Arcan Iurie tak leluasa milih pemain baru
Kamis, 15 Mei 2014 - 12:34 WIB
Arcan Iurie tak leluasa milih pemain baru
A
A
A
Sindonews.com - Persepam Madura United tidak terlalu leluasa dalam memilih pemain baru untuk putaran dua Indonesia Super League (ISL). Hingga beberapa hari jelang dimulainya kembali kompetisi, pelatih Persepam Arcan Iurie hanya memiliki sejumlah pemain seleksi yang kurang meyakinkan.
Untuk seleksi pemain asing Asia, tinggal menyisakan Aboubakar Sillah karena dua pemain lainnya sudah tidak diinginkan pelatih, yakni Javad Moradi (Iran) dan Rachmadi Abdulrrahman (Arab Saudi). Sedangkan non-asia masih ada Eduard Valuta (Moldova) dan Diego Parites (Paraguay).
Dua pemain non-asia tersebut menjadi harapan Persepam karena seleksi pemain lokal tidak ada nama yang meyakinkan. Sebut saja M Isnaini (eks PSPS Pekanbaru), Dedi Haryanto (eks Persijap Jepara), Irfan Mofu dan Yanuar (eks Persita Tangerang), serta M Yusuf (eks Semen Padang).
Kendati nama-nama lokal tersebut mayoritas berasal dari tim ISL, tapi pamornya tidak begitu bersinar. Saat ini mereka masih menjalani seleksi di Madura dan rencananya akhir pekan ini pelatih sudah memutuskan siapa yang bakal disodori kontrak hingga akhir musim.
“Kriteria seleksi tetap didasarkan pada kemampuan tim. Jika kualitas pemain seleksi di bawah pemain yang sudah ada, tidak akan saya paksakan. Memang tidak begitu banyak pilihan yang saya punyai, tapi tentunya tetap ada penambahan pemain,” jelas Arcan Iurie, Rabu (14/5).
Pelatih asal Moldova tersebut menambahkan, akhir pekan ini atau sebelum bergulirnya kembali ISL putaran dua, dirinya bakal membuat keputusan soal nasib pemain seleksi. Diakuinya tidak semua posisi akan tertutupi dengan pemain baru, sehingga membutuhkan skenario alternatif.
Misalnya posisi yang ditinggalkan Zaenal Arif, kapten sekaligus striker yang cedera hingga akhir musim. Arcan tidak bisa menjamin ada pemain baru yang bakal mengisi posisinya. “Kalau memang tidak ada, kami harus mengubah posisi pemain yang ada atau memakai strategi berbeda,” jelasnya.
Sedangkan untuk posisi defender, Aboubakar Sillah sangat berpeluang kembali memperkuat Persepam walau sudah didepak selepas putaran pertama silam. Dia kini bersaing dengan Eduard Valuta, bek asal Moldova berusia 35 tahun yang pernah memperkuat Persikabo Bogor.
Sementara Diego Parites yang berposisi gelandang serang tidak memiliki pesaing di posisinya. Hanya saja, jika nantinya dia disodori kontrak, maka harus bersaing dengan Jose Jara Gonzales di lini tengah. Gonzales sendiri sudah menjadi kekuatan utama Sape Kerap sejak awal musim.
Dari tiga pemain asing yang masih seleksi, rencananya bakal diambil dua untuk melengkapi kuota. Tapi Arcan Iurie tak menutup kemungkinan hanya menambah satu saja. Di Persepam sendiri sudah ada dua pemain impor yang dipertahankan, yakni Silvio Escobar dan Jose Jara Gonzales.
Untuk seleksi pemain asing Asia, tinggal menyisakan Aboubakar Sillah karena dua pemain lainnya sudah tidak diinginkan pelatih, yakni Javad Moradi (Iran) dan Rachmadi Abdulrrahman (Arab Saudi). Sedangkan non-asia masih ada Eduard Valuta (Moldova) dan Diego Parites (Paraguay).
Dua pemain non-asia tersebut menjadi harapan Persepam karena seleksi pemain lokal tidak ada nama yang meyakinkan. Sebut saja M Isnaini (eks PSPS Pekanbaru), Dedi Haryanto (eks Persijap Jepara), Irfan Mofu dan Yanuar (eks Persita Tangerang), serta M Yusuf (eks Semen Padang).
Kendati nama-nama lokal tersebut mayoritas berasal dari tim ISL, tapi pamornya tidak begitu bersinar. Saat ini mereka masih menjalani seleksi di Madura dan rencananya akhir pekan ini pelatih sudah memutuskan siapa yang bakal disodori kontrak hingga akhir musim.
“Kriteria seleksi tetap didasarkan pada kemampuan tim. Jika kualitas pemain seleksi di bawah pemain yang sudah ada, tidak akan saya paksakan. Memang tidak begitu banyak pilihan yang saya punyai, tapi tentunya tetap ada penambahan pemain,” jelas Arcan Iurie, Rabu (14/5).
Pelatih asal Moldova tersebut menambahkan, akhir pekan ini atau sebelum bergulirnya kembali ISL putaran dua, dirinya bakal membuat keputusan soal nasib pemain seleksi. Diakuinya tidak semua posisi akan tertutupi dengan pemain baru, sehingga membutuhkan skenario alternatif.
Misalnya posisi yang ditinggalkan Zaenal Arif, kapten sekaligus striker yang cedera hingga akhir musim. Arcan tidak bisa menjamin ada pemain baru yang bakal mengisi posisinya. “Kalau memang tidak ada, kami harus mengubah posisi pemain yang ada atau memakai strategi berbeda,” jelasnya.
Sedangkan untuk posisi defender, Aboubakar Sillah sangat berpeluang kembali memperkuat Persepam walau sudah didepak selepas putaran pertama silam. Dia kini bersaing dengan Eduard Valuta, bek asal Moldova berusia 35 tahun yang pernah memperkuat Persikabo Bogor.
Sementara Diego Parites yang berposisi gelandang serang tidak memiliki pesaing di posisinya. Hanya saja, jika nantinya dia disodori kontrak, maka harus bersaing dengan Jose Jara Gonzales di lini tengah. Gonzales sendiri sudah menjadi kekuatan utama Sape Kerap sejak awal musim.
Dari tiga pemain asing yang masih seleksi, rencananya bakal diambil dua untuk melengkapi kuota. Tapi Arcan Iurie tak menutup kemungkinan hanya menambah satu saja. Di Persepam sendiri sudah ada dua pemain impor yang dipertahankan, yakni Silvio Escobar dan Jose Jara Gonzales.
(bbk)