Laskar Mataram puas curi poin Elang Jawa

Selasa, 29 April 2014 - 19:28 WIB
Laskar Mataram puas...
Laskar Mataram puas curi poin Elang Jawa
A A A
Sindonews.com - PSIM Yogyakarta memenuhi ambisi mencuri poin di kandang PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Selasa (29/4) sore. Permainan disiplin para penggawa Laskar Mataram membuat frustrasi para pemain PSS Sleman.
''Ada sedikit frustrasi para pemain. PSIM bermain bagus. Babak pertama kita ada tujuh peluang emas tapi tak bisa berbuah gol. Namun, hasil ini tetap kita syukuri. Jangan salahkan pemain, tapi salahkan saya,” kata pelatih kepala PSS Sleman, Sartono Anwar.

Menurutnya, untuk mencetak gol pemain harus mempunyai dua hal. Yaitu, tidak boleh emosi dan teknik menendang yang baik.''Kalau yang di Atas tidak menghendaki, ya harus bagaimana lagi. Yang penting permainan kita maksimal,''ucapnya.

Jalannya babak pertama, PSS tampil lebih menekan. Baru enam menit berjalan, gelandang bertahan, Marwan Muhammad, memberi kejutan ke gawang PSIM yang dijaga oleh Oni Kurniawan. Namun, bola masih melambung ke atas mistar gawang.

Menit ke-14, striker PSS, Saktiawan Sinaga kembali membuat ancaman. Namun, sepakan bebasnya masih tipis di atas gawang PSIM. Laskar Mataram bukannya tanpa peluang. Menit ke-18, PSIM berbalik membalas serangan. Kapten Topas Pamungkas dari luar kotak penalti melakukan sepakan keras. Namun, sayangnya bola masih jauh dari sasaran.

Menit ke-21, tuan rumah kembali mendapatkan kesempatan emas, yang didapatkan oleh striker Moniega Bagus Suwardi. Namun, dirinya yang hanya tinggal berhadapan dengan kiper, tetap tak mampu mengubah skor.

Sebuah insiden pun terjadi pada menit ke-24, hingga menyebabkan wasit menghentikan sementara pertandingan. Kerusuhan saling melempar botol minuman dan benda keras antara pendukung kedua kebelasan timbul. Yaitu, suporter PSIM dengan Slemania dari PSS.

Pihak keamanan yang berjaga membutuhkan waktu selama sebelas menit untuk meredam kerusuhan. Setelah kembali bisa kondusif, pada menit ke 35 waktu normal, untuk yang kedua kalinya Moniega kembali mendapat kesempatan emas saat hanya berhadapan dengan kiper PSIM. Tetapi, blundernya terulang. Bola sepakannya melenceng ke sisi kiri gawang Laskar Mataram.

Tim pelatih PSIM pun mencoba menambah gebrakan dengan memasukkan Andi Kurniawan yang mengganti Jeni Gilang pada menit ke-49. Pergantian tersebut cukup efektif. Terlihat pada menit ke-51, pemain depannya Tri Handoko mampu membuka peluang. Tetapi, sepakan kerasnya hanya melambung saja di atas gawang PSS.

Peluang kembali didapatkan PSS. Tendangan bebas dari luar kotak penalti PSIM yang dilakukan Kristian Adelmund sempat menggetarkan tiang gawang. Namun, bola yang mentalnya tak bisa kembali dimanfaatkan. Skor sama kuat 0-0 ini pun bertahan hingga turun minum babak kedua.

Pada jalannya pertandingan babak kedua, PSS tetap tampil dominan. Apalagi, dengan dimasukkannya striker asing mereka, Guy Junior menggantikan Saktiawan Sinaga. Namun, serangannya masih buntu dengan tampil apiknya kiper PSIM, Ony Kurniawan.

Menit ke-87 waktu normal, kerusuhan antar suporter pun kembali terjadi. Namun, kali ini dilakukan oleh suporter PSIM dengan BCS, dari PSS. Meski demikian wasit tak mau bergeming. Hanya, saat ada lemparan flare ke tengah lapangan yang sempat mengganggu jalannya pertandingan. Skor pun tetap bertahan 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.

Usai laga, Pelatih Kepala PSIM, Seto Nurdiyantara mengatakan, anak-anak asuhannya yang dapat mencuri poin satu di kandang lawan ini sangat disyukurinya. Hasil ini merupakan perjuang keras seluruh tim yang sangat luar biasa. Sebab, sebelum laga, timnya berangkat dengan banyak kendala. ''Jangan tanya kendala itu apa. Anak-anak bisa bermain lepas, dan bisa belajar dari pemain PSS yang lebih berpengalaman,''ucapnya.

Dengan hasil ini, kedua tim pun sama-sama memperoleh lima poin dari empat laga yang telah dijalani. Keduanya juga bersaing di papan tengah klasemen sementara grup lima kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia.
(aww)
Berita Terkini
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
1 jam yang lalu
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
2 jam yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
2 jam yang lalu
Marc Marquez Dominan...
Marc Marquez Dominan di Sprint Race MotoGP Hungaria, Veda Ega Start dari Baris Ketiga Moto3
2 jam yang lalu
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved