Media Spanyol Beda Pendapat Soal Sanksi Simeone
Minggu, 24 Agustus 2014 - 17:39 WIB
Media Spanyol Beda Pendapat Soal Sanksi Simeone
A
A
A
MADRID - Media Spanyol berbasis di Madrid beda pendapat dalam memprediksi sanksi yang akan diterima Simeone. Marca percaya Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) akan menjatuhkan sanksi empat laga, sementara AS yakin Simeone diganjar tujuh pertandingan kompetisi domestik.
RFEF melalui Komisi Pertandingan akan menggelar rapat di Madrid, Senin (25/8) pukul 14.00 waktu setempat. Rapat itu membahas kemungkinan sanksi tambahan yang akan diberikan kepada Simeone.
Simeone mendapat kartu merah saat Atletico Madrid menang 1-0 pada leg kedua Piala Super Spanyol kontra Real Madrid di Vicente Calderon, Jumat (22/8). Hasil itu memastikan Los Colchoneros merengkuh trofi pertama musim ini setelah unggul agregat 2-1.
Menurut Marca, RFEF akan menjatuhkan sanksi empat laga karena kartu merah langsung plus aksi Simeone terhadap hakim garis.
Marca mendasarkan itu pada Pasal 114 aturan disiplin pertandingan yang menyatakan setiap yang mendapat kartu merah, pemain atau pelatih, harus langsung menuju kamar ganti dan tak boleh menyaksikan pertandingan di tribun. Kegagalan melakukannya dapat dihukum suspensi satu sampai tiga pertandingan.
Biasanya, suspensi tiga pertandingan hukuman berlaku pada kompetisi yang sama, namun aturan liga -yang mendapat sanksi lebih dari empat pertandingan, dalam hal ini bisa termasuk Simeone- akan berlaku untuk kompetisi lainnya.
Marca menilai Simeone mulai mendapat hukuman untuk laga pembuka La Liga 2014/2015 melawan Rayo Vallecano di Campo de Futbol de Vallecas, Madrid, Senin (25/8). Jika tidak, maka pada laga berikutnya melawan Eibar pekan depan.
AS berpendapat lain. Menurut AS, selain kartu merah, Simeone akan diganjar hukuman lain akibat memukul bagian belakang kepala hakim garis. Sedikitnya tujuh laga akan dijatuhkan RFEF kepada Simeone kendati sudah minta maaaf atas kejadian itu.
AS mewawancarai mantan wasit Urizar Azpitarte yang percaya jika RFEF menemukan fakta lain bahwa Simeone menghina salah satu ofisial pertandingan, itu saja bisa dikenakan larangan tambahan satu hingga dua pertandingan.
Simeone juga terancam skorsing tambahan dua pertandingan jika terbukti memukul bagian belakang kepala hakim garis. "Jika juri menemukan hal lebih dari apa yang dilaporkan ofisial pertandingan Fernandez Borbalan, bisa jadi lebih dari larangan empat pertandingan. Karena pelatih melakukan tindakan kekerasan," kata Azpitarte.
Sikap lain yang memberatkan Simeone adalah tepuk tangan bernada penghinaan kepada wasit sebelum meninggalkan lapangan akibat kartu merah. Meski hal itu dianggap sebagai pelanggaran ringan, tapi perilaku yang bertentangan dengan aturan kode disiplin bisa menjerat pelaku mendapat suspensi tambahan.
RFEF melalui Komisi Pertandingan akan menggelar rapat di Madrid, Senin (25/8) pukul 14.00 waktu setempat. Rapat itu membahas kemungkinan sanksi tambahan yang akan diberikan kepada Simeone.
Simeone mendapat kartu merah saat Atletico Madrid menang 1-0 pada leg kedua Piala Super Spanyol kontra Real Madrid di Vicente Calderon, Jumat (22/8). Hasil itu memastikan Los Colchoneros merengkuh trofi pertama musim ini setelah unggul agregat 2-1.
Menurut Marca, RFEF akan menjatuhkan sanksi empat laga karena kartu merah langsung plus aksi Simeone terhadap hakim garis.
Marca mendasarkan itu pada Pasal 114 aturan disiplin pertandingan yang menyatakan setiap yang mendapat kartu merah, pemain atau pelatih, harus langsung menuju kamar ganti dan tak boleh menyaksikan pertandingan di tribun. Kegagalan melakukannya dapat dihukum suspensi satu sampai tiga pertandingan.
Biasanya, suspensi tiga pertandingan hukuman berlaku pada kompetisi yang sama, namun aturan liga -yang mendapat sanksi lebih dari empat pertandingan, dalam hal ini bisa termasuk Simeone- akan berlaku untuk kompetisi lainnya.
Marca menilai Simeone mulai mendapat hukuman untuk laga pembuka La Liga 2014/2015 melawan Rayo Vallecano di Campo de Futbol de Vallecas, Madrid, Senin (25/8). Jika tidak, maka pada laga berikutnya melawan Eibar pekan depan.
AS berpendapat lain. Menurut AS, selain kartu merah, Simeone akan diganjar hukuman lain akibat memukul bagian belakang kepala hakim garis. Sedikitnya tujuh laga akan dijatuhkan RFEF kepada Simeone kendati sudah minta maaaf atas kejadian itu.
AS mewawancarai mantan wasit Urizar Azpitarte yang percaya jika RFEF menemukan fakta lain bahwa Simeone menghina salah satu ofisial pertandingan, itu saja bisa dikenakan larangan tambahan satu hingga dua pertandingan.
Simeone juga terancam skorsing tambahan dua pertandingan jika terbukti memukul bagian belakang kepala hakim garis. "Jika juri menemukan hal lebih dari apa yang dilaporkan ofisial pertandingan Fernandez Borbalan, bisa jadi lebih dari larangan empat pertandingan. Karena pelatih melakukan tindakan kekerasan," kata Azpitarte.
Sikap lain yang memberatkan Simeone adalah tepuk tangan bernada penghinaan kepada wasit sebelum meninggalkan lapangan akibat kartu merah. Meski hal itu dianggap sebagai pelanggaran ringan, tapi perilaku yang bertentangan dengan aturan kode disiplin bisa menjerat pelaku mendapat suspensi tambahan.
(sha)