, 2011, Indonesia masing-masing mengirimkan satu wakil di LCA
(aww)