Simeone, Tiga Tahun Lima Trofi

Sabtu, 23 Agustus 2014 - 18:35 WIB
Simeone, Tiga Tahun...
Simeone, Tiga Tahun Lima Trofi
A A A
MADRID - Apa jadinya jika Diego Simeone menolak bergabung dengan Atletico Madrid pada 23 Desember 2011. Mungkin saja, namanya tak semerbak saat ini.

Simeone menghadapi banyak pilihan karier pada tahun 2011. Selepas melatih San Lorenzo pada 2009-2010, dia sempat bergabung dengan klub Seri A Catania, pada 19 Januari 2011.

Namun, hanya enam bulan bertahan dan membantu Catania lolos dari degradasi, pria kelahiran Buenos Aires, Argentina, 28 April 1970, itu menerima pinangan klub Primera Division Argentina Racing Club de Avellaneda.

Keberadaan Simeone di Racing sebagai balas jasa karena dia sempat membela dan pensiun di klub berjuluk La Academia itu pada 2005-2006. Itu kesempatan kedua El Cholo, julukan Simeone, menangani klub yang berdiri 25 Maret 1903 itu.

Namun, usia kepelatihan El Cholo di Racing Club hanya seumur jagung. Pada 23 Desember 2011, Simeone mengambil kesempatan menggantikan Gregorio Manzano yang dipecat Atletico setelah dikalahkan klub divisi III Albacete Balompie di ajang Copa del Rey.

Totalitas dan kejeniusan Simeone sebagai pelatih tercurah di Atletico. Pada musim pertamanya, Simeone memenangi trofi Liga Europa 2011/2012 seusai mengalahkan Athletic Bilbao 3-0 di Arena Nationala, Bucharets, 9 Mei 2012.

Dari situ, Los Colchoneros, julukan Atletico, terus menuai gelar. Simeone mengakhiri dahaga trofi Atletico yang terakhir kali mengangkat trofi La Liga pada musim 1995/1996 dengan meraih gelar La Liga 2013/2014.

Tiga tahun di tangan Simeone, Atletico terus mencatat sejarah positif. Piala Super Spanyol merupakan trofi terakhir yang direngkuh seusai mengalahkan Real Madrid 1-0 pada leg kedua di Vicente Calderon, Jumat (22/8). Atletico unggul agregat 2-1.

Lepas dari kartu merah Simeone di laga itu, kemenangan atas Madrid tak hanya memperbaiki rekor pertemuan setelah tak pernah menang selama 14 tahun melawan tim sekota itu, juga menghapus kutukan Calderon yang terakhir kali menang melawan Madrid di stadion itu pada 12 Juni 1999 (3-1 di La Liga).

Trofi Piala Super Spanyol 2014 merupakan yang kedua dalam sejarah klub. Terakhir kali Atletico menang pada 1985. Simeone menjadi pelatih kelahiran Argentina kelima yang memenangi Piala Super spanyol stelah Cesar Luis Menotti (1983), Alfredo Di Stefano (1990), Hector Cuper (1998-99), dan Gerardo Martino (2013)

Trofi itu juga merupakan gelar ketujuh Atletico yang diraih dalam empat tahun terakhir, unggul satu trofi dari Madrid yang meraih enam trofi dalam empat tahun. Dalam tiga tahun, Simeone memenangi lima trofi, yakni Liga Europa (2011/2012), Piala Super Eropa (2012), Copa del Rey (2012/2013), La Liga (2013/2014), dan Piala Super Spanyol (2014). Juga sebagai finalis Liga Champions 2013/2015, dan memenangi tiga derby Madrid dalam dua musim terakhir.

Perjuangan Simeone mempertahankan gelar La Liga dimulai melawan Rayo Vallecano di Campo de Futbol de Vallecas, Madrid, Senin (25/8). "Saya senang dengan tim ini. semangat tempur mereka tetap terjaga," kata Simeone dilansir Marca.
(sha)
Berita Terkait
Perebutan Gelar Bergengsi...
Perebutan Gelar Bergengsi Supercopa de Espana, RCTI Siap Menyajikan Drama Sepak Bola Spanyol!
Momen Kemenangan Barcelona...
Momen Kemenangan Barcelona Raih Juara Piala Super Spanyol
Atheltic Bilbao vs Real...
Atheltic Bilbao vs Real Madrid: Siapa Jawara Piala Super Spanyol?
Preview Laga El Clasico...
Preview Laga El Clasico di Final Piala Super Spanyol 2023
BREAKING NEWS: Real...
BREAKING NEWS: Real Madrid Juara Piala Super Spanyol
Real Madrid Juara Piala...
Real Madrid Juara Piala Super Spanyol 2021-2022
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
23 menit yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
30 menit yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
37 menit yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
2 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved