Debut tokcer, Alcorse tak pasang target gol
Senin, 28 April 2014 - 15:26 WIB
Debut tokcer, Alcorse tak pasang target gol
A
A
A
Sindonews.com - Debut Julio Alcorse bersama PSIS Semarang di awal-awal kompetisi sangat manis. Bomber asal Argentina itu sudah mengoleksi 4 gol saat turun di empat pertandingan Mahesa Jenar.
Hampir setiap kali pertandingan, pemain kelahiran 17 September 1981 ini mampu menciptakan gol. Alcorse hanya puasa gol saat PSIS sowan ke Stadion Madya menghadapi PPSM Sakti Magelang karena kondisinya belum sepenuhnya fit sehingga ditarik jelang bubaran.
Selebihnya, dia mencetak dua gol saat menghadapi Persip Pekalongan, PSIR (1) dan Persipur Purwodadi (1). Pemain yang musim lalu mengenakan jersey Persijap Jepara itu mengoleksi lebih banyak gol dari tandemnya, Harry Nur Yulianto (2) dan M Yunus (2). Pemain belakang Safrudin Tahar juga memberi kontribusi 1 gol.
Gol yang dilesakkan oleh pemain berusia 32 tahun itu tidak bisa dilepaskan dari kontribusi sang sohib, Ronald Fagundez. Playmaker yang pernah menjadi bintang Persik Kediri dan Persisam Putra Samarinda itu memberikan dua assist melalui tendangan bola mati saat menghadapi Persip dan crossing kala melibas PSIR 1-0 di Stadion Jatidiri beberapa waktu lalu.
Keputusan mengontrak pemain yang pernah malang melintang mengikuti kompetisi di Spanyol itu dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Beberapa waktu lalu Mahesa Jenar memang dilamar banyak pemain debutan.
Seperti Juan Acuna Munoz, yang sekarang dipinang Barito Putera dan Dembele Makan. Kemudian juga pemain berpengalaman Prince Kabir Bello, Alberto Ramon Souza, dan Fernando Soler. Semuanya tersisih. Hanya Alcorse yang mampu memikat pelatih PSIS Eko Riyadi.
Karena sentuhan bolanya dinilai menjanjikan, kurang dari 2 pekan manajemen langsung melakukan negosiasi kontrak. Julio Alcorse mengatakan, dirinya dalam setiap pertandingan lebih mementingkan untuk tim supaya bisa mendulang poin penuh. ''Saya tidak senang bicara target gol. Yang penting tim bisa menang dalam setiap kali pertandingan,''ujarnya.
Kendati cukup produktif dalam mencetak gol, bukan berarti bomber andalan PSIS di lini depan itu tanpa kekurangan. Kecepatan dari pemain yang pernah membela PSMS Medan dan Persibo Bojonegoro sudah mulai menurun seiring usianya yang semakin bertambah.
Manajer PSIS Wahyu Winarto menuturkan, Julio Alcorse cukup pintar dalam menempatkan posisi. Beberapa kali dia berada di tempat yang tepat dan saat yang tepat untuk menciptakan gol karena memiliki peluang.Alcorse kala membela Persijap Jepara juga cukup produktif. Dari 11 kali turun, mampu mengoleksi 6 gol. ''Memang tadinya ada yang sempat meragukan,” ujarnya.
Hampir setiap kali pertandingan, pemain kelahiran 17 September 1981 ini mampu menciptakan gol. Alcorse hanya puasa gol saat PSIS sowan ke Stadion Madya menghadapi PPSM Sakti Magelang karena kondisinya belum sepenuhnya fit sehingga ditarik jelang bubaran.
Selebihnya, dia mencetak dua gol saat menghadapi Persip Pekalongan, PSIR (1) dan Persipur Purwodadi (1). Pemain yang musim lalu mengenakan jersey Persijap Jepara itu mengoleksi lebih banyak gol dari tandemnya, Harry Nur Yulianto (2) dan M Yunus (2). Pemain belakang Safrudin Tahar juga memberi kontribusi 1 gol.
Gol yang dilesakkan oleh pemain berusia 32 tahun itu tidak bisa dilepaskan dari kontribusi sang sohib, Ronald Fagundez. Playmaker yang pernah menjadi bintang Persik Kediri dan Persisam Putra Samarinda itu memberikan dua assist melalui tendangan bola mati saat menghadapi Persip dan crossing kala melibas PSIR 1-0 di Stadion Jatidiri beberapa waktu lalu.
Keputusan mengontrak pemain yang pernah malang melintang mengikuti kompetisi di Spanyol itu dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Beberapa waktu lalu Mahesa Jenar memang dilamar banyak pemain debutan.
Seperti Juan Acuna Munoz, yang sekarang dipinang Barito Putera dan Dembele Makan. Kemudian juga pemain berpengalaman Prince Kabir Bello, Alberto Ramon Souza, dan Fernando Soler. Semuanya tersisih. Hanya Alcorse yang mampu memikat pelatih PSIS Eko Riyadi.
Karena sentuhan bolanya dinilai menjanjikan, kurang dari 2 pekan manajemen langsung melakukan negosiasi kontrak. Julio Alcorse mengatakan, dirinya dalam setiap pertandingan lebih mementingkan untuk tim supaya bisa mendulang poin penuh. ''Saya tidak senang bicara target gol. Yang penting tim bisa menang dalam setiap kali pertandingan,''ujarnya.
Kendati cukup produktif dalam mencetak gol, bukan berarti bomber andalan PSIS di lini depan itu tanpa kekurangan. Kecepatan dari pemain yang pernah membela PSMS Medan dan Persibo Bojonegoro sudah mulai menurun seiring usianya yang semakin bertambah.
Manajer PSIS Wahyu Winarto menuturkan, Julio Alcorse cukup pintar dalam menempatkan posisi. Beberapa kali dia berada di tempat yang tepat dan saat yang tepat untuk menciptakan gol karena memiliki peluang.Alcorse kala membela Persijap Jepara juga cukup produktif. Dari 11 kali turun, mampu mengoleksi 6 gol. ''Memang tadinya ada yang sempat meragukan,” ujarnya.
(aww)