PSK Brazil Diobral Besar-besaran

Selasa, 17 Juni 2014 - 11:00 WIB
PSK Brazil Diobral Besar-besaran
PSK Brazil Diobral Besar-besaran
A A A
RIO DE JANEIRO - Lebih dari 4.000 pelacur Brazil berkumpul menjadi Fanzone untuk memikat pendukung selama pertandingan Piala Dunia. Para pekerja seks berkumpul di Vila Mimosa, Kota Cinta, Rio de Janeiro. Bahkan mereka melakukan promosi dengan menurunkan tarif mereka dari 80 real Brasil atau sekitar £ 22 - 60 (£ 16) untuk memikat pendukung.

"Saya akan senang untuk bertemu seorang pria dari negara Anda. Saya ingin memperluas pandangan saya " kata Mel salah seorang PSK seperti dilansir Daily.

Seperti terlihat di sebuah distrik lampu merah yang hanya 2 km dari stadion Maracana menjadi kota pengunjung tersebar khususnya dari fans Inggris. "Kami sedang menunggu fans Inggris. Saya tidak dapat berbicara bahasa mereka tetapi saya akan berkomunikasi dengan mereka dengan cara terbaik yang saya tahu,"

"Mereka akan dikenakan tarif khusus. Ini adalah yang paling bisa saya lakukan untuk menunjukkan penghargaan saya untuk mereka bepergian sepanjang jalan ini. "

Pekerja seks komersial (PSK) di bawah umur ABG di Brasil mulai beraksi dengan menggunakan kaos bercorak hijau keemasan bertuliskan slogan-slogan sepak bola dunia. Tak hanya itu PSK di sana, menerima pembayaran melalui debit atau kartu kredit bila memang tidak memiliki cukup uang tunai.

Jumlah PSK terus meningkat. terlebih banyak turis asing yang akan datang ke Brazil pada pertengahan tahun nanti untuk melihat Piala Dunia. Bahkan para PSK memakai slogan yang pas, yang cocok digunakan pada 2014 mendatang, 'Nikmati sekarang, bayar kemudian'.

"Dengan sistem ini, klien yang ingin memerluas program mereka tapi tidak memiliki uang tunai, bisa tinggal dengan seorang gadis lebih lama tanpa gangguan," kata Mucikari, Cida Vieira, dikutip Mirror,

Bahkan menurut pengakuan Polina (PSK berusia 14 tahun) ikut mencari uang dari pembangunan stadion Sao Paulo sejak tiga bulan lalu. Awalnya, dirinya hanya mengikuti teman sebayanya. Polina mengungkapkan jika ada sekitar 300 pekerja bangunan di stadion Sao Paulo dan mengaku dalam sehari dirinya bisa melayani nafsu 15 pekerja.

Bahkan, hampir semua kliennya adalah pekerja bangunan stadion. "Saya tergoda ikut menjual diri setelah teman saya lebih dulu bekerja di bisnis inMereka memang membayar, tapi terkadang tidak memperlakukan saya dengan baik," lanjutnya.

Jumlah PSK terus meningkat. terlebih banyak turis asing yang akan datang ke Brasil pada pertengahan tahun nanti untuk melihat Piala Dunia.

"Saya yakin bisa mendapatkan penghasilan lebih banyak dari penggemar sepak bola dan saya akan menetapkan tarif yang lebih tinggi," paparnya.
(wbs)
Berita Terkait
Agama Warga Negara Brazil...
Agama Warga Negara Brazil dan Persentasenya
Uskup Brazil Mundur...
Uskup Brazil Mundur setelah Rekaman Video Seks Bocor
Sejumlah Fakta Menarik...
Sejumlah Fakta Menarik Legenda Sepakbola Brazil Pele
Neymar Cs Bentangkan...
Neymar Cs Bentangkan Foto Pele Usai Singkirkan Korea Selatan
Presiden Brazil Akhirnya...
Presiden Brazil Akhirnya Ucapkan Selamat pada Biden
Sebut Warga Brazil Berasal...
Sebut Warga Brazil Berasal dari Hutan, Presiden Argentina Minta Maaf
Berita Terkini
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
9 menit yang lalu
Final Piala Dunia 2026:...
Final Piala Dunia 2026: New York Dikepung Kabut Asap, Laga Spanyol vs Argentina Terancam?
42 menit yang lalu
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
10 jam yang lalu
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
12 jam yang lalu
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
12 jam yang lalu
Timnas Spanyol Harus...
Timnas Spanyol Harus Lihat! Botol Minum Pickford Bikin Messi dan Pemain Argentina Geleng-geleng Kepala
15 jam yang lalu
Infografis
Besaran Gaji dan Tunjangan...
Besaran Gaji dan Tunjangan Hakim Sebelum Dinaikkan Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved