DPR Sebut Brazil 2014 Pencurian Terbesar dalam Sejarah

Minggu, 01 Juni 2014 - 12:24 WIB
DPR Sebut Brazil 2014...
DPR Sebut Brazil 2014 Pencurian Terbesar dalam Sejarah
A A A
SAO PAULO - Gelombang protes di Brasil dan belum siapnya sejumlah stadion mengancam berlangsungnya Piala Dunia 2014. Ajang Piala Dunia bisa menjadi kekacauan sebagai kerusuhan sosial dan mengancam peserta sepak bola. Bahkan para anggota DPR Brazil menilai ajang Piala Dunia 2014 adalah bentuk pencurian terbesar dalam sejarah Brazil.

Menurut keterangan polisi, sekitar 10.000 orang turun ke jalan di kota Belo Horizonte, Brasilia, Manaus, Porto Alegre, Rio de Janeiro dan Sao Paulo, Sabtu (31/05). Demonstran terutama menyerukan perbaikan kondisi sosial dan layanan publik.

Di daerah bisnis Sao Paulo, sekitar 5.000 anggota Gerakan Pekerja Tuna Wisma (MTST) membakar sejumlah ban mobil dan berpawai ke stadion Corinthians Arena, yang akan jadi tempat upacara pembukaan dan pertandingan yang menandainya, antara Brasil dan Kroasia, 12 Juni mendatang.

Demonstran juga mengepung bus-bus yang dipenuhi penumpang, dan menghancurkan jendela kendaraan pada sebuah perusahaan yang jadi sponsor utama turnamen yang diselenggarakan FIFA. Polisi gunakan gas air mata untuk menghadapi demonstran, dan memecahnya kerumunan menjadi beberapa kelompok kecil. Sedikitnya 20 demonstran ditangkap di Sao Paulo. Demikian keterangan polisi. Menurut media lokal, sedikitnya dua fotografer menderita cedera ringan.

Di kota Rio de Janeiro dan ibukota Brasilia, polisi gunakan 'pepper spray' untuk menghalau kelompok-kelompok kecil demonstran, setelah aksi protes utama mereda. Di kota Recife di timur laut, sejumlah remaja menggunakan kesempatan aksi mogok yang dilakukan polisi untuk merampok toko-toko dan merusak. Sekitar 170 orang ditangkap di kota itu dalam dua hari terakhir.

Setelah memblokir beberapa jalan, demonstran di Sao Paulo mengadakan aksi protes sekitar 300 meter dari stadion dan menyerukan, "Piala Dunia tanpa rakyat." Mantan presiden Luiz Inacio Lula da Silva mengkritik aksi protes massa. Banyak demonstran menyuarakan kemarahan mereka terhadap FIFA yang dinilai hanya peduli dengan kepentingan sendiri.

Sementara itu Romario , bintang timnas Brazil 1994 dan sekarang menjadi seorang politisi sosialis di Chambers Deputi, menyebut turnamen Piala Dunia 2014 adalah ' pencurian terbesar dalam sejarah Brasil .
(wbs)
Berita Terkait
Pastikan Distribusi...
Pastikan Distribusi BBM dan LPG Lancar, Direktur Pertamina Tinjau Langsung Satgas RAFI 2021
Fasilitas Pengolahan...
Fasilitas Pengolahan Sampah Antara Jadi Solusi Limbah di Jakarta
Peresmian Sarana Ibadah,...
Peresmian Sarana Ibadah, Fasilitas di Aryana Karawaci Kian Lengkap
Agama Warga Negara Brazil...
Agama Warga Negara Brazil dan Persentasenya
Seluruh Sarana dan Fasilitas...
Seluruh Sarana dan Fasilitas Lengkap, Stadion GBT Siap Jadi Venue Kualifikasi Piala AFC U-20
BTN Gairahkan Pembangunan...
BTN Gairahkan Pembangunan Rumah Bersubsidi dengan Fasilitas dan Sarana Layaknya Real Estate
Berita Terkini
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
6 jam yang lalu
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
12 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
13 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
15 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
15 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
17 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved